Rasa-rasanya masih tidak menyangka, sudah setahun lebih kita berhadapan dengan pandemi. Mulai dari yang semula masyarakat khawatir atau panik hingga berebut membeli masker dan hand sanitizer. Hingga kini sebagian yang lain sudah merasa "lelah" dan kembali menjalani aktivitas dengan sedikit mengindahkan protokol. Sebagian berjuang mati-matian menjaga dan peduli. Sebagian yang lain benar-benar sudah tidak percaya lagi.
Di rumah sakit tempat saya, baru Senin lalu membuka tambahan bangsal isolasi covid karena bangsal sebelumnya selalu penuh bahkan mengantri. Dan belum ada seminggu, pada hari kamis lalu, baik bangsal covid yang lama maupun yang baru semuanya full terisi. Bila sebelumnya hanya pasien dewasa yg mendapat perawatan intensif, skarang pasien anak pun sampai harus dirawat di ICU isolasi.
Satu pasien isolasi biasanya dirawat oleh tiga dokter spesialis: paru, jantung, dan penyakit dalam. Itu biasanya yah, terkadang ada spesialis lain apabila benar-benar berkaitan. Masing-masing dokter akan memberikan terapi yang berbeda, sesuai dengan kondisi pasien dan pertimbangan medis lainnya. Terapi yang diperoleh tiap pasien juga rata-rata hampir mirip. Obatnya cukup banyak, banyak sekali malah. Terutama pada pasien dengan kondisi khusus atau parah, yang mengharuskan pasien mendapat terapi obat yang harganya sangat mahal untuk sekali penyuntikan. Meskipun demikian, sebagian pasien dengan kondisi parah yang sudah mendapatkan obat termahal sekali pun, yang dianggap sebagai obat pilihan terakhir, tetap saja jika memang sudah kehendakNya, pasien tersebut tidak terselamatkan.
Di sisi lain, obat-obatan yang dibutuhkan pasien semakin menipis. Bahkan dari pihak distributornya banyak yg kosong karena harus menunggu (indent) dari luar. Biasanya sesama rumah sakit (RS) mau saling meminjamkan, tetapi sekarang bahkan di RS sendiri masih kekurangan.
Tetap beraktivitas, belajar, dan atau bekerja itu harus. Tetapi, mari tetap berikhtiar melakukannya dengan menjaga protokol kesehatan dengan benar. Semoga senantiasa Allah berikan perlindungan dan penjagaanNya yang terbaik.