Pindah
Dokumentasi Program Revitalisasi Bemo Karet dilanjutkan ke aikon.org. Sila mampir ke sana, ya :)

shark vs the universe

oozey mess

No title available
Keni
🩵 avery cochrane 🩵
Three Goblin Art
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
tumblr dot com
Sade Olutola
he wasn't even looking at me and he found me
we're not kids anymore.
Cosmic Funnies
Monterey Bay Aquarium

Kaledo Art
wallacepolsom

blake kathryn
official daine visual archive
cherry valley forever
Mike Driver

⁂

seen from United States
seen from United States

seen from China

seen from United States
seen from Australia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@biobemo-blog
Pindah
Dokumentasi Program Revitalisasi Bemo Karet dilanjutkan ke aikon.org. Sila mampir ke sana, ya :)
Rabu, 10 Juni 2015. Program Revitalisasi Bemo Karet dengan ajuannya yang berjudul Bemo Transformer mendapat Penghargaan ‘Special Mention’ dari Social Entreprise Challenge Diageo-British Council 2015.
Pemberian penghargaan tersebut dilakukan di Gedung Arsip Nasional, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.
Terima kasih untuk semua dukungan yang diberikan. Terima kasih untuk foto2 pak Arief Adityawan.
Bila masih ada waktu.. masih ada banyak foto lagi di sini.
Sabtu dan Minggu, 6 dan 7 Juni 2015. Pak Kinong, pak Mamat, si putih, dan si oren nya pak Mamat, ikut terlibat di Festival Panen Raya Nusantara di Lapangan Banteng, Jakarta.
Dua bemo yang baru dicat dengan bantuan Pacific Paint itu menjadi purwarupa untuk bemo jualan. Di bak belakang, yang biasa untuk ‘angkut’ penumpang, diberi rak dan etalase yang mudah dilepas-pasang. Terima kasih Ibu Dece dan pak Hari atas dukungannya.
Di Sabtu dan Minggu itu, bemo putih menawarkan masakan rumah olahan Mpok Diah, istri pak Kinong, dari etalase kaca yang dipasang di sisi kanan. Di bagian kiri, ada rak tempat buku-buku dan brosur. Ratusan kaleng-kaleng cat produksi Pacific Paint dibagikan gratis pada para pengunjung. Agak tidak nyambung memang, antara berjualan masakan rumah dan cat, namun tetap menyenangkan.. #eh
Di bagian lain Lapangan Banteng, bemo pak Mamat yang sekarang berwarna jingga, menjadi purwarupa toko keliling bagi produk-produk Komunitas Nusantara. Mulai dari Anjat, keranjang hasil anyaman suku Dayak Iban, sampai tenun flores ditampilkan di rak-rak di kedua belah sisi bemo.
Pada kesempatan itu pula, pak Kinong ajak Sario, anak bungsunya, bermain berpetualang di Negeri Cermin yang digelar oleh Salma dengan Juki & Friends nya. Bermain kitiran sambil membuka sedikit wawasan mengenai Nusantara.
Banyak pelajaran yang diperoleh dari penamilan kali itu. Yang jelas, kami bersenang-senang :)
Sabtu, 23 Mei 2015. Kira-kira pukul 18.00 pak Kinong menghubungi. Suara di latar belakang terdengar ramai. Pak Kinong mengabari soal Bemoskop yang malam ini diminta mutar filem oleh warga RT003 RW05 Karet Tengsin.
Sesampai di lapangan pak RT Kardi, dan warga sudah berkumpul. Bemoskop sudah rapi diatur dan proyektor menyala. Bima, putra pak Kinong sedang sibuk mengatur proyeksi video, mengusahakan proyeksi gambar tepat memenuhi layar. Langit malam terlihat cerah, memunculkan bulan dan bintang-bintang di sekelilingnya.
Seperti biasa, pemutaran didahului oleh film dokumenter pendek yang menceritakan soal pak Kinong, BemoBaca, dan Bemoskop yang dibuat oleh mahasiswa DKV Untar.
Setelah itu bagian yang ramai.. memilih film apa yang akan diputar. Ada anak yang minta film horor, namun ibunya langsung menolak, konon anak itu tidak bisa tidur, setelah menonton film yang seram. Jadilah malam itu memutar Lucunya Negeri Ini.
Malam yang menyenangkan..
Kamis, 21 Mei 2015. BemoBaca mampir ke SMPN 38 lagi. Kali ini kedatangan tamu dari British Council untuk meninjau program.
Pak Kinong merancang rak baru untuk bemo abu.. Beliau siap-siap untuk menjadikannya bemo-transformer: bemo yang bisa ‘narik’ penumpang di hari-hari kerja, dan berubah peruntukan menjadi bemo untuk jualan di akhir pekan.
Jeff dari sebuah pengelola kegiatan (EO) Optima jauh-jauh datang menemui pak Kinong untuk mengajak Bemoskop ‘main’ ke Mall of Indonesia 12 Juni - 12 Juli 2015.
Makin seru deh..
Pak Kinong, warga Karet, dan bemoskop muncul di televisi lagi. Kali ini ditayangkan oleh NetTV.
Muncul pula secuplik dokumentasi program yang dilakukan bersama pembuat film KM LO
Jumat, 24 April 2015. Bermain video bersama KM Lo berlanjut. Kali ini bersama anak-anak tetangga kediaman pak Kinong RT09 RW07 Karet Tengsin.
Anak-anak membuat stop-motion-animation dari mainan Bemo dan Bajaj plastik yang pak kinong dan istrinya beli di pasar. Setelahnya, lebih dari 20 anak-anak berumur 5-12 tahun itu membuat bemo dan bajaj dari tepung terigu, kemudian menganimasikannya. Hal sederhana yang membuat gembira sore itu.
Teman-teman pengajar dari School of Design Binus juga berpartisipasi, bergembira bersama. Terima kasih untuk bu Sari Wulandari dan teman-teman atas dukungannya, ya..
Senang!
Kamis, 23 April 2015. KM Lo dan pak Kinong berkunjung ke SMPN 38, Karet Tengsin. Seru benar anak2 kelas satu dan dua SMP belajar dan bermain dengan animasi ‘time-lapse’ dan ‘stop-motion’..
Kamis, 23 April 2015. KM Lo berbagi di DKV Untar mengenai pembuatan film dengan anggaran minim.
Rabu, 22 April 2015. KM Lo berjumpa dan bermain dengan keluarga pak Kinong.
Kamisnya istri pak Kinong masak Sayur Pare, Ayam Goreng, dan Lodeh yang lezaaaat.
Terima kasih bu..
Anak kecil berbaju merah itu adalah Kinong Junior. Namanya Satrio. Sudah pandai membongkar roda-roda mainannya.
KM Lo seorang sinematografer kelahiran Hongkong akan berkunjung dan bekerjasama dengan pak Kinong untuk mengajak anak-anak di Karet Tengsing bermain dengan medium video.
Siapa mau ikutan? :)
Untuk informasi lebih soal Tuk Tuk Cinema dan KM Lo sila unduh infonya dari sini.
Kegiatan ini didukung juga oleh; Keluarga Bapak Sidharta Martoredjo (alm.) Gerobak Bioskop RuangRupa
Ada pak Kinong di Reader‘s Digest kemarin..
Pak Kinong siaran di Program Trans7: Hitam Putih - 20 Mar 2015 - Bemo Baca dan Bemoskop part1 Hitam Putih - 20 Mar 2015 - Bemo Baca dan Bemoskop part1 Hitam Putih - 20 Mar 2015
bagian kedua: https://www.youtube.com/watch?v=QmQFw219emA
Jastis dan kawan-kawan dari Eagle Doc Series nya MetroTV 'hidup' bersama pak Kinong selama seminggu penuh. Mereka mendokumentasikan Bemoskop: Bemo Bioskop.
Bemoskop muncul atas undangan dan dukungan Asung dan Ade dari Ruang Rupa, yang juga memberikan satu set perangkat audio-video dan ajakan dari Jhoni, Trotoart. Ide nama dari Sari Wulandari. Terima kasih teman2..
Bagaimana kalau bemo digerakkan dengan gas?
Baru mendapat informasi dari TiNAGAS ni.. http://tinamitramandiri.com/
Eagle Doc Series, Kamis 12 Februari jam 21.05 WIB @Metro_TV mengajak kita Bemoskop. Bemo yang dimodifikasi untuk memutar film bagi masyarakat ..
Minggu, 25 Januari 2015. Eagle Doc MetroTV dan warga RT02 RW06 Karet Tengsin menggelar #bemoskop kedelapan.
Walau rintik hujan turun sejak siang, warga tetap optimis, bahwa cuaca akan cerah. Betul. Setelah magrib, hujan berhenti, dan video pun tampil di tembok warga. Mulai dari dokumentasi BioBemo karya mahasiswa Untar, sampai Film Benyamin, Si Doel Anak Betawi dan Si Pitung pun menghibur warga.
Terima kasih teman2.. terima kasih juga kepada Keluarga Sidharta Martoredjo yang telah mendukung kegiatan ini.