Selamat ulang tahun Papah Ade dan Aa Dias 🎂

Janaina Medeiros
dirt enthusiast
ojovivo

Product Placement

blake kathryn

Discoholic 🪩

oozey mess

@theartofmadeline
hello vonnie
tumblr dot com
Monterey Bay Aquarium

JVL
Today's Document
DEAR READER

shark vs the universe
Peter Solarz
sheepfilms

titsay

Love Begins
he wasn't even looking at me and he found me
seen from United States

seen from United States
seen from Italy
seen from T1
seen from Argentina

seen from France
seen from United States
seen from Italy
seen from United States
seen from China
seen from Russia
seen from United States
seen from Australia

seen from Argentina
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@amiamoi-blog
Selamat ulang tahun Papah Ade dan Aa Dias 🎂
Wedding Song
Suka gemes sendiri kalau datang ke nikahan terus lagunya tentang patah hati. Ini hari bahagia loh bukan sedih hati. Kenapa gak merayakannya dengan lagu dan lirik yang menyenangkan hati sih?
Menurut gue, musik pengiring adalah salah satu elemen penting dalam kesakralan pernikahan. Musik bisa membawa mood dan suasana acara. Mau apapun bentuknya, baik degung, gamelan jawa/sunda, akustik bahkan orkes dangdut. Tanpa musik, hampalah sebuah pernikahan. Mungkin jadinya hanya terdengar riuh rendah orang bicara atau tertawa. Ibarat sayur mah kurang garem, lada sama kaldu. Hambar blas.
Apapun jenis musik pengiringya, sebaiknya disesuaikan dengan tema pernikahannya. Tema pernikahan tradisional bisa memakai degung atau gamelan. Gak harus live musik. Pakai kaset juga bisa kok. Irit tapi tetap membawa suasana. Sederhana tapi tetap berkesan.
Pernikahan agak modern biasanya memakai organ tunggal atau yang sekarang sedang hits di antara teman-teman gue adalah live akustik, karena bikin suasana lebih syahdu. Gue sepakat, ini bisa sangat membantu orang menikmati suasana. Dengar alunan keyboard dipadu gitar, bass, cajon dan bahkan gak jarang saxophone atau biola serta penyanyi yang bersenandung merdu bikin kita terhanyut dalam keromantisan yang sedang dibuat. Buat yang belum nikah, bikin pengen buru-buru nikah dan buat yang sudah nikah bikin kangen pasangan. #eh. Namun, kadang musik pengiring yang bagus ini tidak disesuaikan dengan judul lagu yang dipilih. Pernah di suatu pernikahan, dengar musik pengiring bawain lagu “Someone like you”-Adele, “Ku Tunggu Kau Putus”-Sheryl Sheinafia atau “Tetap Dalam Jiwa”-Isyana Saraswati. Gue jadi curiga jangan-jangan penyanyinya adalah mantannya pengantin yang tersakiti. Tapi setelah gue tanya ternyata bukan. Dia murni penyanyi band akustik. Lagu-lagu tadi itu memang lagi hits sih sekarang, tapi kayaknya kurang tepat deh untuk dinyanyiin di acara pernikahan yang harapannya cuma sekali seumur hidup. Liriknya itu lho. Patah hati dan sakit hati. Malah pernah denger lagu dangdut “talak tilu” atau “Hamil Duluan”di suatu pernikahan. Surem.
Lirik dalam lagu dipernikahan menurut gue bisa dianggap doa. Mendengarkan lirik yang bagus di hari yang baik kan jadi dobel bahagianya. Pengantinnya didoakan lirik-lirik yang baik, tamu undangan pun bahagia mendengarnya. Nah berhubung gue suka sebel banget sama lagu-lagu yang jauh dari suasana bahagia di hari pernikahan, berikut ini gue kasih daftar lagu cinta versi gue untuk jadi referensi di hari bahagia kalian. Semoga bisa membantu kalian yang sebentar lagi mau menikah.
Indonesia :
Kamu Yang Ku Tunggu – Afgan feat Rossa
Pilihanku – Maliq & D’Essentials
Dia – Maliq & D’Essentials
Mata ke Hati - Hivi
Bahagia Bersamamu – Adera
Janji Suci – Yovie and Nuno
Kasih Putih – Glenn Fredly
Menikahimu – Kahitna
Happy Ending - Abdul and The Coffee Theory
You My Everything – Glenn Fredly
Kisah Romantis – Glenn Fredly
Takkan Terganti – Kahitna
Teman Hidup – Tulus
Menghujam Jantungku – Tompi
Tak Bisa Ke Lain Hati – Kla Project
Karena Ku Tahu Engkau Begitu – Andre Hehanusa
Mine – Petra Sihombing
Berawal dari Tatap – Yura
Anugerah Terindah Yang Pernah Ku Miliki – Sheila On 7
Tak Pernah Setengah Hati - Tompi
Barat:
Marry Me – Train
Marry Your Daughter – Brian Mcknight
Back at one - Brian Mcknight
From This Moment – Shania Twain
Thank God I Found You – Mariah Carey
Angels Brought Me Here – Guy Sebastian
My Valentine – Martina McBride & Jim Brickman
Be My Forever – Christina Perri feat Ed Sheeran
Everything – Michael Buble
Like I’m Gonna Lose You – Meghan Trainor feat John Legend
A Whole New World - Peabo Bryson and Regina Belle
Endless Love - Lionel Richie
My Destiny – Jim Brickman/Christina Aguilera
Sugar – Maroon 5
Lovefools – The Cardigan
Flashlight – Jessie J
All of Me – John Legend
Because You Love Me – Celine Dion
Grow Old With You – Adam Sandler
Love Song – The Cure.
Selamat ulang tahun, Lelakiku..
Selamat bertemu 22 Januari yang ke-dua dalam perjalanan kita. 22 Januari ke dua puluh delapan dalam hidupmu.
Lekakiku, usiamu kini bertambah, statusmu pun telah berubah. Dari yang kalau jalan-jalan sendiri hingga harus suka rela menemani istri.
Lelakiku, Semoga semakin dewasa dan bijak dalam menjalani hidup. Menjadi pemimpin yang baik untukku dan anak-anak kita kelak. Menjadi panutan dalam keluarga kecil kita.
Lelakiku, mari saling menggenggam jemari di 22 januari puluhan tahun mendatang.
Berlibur ke Lembang rasa Eropa
Terkadang, kamu hanya harus melihat sekeliling untuk bertemu dengan jodohmu.
Amiamoii, 18 Okt 2011. (via amiamoi)
Pernah nge-post ini beberapa tahun lalu. Dan ternyata beneran nikahnya sama sahabat sendiri. :)
Yang selama ini kita perjuangkan belum tentu akan kita dapatkan karena sudah menjadi ketetapan-Nya bahwa tentang yang terbaik hanya Dia yang tahu. Maka disitulah kita diajarkan tentang keikhlasan dan memahami bahwa yang terbaik tidak bisa kita ukur dengan cara-cara kita. Disitulah kita belajar kembali tentang iman. Semoga kita senantiasa ikhlas menjalani semua ini sebagai hamba.
Kurniawan Gunadi (via kurniawangunadi)
Bahagia itu sesederhana diantar ke kantor oleh swami
Nyonya istri yang bahagia diantar tuan swami
Ada satu hal tentangmu yang tak henti ku harapkan. Tak tahu apa yang akan terjadi ke depannya, semoga langkah kita tetap beriringan dengan hati selalu berdekapan.
-nyonya istri pujaan tuan swami
Ekspektasi
“Never put hope in any creation,”
Dalam hidup ini, tidak pantas bagi seorang manusia untuk menitipkan prasangka apapun kepada manusia lainnya. Karena sejatinya, manusia tidak memiliki apapun di dunia ini. Semuanya milik Allah, dan akan kembali pada Allah. (Lathifah Zahratul Jannah)
Sebenernya konteks saya menyematkan kutipan diatas, menyangkut tentang bagaimana kita mempersiapkan diri menghadapi pernikahan.
Ini agak sok tau sih, karena saya sendiri belum pernah menjalani proses pernikahan itu sendiri. Semoga pembaca yang sudah lebih banyak ilmunya terkait hal ini bersedia berbagi dengan saya hehe.
Seringkali, seseorang berharap mendapatkan jodoh yang baik dengan harapan dia -si jodoh- akan membantu kita untuk menjadi seorang yang lebih baik. Kita memiliki harapan bahwa dia akan membimbing kita untuk lebih dekat dengan Allah, dia akan menemani kita berjalan dan berjuang di jalan Allah, dia akan mengingatkan kita ketika salah dan lupa, dan sebagainya.
Sayangnya, kita pun seringkali lupa bahwa pasangan kita juga manusia. Dan selayaknya manusia, ia pun memiliki potensi-potensi keburukan dalam dirinya. Bisa jadi, pasangan kita pun memiliki ekspektasi yang sama terhadap diri kita, bahwa kita adalah seorang baik yang akan mendampinginya berjalan di jalan Allah, bahwa kita adalah seorang yang bisa mengingatkannya saat dia salah dan lupa, bahwa kita dapat membimbing dia untuk berjalan di jalan Allah.
Pada akhirnya, kita sibuk membangun ekspektasi mengenai calon pasangan nantinya sehingga lupa melakukan upaya untuk menjadikan diri kita saat ini lebih baik. Kita akhirnya menunda-nunda upaya peningkatan kapasitas diri dengan alasan; nanti saja kalau sudah bertemu pasangan supaya usahanya tidak sendirian. Kita berharap mendapatkan pasangan hidup dengan kualitas kebaikan, tetapi luput meningkatkan kualitas kebaikan dalam diri sendiri. Kita berharap mendapatkan pasangan yang dapat menguatkan diri kita, tetapi luput menguatkan diri sendiri.
Padahal dalam kutipan diatas sudah jelas, bahwa harapan yang dibangun kepada selain Allah (yaitu makhlukNya), tidak akan berujung pada apapun kecuali kekecewaan karena kenyataan yang diperoleh tidak sesuai dengan ekspektasi yang telah dibangun.
Kita selalu percaya pada janji Allah; bahwa laki-laki yang baik akan dipertemukan dengan perempuan yang baik, pun sebaliknya.
Namun kualitas kebaikan diri kita tidak akan meningkat sama sekali, apabila saat ini kita masih menunda untuk menjadi lebih baik; dengan alasan nanti saja ketika sudah menikah supaya bisa memperbaiki diri bersama-sama. Mari kita ubah mindset-nya menjadi; saya harus bisa menjadi pribadi yang baik dahulu sebelum dipertemukan dengan jodoh saya nantinya supaya kami dapat saling menguatkan satu sama lain.
Bukankah pada akhirnya, 1 + 1 itu lebih baik daripada ½ + ½ ?
©Maryam Zakkiyyah
Wanita tak butuh banyak. Hanya ingin diyakinkan hatinya karena kelak kamu akan menjadi tempatnya bersandar. Seumur hidup.
Ketika tak jua kau dapat jawaban yang kau tunggu mungkin karena kau tak sungguh-sungguh meminta.
HAPPY BIRTHDAY, MY ATEP IMAN.
Halo kaka yang jauh di mata dekat di hati. Selamat ulang tahun. Selamat menempuh umur baru. Semoga di tahun berikutnya kita masih ngerayain bareng. Semoga kita cepat dijauhkan dari yang namanya LDR dan didekatkan dengan yang namanya ‘Rumah Tangga’. Makin sehat, dewasa, sukses, banyak rejeki dan makin sayang sama aku. Love you more and more. *kiss hug*
NB : Sedikit mau cerita tentang video ini. Sebenarnya aku hampir putus asa karena belum pernah bikin video sebelumnya. Gak tahu awalnya harus ngapain dan apa saja yang harus dipersiapkan. Yang aku tahu cuma harus gunting huruf-huruf yang mau diucapkan. Mikirnya kalau gak jadi video ya bisa jadi foto lah... Berhubung aku orangnya rada keukeuh, kalau niatnya video ya harus jadi video, maka aku tanya ke beberapa orang yang biasa edit video. Setelah coba beberapa aplikasi, akhirnya aku pakai aplikasi Video Show yang bisa di download di Play Store. Penggunaannya lebih mudah dan fiturnya pun lengkap. Dengan dibantu Dina, Dias dan Ikhsan akhirnya jadilah video sederhana ini. Semoga kamu (nambah) suka ya (sama aku). 😊
Aku, kita, dan setiap teman kita akan pergi. Pergi ke kehidupannya masing-masing dan mewujudkan impiannya. Apalagi di usia-usia seperti ini. Satu-per-satu teman pergi entah kemana, bahkan hilang kabarnya.
Aku paham. Aku pun pergi. Selepas meninggalkan kota yang beberapa tahun ini ku tinggali....
Perempuan terdiri atas banyak harapan, banyak keraguan, dan ketakutan mengharapkan kepastian. Tapi saat dijanjikan, takut untuk memberikan kepercayaan.
kata teman saya, Puri
(via kurniawangunadi)
Diperjuangkan
Sebuah obrolan dalam pikiran malam ini.
A : Aku mau mengejarmu, kamu jangan kemana-mana.
B : Aku gak usah dikejar, nanti kamu capek.
A : Lho kok gitu?
B : Diperjuangin aja
A : ....
B : Siapa sih yang gak mau diperjuangin?