Tuhan Maha Mengetahui
Malem-malem kepikiran sesuatu habis liat podcast #closethedoor Om Dedi sama Gus Miftah. Sesuatu itu adalah tentang bagaimana Tuhan juga memperhatikan usaha seseorang dalam menjalani hidupnya, beramal dan membantu sesama....
Semua ini berawal dari kenakalan yang aku lakukan sejak SD (sejauh yang kuingat) di mana sering “mukili” tukang jajanan hehehe... Aku yang menyukai roti bakar selai bluberi tentu akan merelakan berapapun harta yang aku punya untuk membeli roti bakar bluberi, bahkan dengan segala cara termasuk “mukili” alias bilangnya dah bayar padahal belum wkwkwk.. Sempet ketauan sama penjual roti bakar+burger2an di SDN 56 dan kapok walau pernah mengulanginya lagi (yaampu parah banget aku :’( )... Entah sejak kapan aku mulai sadar, yang aku lakukan selama ini buruk untuk diriku dan orang lain. Walaupun nominalnya tidak seberapa, tetapi yang kurasakan adalah aku mengambil hak orang lain, aku merugikan orang lain dan aku merusak diriku dengan menanam sifat tersebut.
Semenjak kesadaran itu muncul, aku mulai mencari tau bagaimana caranya membayar itu semua. dari hasil berselancar di internet, aku menemukan suatu nasihat atau anjuran dari seorang Ustad. Inti yang aku tangkap dari ucapan beliau adalah “mukili” itu termasuk berhutang, hutang dibawa mati, dan hutang harus lunas atau tidak akan menyentuh surga sebelum dilunaskan diakhirat. Takutlah anak muda ini mendengar itu... tanpa berpikir fafifu wasweswos, bulatkan tekat untuk membayar utang itu bagaimanapun caranya sebelum ajal menjemput. Mulai dari pura-pura bilang kemarin lupa bayar alias nyaur utang sampe niatkan segala bentuk sedekah untuk membayar hutang-hutang yang lalu karena tidak dapat bertemu dengan orang yang bersangkutan..
Dari situ munculah kebiasaan untuk ingin berbagi terhadap sesama hingga ada ditahap ketika ada masalah atau ketidaknyamanan dalam menjalani hidup, berbagi adalah obatnya... Ketika ada orang yang berusaha mengambil keuntungan dariku, aku menganggap itu adalah karma yang aku dapat seperti aku yang dulu ketika “mukili” tukang roti bakar hehe... Dan sampai saat ini aku masih merasa banyak hutang yang belum terbayarkan dan yang bisa aku lakukan cuma meniatkan segala yang bisa aku bagikan sebagai penghapus hutang... Namun yang aku rasakan adalah rasa cukup bahkan lebih dari cukup untuk menjalani hidup walau masih merasa berhutang dan kadang semua itu datang begitu saja layaknya jentikan Thanos...
Kembali pada podcast #closethedoor, aku semakin yakin bahwa Tuhan memperhatikanku begitu juga dengan seluruh umat manusia... dari usaha yang diawali sekedar niat berbagi hingga menanamkan suatu kebiasaan berbagi, Tuhan Maha Mengetahui. Dari situ pula, Tuhan akan memberikan apa yang kita butuhkan (bahkan lebih dari cukup) dan kita menyadari apa yang kita butuhkan sehingga kita merasa cukup... :)













