Apakah hidup sekadar sanggup melalui hari ini? Menanti esok untuk mengulang siklusnya lagi Seterusnya bekerja sampai menginjak usia senja Seraya hanyut dalam pusaran tren di media panggung sandiwara
Lalu kematian ‘kan datang menceraikanmu dari dunia Pundi-pundi harta tak kehilangan tuan melainkan hanya berpindah tangan Tiada berarti yang telah kaukumpulkan jika pewarisnya gelap hati Kiranya buah seperti apa yang ‘kan kau petik nanti?
Jika dari sekarang tak kau tanam benih-benih yang bermakna Ikhlas merawat dan menjaganya meski hasilnya tak pernah nampak Yakinlah, ada kebun rindang yang menantimu kelak
- Selamat Hari Puisi Nasional -
Surabaya, 29 April 2025















