Sebuah Renungan
Pagi ini aku dikejutkan oleh satu berita.
Ibu wali kelasku ketika zaman kelas 10 dulu telah berpulang...
Aku terakhir bertemu beliau ketika wisuda SMA, dan itu sudah hampir 8 tahun yang lalu. Pada saat itu, siapa yang tahu kalau itu adalah waktu terakhir aku bisa menyalami tangan beliau? Dan 8 tahun kemudian beliau akan dipanggil untuk kembali kepada-Nya?
Jujur, beliau dulu mengajar mata pelajaran yang paling tidak kusenangi. Biologi. Tapi lantas, bukan berarti aku jadi ikutan tidak menyukai sang guru yang mengajar. Malah sebaliknya. Aku sangat menyukai beliau, dan berusaha memperbaiki hubunganku dengan si mata pelajaran. Bahkan teringat ketika kita sekelas membuat surprise sewaktu beliau ultah. That was fun 😄
Tapi berita seperti ini kerap meninggalkan rasa berkecamuk dalam diri...
Memikirkan orang terdekat yang sudah berpulang duluan, memikirkan keluarga yang ditinggal, dan memikirkan nasib diri sendiri ketika waktuku tiba.
Setiap ada berita seperti ini, kenangan akan teman-teman yang sudah berpulang akan kembali muncul.
Seperti berita berpulang salah satu kakak tingkatku dulu. Aku sangat menyukainya, dan selalu menghormatinya sebagai senior teladan yang baik. Ketika datang berita terkait kabar dia telah berpulang, jujur aku tidak percaya di awal. Karena itu pertama kali aku mengalaminya.
Masi teringat di benak ketika air mata tidak kunjung berhenti ketika aku sedang menyetir menuju ke rumah duka, dan ketika ikut mensholatkan beliau, dan bahkan sampai beliau sudah dikebumikan.
Saat itu, aku merasa sedih karena tidak akan mendengarnya memanggilku "Dek" dengan suara tawanya yang khas. Merasa sedih karena tidak akan bisa bertemu dengannya lagi di bumi Allah.
Dan bahkan sekarang, beberapa tahun kemudian, aku sepertinya sudah mulai lupa bagaimana suaranya ketika memanggilku...
Tapi sekarang, aku hanya bisa mendoakan...
Mendoakan semoga semoga dan semoga ibu Lenggana dan mbak Asih khusnul khotimah...
Serta dilancarkan perjalanan alam barzah yang baru di mulai, dan semoga in syaa Allah kita akan dipertemukan kembali di Jannah-nya...
Salam sayang dan rindu dariku.
Rindu...aku sangat-sangat rindu. Semoga Allah memyampaikannya...
Innalillahi wa innailaihi rojiun...















