Kelak. Kelak, kita akan menemukan seorang teman dalam perjalanan.. #onthefutute #thinkfull #becauseAllah #becauseAllahwithme (at Depok)

izzy's playlists!

ellievsbear
occasionally subtle

roma★
Sade Olutola

titsay
he wasn't even looking at me and he found me
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

Origami Around
art blog(derogatory)
RMH
Fai_Ryy

oozey mess
Sweet Seals For You, Always
noise dept.
No title available
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Monterey Bay Aquarium
Cosmic Funnies

Love Begins

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from Malaysia
seen from India
seen from India

seen from United States

seen from Argentina

seen from Argentina

seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Indonesia

seen from United States

seen from Italy
seen from Canada
@amamarini
Kelak. Kelak, kita akan menemukan seorang teman dalam perjalanan.. #onthefutute #thinkfull #becauseAllah #becauseAllahwithme (at Depok)
Hujan sore itu
Ku coba menangkap basah,
hujan sore itu, tepajang dimataku
mencari perhatian darinya
dan membiarkan sedikit berlari
menemukan sendiri tempat ia jatuh
walau aku sadar ia telah mampu
Namun tetap saja aku ingin menjadi wadah
dari sejuknya
dari dinginnya
yang kadang-kadang datang
dan kadang-kadang hilang
tanpa aku tahu kapan waktunya
kemarilah aku ingin basah denganmu
Tips Menghafal Al-Qur’an dari Ust. Deden Makhyaruddin Alhafidzh
Segala puji bagi Allah, Azza wa jalla, yang telah menurunkan AlQur’an sebagai tanda cinta untuk semesta alam. Dengannya Allah menunjukkan hati manusia pada jalan keimanan. Maka adakah hati kita menyambut cinta yang Allah turunkan dari langit untuk bumi itu?
Jika engkau bertanya untuk apa hati(Qalbun) itu diciptakan? maka jawabannya adalah untuk menyimpan asma Allah dan menyimpan ayat-ayat Al-Qur’an.
Berikut ini Tips Menghafal Al-Qur’an oleh Ustadz Deden Makhyaruddin Al hafidzh untuk memudahkan kita dalam menghafal Al-Qur’an:
1. Menghafal itu tidak harus hafal, yang penting menghafal
Maksudnya niatkan menghafal sebagai sarana meraih ridho dari Allah agar bagaimana caranya Allah cinta dengan kita melalui kegiatan menghafal Al-Qur’an itu. Alokasikan waktu khusus untuk menghafal, jika ternyata belum hafal dalam waktu yang ditentukan tidak masalah, yang penting tetap istiqomah dalam usaha menghafal. Misalnya dengan mengalokasikan waktu khusus satu jam setiap hari untuk menghafal.
2. Menghafal itu bukan untuk diburu-buru, juga bukan untuk ditunda-tunda
Nikmati setiap proses menghafal. Jangan terburu-buru tetapi juga jangan ditunda-tunda. Syarat menghafal tidak harus muda, sebagaimana syarat mati tidak harus tua.
3. Menghafal Al-Qur’an bukan untuk khatam
Jadikan kegiatan menghafal Al-Qur’an sebagai sarana untuk lebih dekat dengan Allah. Jangan menghafal untuk sekedar mengejar khatam, tetapi niatkan untuk hidup setia bersama Al-Qur’an.
4. Senang dirindukan oleh ayat
Seharusnya orang yang menghafal qur’an lebih banyak bersyukur. Karena segala sesuatu yang terjadi ketika menghafal Al-Qur’an adalah nikmat. Sebagai contoh ketika sulit sekali menghafal suatu ayat atau surat, maka seharusnya bersyukur itu tanda ayat atau surat tersebut betul-betul kangen dengan kita sehingga ia ingin kita terus mengulanginya sampai benar-benar hafal.
5. Menghafal sesuap-sesuap
Kapasitas orang dalam menghafal tentu berbeda-beda. Agar menghafal tidak cepat lelah dan tidak cepat bosan pastikan ukurannya sesuai dengan kapasitas diri. Misal dengan mengukur kekuatan daya ingat sekali membaca atau melihat ayat. Ada yang lebih nyaman jika menghafal setengah baris atau beberapa kata dalam sekali comot. Tapi ada juga yang lebih atu kurang dari itu. Yang penting sesuaikan dengan kapasitas diri.
6. Fokus pada perbedaan, abaikan persamaan
Ada banyak ayat dalam Al-Qur’an yang merupakan perulangan. Ada yang benar-benar sama kalimatnya. Ada yang sama tapi berbeda di ujung ayatnya. Nah untuk yang mirip-mirip atau sama fokuskan ada perbedaan yang ada pada ayat tersebut ketika menghafal. Semisal dengan fokus potongan kata(mufrodat) pada ayat sebelum atau ayat lanjutan dari ayat tersebut.
7. Mengutamakan durasi untuk muroja’ah(mengulang hafalan)
Utamakan muroja’ah, bagian ternikmat menghafal AL-Qur’an ada pada bagian muroja’ahnya.
8. Pastikan hafalannya sudah bertajwid
Maksudnya pastikan bacaan Al-Qur’annya sudah benar dan memenuhi kaidah tajwid yang baik. Banyak orang melewatkan hal ini dan menganggap cara ini justru akan memakan waktu lebih lama untuk menghafal. Padahal justru hafalan yang sudah bertajwid akan mempercepat proses menghafal Al-Qur’an itu sendiri.
Masjid Al-Falah Surabaya
“Setulus cinta Ayah, sehangat kasih Mama”
Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdo’a, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucu-ku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang muslim.” (Al-Ahqaaf:15)
Betapa lelah telah menjadi alpa saat kita masih bersamaan. Aku sangat ingat kepada orang-orang disekitar, yang menempah kebaikan untuk ku bawa pulang. Terimakasih, keluarga di Bekasi. Aku akan melepaskannya diluar sana.
Langkah-langkah kecil akan menjadi panjang.. Tetap pada antrian yang akan membawa kedepan.. Pada mata dari dekat hingga jauh memandang..
Nuansa Ibu
Ibu ada dalam nuansa Tak dapat dibedakan antara bias dan nyata karena semua ada didalam cara Bahagia seketika sedih Sedih seketika gembira
Tingkahnya memiliki makna ganda
Tetesan air mata untuk Adindaku
Tetesan air mata Diujung pelupuk lara Biarkan menjadi penguat hati Dalam ketenangan yang terus mengkaji
Tetesan air mata yang terlintas dipipimu Biarkan menjadi semangat baru Dalam resah yang tiada henti melaju
Tetesan air mata yang membasuh pilu Biarkan menjadi penghujung rindu
Medan, 22 April 2014
Kesibukan yang meregang
Kesibukan ini semakin meregang kawan Berlarian dintara detik-detik waktu Yang menepis sudut rencana Semoga kita selalu berada dalam lingkaran pada sebuah jarum jam yang mengelilinginya secara merata mesti kita tak mampu bersatu tapi kita terikat satu sama lainnya
Tentang-Nya
Dirinya itu seperti kita ingin melihat angin Ada namun tak tahu keberadaannya Dirinya itu seperti kita ingin bersentuhan dengan langit Jauh sekali untuk menggapainya Dirinya itu seperti kita dengan hati Begitu dekat namun tak mampu memegangnya erat
Kepada Angin, Awan, dan Daun
Kepada angin, kepada daun Semoga mereka dapat bersatu Diantara pelarian debu yang mengusik sendu
Kepada awan, kepada daun Semoga mereka dapat bersatu Melukis pemandangan Yang tercipta bukan dibenak saja
Kepada hati Semoga selalu berada didalam kalbu Membaca senandung surahnya Dengan mesrah menuntas resah
Medan, 23 April 2014
Saat masalah tak sampai ke mata Saat keinginan adanya didalam diri saja Saat itu pula langit tak menatap awan Menitikkan hujan yang jatuhnya kemana-mana *Hidup untuk orang lain itu akan lebih bermakna :) Medan, 20 April 2014
`Hidup untuk orang lain akan menjadi lebih mudah menentukan tujuan hidup` Kilas kata