23.14
Aku masih di sini.
Bukan karena aku tak punya tempat lain untuk pergi, tapi karena hatiku merasa belum ingin meninggalkan apa-apa. Mungkin terdengar bodoh, tapi kenyataannya... aku hanya belum bisa berhenti ingin ada buat kamu.
Aku tahu kamu punya banyak hal yang kamu pikirkan. Mungkin aku bukan salah satunya. Tapi itu tidak membuatku ingin menjauh. Aku masih ingin menjadi seseorang yang bisa kamu temukan, kapan pun kamu menoleh. Bahkan jika itu cuma sesekali.
Aku tak ingin memaksa diriku jadi penting. Aku juga tidak mau mengganggu langkahmu. Aku hanya ingin tetap jadi seseorang yang tetap ada di sekelilingm. Yang hadir, meski tak kamu cari.
Yang diam, tapi sebenarnya selalu peduli.
Aku sering memikirkan kamu dalam diam. Bukan dengan harapan-harapan besar, hanya dengan keinginan sederhana: semoga kamu baik-baik saja hari ini. Semoga kamu tidak kelelahan sendirian. Semoga ada satu hal kecil yang bisa membuatmu tersenyum.
Aku tidak butuh pengakuan. Tidak perlu sorotan atau peran besar dalam hidupmu. Aku hanya ingin tetap menjadi seseorang yang kamu tahu... pernah ada dan masih ada. Seseorang yang tidak menuntut apa-apa, tapi juga tidak bisa benar-benar pergi.
Kalau nanti kamu butuh tempat untuk diam, aku masih di sini. Kalau kamu butuh jeda, butuh pelan-pelan, butuh didengar, aku pun tetap di tempat yang sama. Mungkin tidak sempurna, mungkin tidak cukup dalam banyak hal. Tapi aku selalu siap untuk sekadar ada.
Waktu bisa berjalan sejauh apa pun, dan banyak hal bisa berubah, aku tahu itu. Tapi sampai saat ini... kamu masih menjadi seseorang yang ingin aku jaga, meski hanya dengan cara yang paling sederhana. Lewat perhatian yang tidak terlihat, dan rasa yang tak pernah benar-benar hilang.
Mungkin kamu tak pernah sadar, tapi kehadiranmu saja sudah membuat banyak hal terasa berarti bagiku. Dan walaupun posisiku tak pernah berubah dalam hidupmu, entah kenapa aku tetap ingin tetap bertahan di titik ini.
Aku tidak sedang menunggu keajaiban. Aku hanya ingin memastikan... kalau suatu hari kamu menoleh dan butuh seseorang, kamu tahu—aku masih di sini. Dengan cara yang sama seperti dulu: tenang, diam, dan tetap penuh rasa.


















