BERSERAH
Belajar dari kupasan bawang yang semakin diiris semakin membuat mata perih. Persis dengan menerima sesuatu masuk ke dalam hidup kita. Sebab itu sama saja kita sedang menabuh genderang perang untuk melawan ego yang akan terus diredam. Gesekan yang memantik ujian lainnya. Hingga segala ekspektasi harus kembali berada di titik nol.
Sungguh naif rasanya jika harus berkamuflase dengan mengatakan semua baik-baik saja dalam prosesnya. Sebab tak pernah mudah untuk menjalaninya. Memilih bertahan ataupun menerima keputusan sama-sama rumit. Nyaris serumit benang jahit yang terlilit tak karuan.
Mau sampai kapan terus-terusan begini? Melawan arus yang ketika diterjang semakin deras justru semakin mengerus sabar yang dikikis satu demi satu hingga tak bersisa.
Padahal hanya ada satu kunci untuk terlepas dari semua gemboknya. Yaitu dengan berserah.
Sebab pada ada akhirnya kedewasaan membawa kita pada kebenaran yang sejati bahwa dalam hidup setiap manusia memiliki ujiannya masing-masing. Sebagaimana nikmat yang diberikan pun dengan keadilanNya. Semuanya sudah terakar dan tak mungkin tertukar.
Kalau sudah begitu mau gimana lagi? Nangis sejadi-jadinya, ngeluh sana-sini, marah sambil ngamuk, ngutuk diri sendiri, nggak terima. Hey Stop! It doesn't change anything.
Itu hanya akan melukai dirimu sendiri dear. Tapi coba berdirikan hatimu sekali lagi. Menatap semua yang sudah terjadi sebagai bagian dari prosesmu bertumbuh. Terima dan jalani. Pundakmu dipilih karena ia mampu. Minta agar yang di Atas menguatkan langkahmu. Setidak nyaman apapun yang kamu rasakan.
Please, kamu yang lagi nangis dipojokan karena nggak kuat lagi dan pengen nyerah. Aku puk-puk dari sini yah. Menguatlah sebab kamu punya Allah yang Maha Besar. Besar dari segala apa yang kamu takutkan. Besar dari apapun yang membuatmu terjatuh. Jatuh tak berarti gagal kan? Seperti daun yang gugur bukan pertanda kalau pohonnya mati. Yuk Bangkit..
You deserve better!
Kamu jangan nyerah yah? Belum waktunya langkah harus berbalik arah. Masih ada hari-hari baik yang menantimu di depan. Semangat sayang!
◉‿◉














