Al-Anfal [8:70]
Al-Insyirah [94:5-6]
“Tak apa jika kau ingin menangis. Menangislah yang keras sekali, lalu bangkit dan berjanjilah untuk tidak menangisi hal yang sama dua kali.” - Br 2016
Cookie Run:Kingdom Official!
The Stonewall Inn
Noah Kahan

@theartofmadeline

shark vs the universe

pixel skylines
Doug Jones

tannertan36

Jimmy Eat World
The Bowery Presents

#extradirty

roma★
No title available
EXPECTATIONS
$LAYYYTER
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

ellievsbear
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
𓃗
Not today Justin
seen from Tunisia
seen from United States

seen from T1

seen from Indonesia
seen from Australia

seen from United States
seen from Venezuela
seen from Saudi Arabia
seen from Venezuela

seen from Türkiye
seen from Algeria

seen from Japan

seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Netherlands
@bluekutuk
Al-Anfal [8:70]
Al-Insyirah [94:5-6]
“Tak apa jika kau ingin menangis. Menangislah yang keras sekali, lalu bangkit dan berjanjilah untuk tidak menangisi hal yang sama dua kali.” - Br 2016
Hujan jatuh menjadi genangan, meresap ke tanah, atau mengalir ke lautan, kendati nanti akan jatuh lagi berkali-kali.
(via lembarkertas)
Beranilah untuk melangkah. Ini hidupmu, kau hidup bukan untuk menyenangkan orang lain. Ingat, harga yang harus dibayar dari hidup di tempat yang tidak kau senangi sepenuh hati adalah penyesalan seumur hidup berharap dulu kau berani mengambil keputusan untuk melangkah sebelum semuanya menjadi terlambat.
(via mbeeer)
Bagaimana Jika
Bagaimana jika kita berada di satu kota yang sama? Akankah temu akan selalu tercipta meski katanya rutinitas kerap memenjarakan kita?
Bagaimana jika saat mengenal dulu masing-masing kita hadir bukan untuk menjadi teman? Akankah masih ada kisah yang masing-masing kita saling percayakan?
Bagaimana jika kita tidak terburu-buru melabeli satu sama lain adalah seseorang yang paling mengerti? Akankah kita tetap sesekali hadir meski sudah lama menghilang?
Lalu, bagaimana jika kita bukanlah kita yang saat ini? Akankah sederet pertanyaan bagaimana jika masih menghantui sudut-sudut kepala?
Hujan Mimpi Di Langit Akhir Agustus
Oh oh oh meeeeen
DILEP.
Mimpiku semalam, dia memakai kaos pendek warna merah garis-garis berkerah. Aku ada di seberang. Sedang sibuk main sulap-sulapan. Dia sedang menggoda cewek berpramuka. Parasnya memang cantik menggoda. Tapi, matanya tetap celingukan mencariku. Kemudian, sekilas, dia memalingkan wajahnya ketika kuperhatikan. Aku pergi. Dia celigukan, sambil menyipitkan matanya. Dia sadar, aku hilang. Dia belum tahu, bahwa aku sedang sembunyi, dibalik gerobak batagor, sambil memperhatikannya.
Selamat pagi, mimpi.
Rumus kecepatan rindu itu apa? Apakah sama dengan rumus kecepatan pada umumnya; jarak yang membentang dibagi waktu tempuh perjalanan? Apa benar kecepatan rindu sesederhana v = s/t?
#aksarannyta
Banyak hal menakutkan di dunia ini. Dan sayangnya aku tidak sepemberani yang kau kira. Ketakutan-ketakutanku tumbuh besar di bagaimana-bagaimana yang aku pikirkan. Salah satu ketakutan hidup di ‘bagaimana jika di matamu kini aku tidak seistimewa dahulu?’
(via aksarannyta)
Menikahlah dengan orang yang sifat manjanya, sifat menyebalkannya, mengeluhnya, sombongnya, egoisnya, ucapannya, nasihatnya, marah-marahnya, perlakuannya, dan wajah baru bangun tidurnya itu sama sekali tidak membuatmu mengeluh sedikitpun. Karena menikah berarti kau akan hidup dengan segala sifat itu setiap harinya.
(via mbeeer)
Dia tahu aku sedang berupaya keras untuk lupa. Dia pun tahu aku bertambah ingat karenanya. Semakin keras, aku semakin melunak. Memorinya muncul semua. Bahkan lebih detail dari hari biasanya. Mengaku rindu sepengecut ini?
Karena dia adalah cinta yang paling aku rasakan tulusnya. Ah masak sih? (kemudian ngakak)
Ingat, sekuat apapun perasaanmu pada seseorang, Allah mampu membalikkannya, seketika.
(via dinadianne)
Percayalah pada Tuhanmu, karena manusia terpercaya sekalipun harus percaya pada Tuhannya.
(via dinadianne)
Cukup kaki yang lari-lari, jangan hati.
Jogging cantik. Biar ginuk-ginuk.
Keponakan pertama. Bertemunya tiap hari Sabtu. Berpakaian olahraga berwarna biru. Baju itu masih sama, dengan milikku sepuluh tahun silam.
Namanya Ryan. Matanya bulat, besar. Bulu matanya panjang, lentik. Beda dengan adik perempuannya yang matanya kecil, sipit. Hampir tak punya bulu mata. Aku mencintai keduanya.
Pada yang sama.
KITAfact : Jessica, dalam rentan waktu 8 bulan sudah 13 kali menjalani sidang, dan sekarang dia gak lulus-lulus. *Egimanah*
Dan mengakui kesalahan itu susah banget seperti membelah langit atau membelah krikil pakai tusuk gigi, gak seperti memuji kebenaran dengan mudahnya tsahhh *lelah mimin liat Jessica huft*
Selamat senja KITA dan kalian!!
KITAOFFICIAL
(via tumbloggerkita)
Testimony on of faith on notebook
لا إله إلا الله محمد رسول الله
I testify that there is no deity except God and I testify that Muhammad is the messenger of God.
Originally found on: cultureislam