Found this gem on my phone gallery. #nofilter added. #paris #eiffel

if i look back, i am lost
Sweet Seals For You, Always
$LAYYYTER
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Discoholic 🪩
noise dept.
Keni
Lint Roller? I Barely Know Her
Cosimo Galluzzi
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
Cookie Run:Kingdom Official!
Fai_Ryy
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

izzy's playlists!

bliss lane
No title available
No title available
ojovivo
todays bird

roma★

seen from South Africa
seen from Bangladesh
seen from Belgium

seen from United States
seen from Germany

seen from France
seen from United States
seen from Australia

seen from Germany
seen from Italy

seen from United States
seen from Australia
seen from Romania
seen from India

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Belgium

seen from Pakistan
seen from France
@boeboehoets-blog
Found this gem on my phone gallery. #nofilter added. #paris #eiffel
Every dentist's prayer. Amen with Esti at Klinik drg Esti Riyanda – View on Path.
Science of Qur'an
fabi ayyi ala i rabbikuma tukaththiban
Then which of the favours of your Lord will you deny?
maka nikmat tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?
Wise words.
True enough
I love Indonesia! Credit by gembolers from Ministry of Design Republic Indonesia @kdri – View on Path.
Today's Google Doodle. Happy 68th Independance Day, My beloved Indonesia – View on Path.
Spend Money on Experiences, not Materials
So damn true!
Question is, which experience should you choose :)
FKUB Batch 2009 in a Nutshell
Tulisan ini murni copas nge plek dari catatan saya di facebook pada tahun 2011. Bagi yang ngga percaya, silakan ikuti tautan berikut : To Whom it May Concerns, Angkatan 2009
"Sudah Tingkat Berapa dik ?" | "Alhamdulilah Tingkat 3 Pak mau ke Semester 5"
"Eh semester brapa lo?" | "Gue mau naik semester 5 nih besok"
Pertanyaan semacam itu pasti banyak terdengar oleh orang-orang yang udah lama gak ketemu kita.
Umur makin tua, waktu berjalan terus, dan for the fact emang sesaat lagi kita bakal masuk ke jenjang semester 5. Kita tau semester depan itu udah setengah jalan lebih menuju profesi tenaga kesehatan yang kontribusinya ditunggu oleh masyarakat, ataupun jalan masa depan masing-masing dari tiap individu (baik yang baca ini atau nggak), cuma mari kita melirik sedikit ke kaca spion masa lalu kita saat 2 tahun lalu kita masih imut-imut.
Di awal minggu pembukaan Pusat Informasi di Lapangan Volli (Sekarang namanya PIC), kita masih clingak clinguk liat-liat kampus. Disitu memang sudah terpampang sederet nama-nama yang beruntung dikelompokkan kedalam sekian macam "keluarga" menurut alfabet dan bidang medis. Sederet pula tugas-tugas yang masih fresh from the oven, siap menanti kedatangan kita. Saya tidak bisa menjamin semuanya sama, tapi pasti ada dari teman-teman semua yang boro-boro sadar tugas, nyasar aja iya kali di kampus baru..
Saat keadaan mulai terorganisir, mulailah kita berjuang mencari-cari peralatan tugas dari kakak-kakak kelas kita. Dimulailah juga perkenalan, pertemuan dan persahabatan antara teman-teman satu keluarga yang sebenarnya kita sendiri nggak tau sebenarnya mereka siapa. Siapa sih elo, siapa sih gue? (loh?? *ngakak. Ada yang mengawali semuanya itu dengan mulus-mulus, ada juga yang kasar, ada yang susah memulainya, tapi pasti semua merasakannya. Terasa banget hingga sekarang nama-nama pertama dan kejadian awal saat perkenalan dengan teman-teman keluarga, serasa baru kemarin.
Setelah melewati pemilihan ketua angkatan, dimulailah masa-masa PK2Maba di Fakultas kebanggaan hati ini, mulai dari dapet skill makan 5 menit, skill lagu "jeng jeng jeng...jeng jeng..." ala PK2-Krima hingga merasakan asyiknya gelap-gelapan sambil dibina oleh TKP. Dari Janji persen-persenan hingga puncaknya PAHA AYAM.
Masa PK2 Krima pun berlalu, bulan berganti dan event selanjutnya mengemuka. 6 Huruf sakti yang menggalaukan kebanyakan dari angkatan kita yaitu PENMAS. Sebuah acara yang mengajarkan kepada kita arti pengabdian, persahabatan, cinta dan kasih sayang. Pasang surut kegalauan kegembiraan mengikuti arah jalan kita di pantai pengabdian. Tapi di akhir perjalanan itu, sebuah kepuasan batin tingkat dewa menyelimuti hati, merasa ingin dan ingin lagi. Ahh penmas, kau memberikan sedikit cuplikan kegembiraan orang-orang yang akan kami abdikan hidup kami di masa depan.
Begitu banyak kesan pahit manis asam asin yang telah kita lewati, banyak kisah pengabdian harapan cinta kasih sayang yang terukir diantara kita, tak pelak lagi kita adalah satu dari sekian angkatan di FKUB yang siap mengabdi bagi masyarakat.
Dimanapun kalian berada, ingatlah hari dimana kita bersama-sama meneriakkan angka angkatan kita, 2009, ke langit biru FKUB, Semoga selamanya kita tetap ingat dan bisa membedakan Paha Ayam mana yang benar dan Paha Ayam mana yang salah.
"Selalu ada Pencari Kebenaran untuk Sepotong Paha Ayam, dan selalu ada Sepotong Paha Ayam bagi setiap Pencari Kebenaran" - NN
Muhammad Rizky Radliya Maulana,
Seseorang yang bangga akan angkatan 2009, pelawak, penulis nyeleneh yang menyamar menjadi mahasiswa
NB : Silakan di tag ke teman-teman lain jika berkenan
1. Share Your Life
Couchsurfing is about sharing your life, your experiences, your journey, your home, your extra almonds or a majestic sunset. We believe that the spirit of generosity, when applied liberally, has the power to profoundly change the world.
2. Create Connection
True Story!
Feeling going to bali or lombok, or both? Read this first before starting your escape
Ketika Pendidikan Menjadi Beban di Korea
Post ini ditulis berdasarkan ngobrol-ngobrol iseng saya dengan Leo (bukan nama sebenarnya, beneran, ga boong, hahaha), seorang siswa kelas 2 (Grade XI) Foreign Language High School di Korea selama event KSCF (Korean Scientific and Creativity Festival), Agustus 2013
Saya bersyukur lahir dan besar di Indonesia.
Kita tahu pendidikan itu dasarnya untuk meningkatkan pengetahuan orang itu, kalo ada embel-embel lainnya sih ya bisa aja buat meningkatkan derajat keluarga atau masa depan, biar pinter, dapet uang banyak, and so on, you can definitely add more things to the list. Linear.
Tiap negara punya sistem pendidikannya sendiri, dan masing-masing murid boleh berkeluh kesah tentang sistem pendidikannya. Boleh kok bilang susah dan ngeluh, asal ngeluhnya yang bener (to god for example). Tapi, kalau kita bandingkan tingkat stress dan beban mental pendidikan, kayaknya yang menempati peringkat stress murid-murid no.1 either Korea atau Jepang deh. Kenapa?
First thing first, Siswa-siswa disini harus udah ada di sekolah dari jam 6.30 pagi, dan baru boleh pulang setelah jam 11 malam. Saat tulisan ini dibuat, waktu korea menunjukkan jam 10 malam, anggaplah ini lagi ga liburan summer, pasti bakal banyak siswa-siswi korea berseliweran pulang ke rumahnya dalam 1 jam berikutnya. Terus gimana dong makan nya? Ya mereka makan pagi-siang-malam semuanya di sekolah. Praktis di rumah itu cuma tempat tidur dan bikin pe-er. Terus gimana dong sosialisasi nya? Ya gampang aja, mereka engga bersosialisasi terlalu luas.
Second. Ga ada, atau kurang ada, yang namanya support dari sang kekasih tercinta (nah tuh para cewek-cewek kalo mau cari cowok korea, carilah yang udah masuk universitas, soalnya mereka juga nyari kok). Jadi, ada beberapa sekolah yang me-mubah-kan pacaran, ada juga yang totally meng-haramkan hal tersebut, atau memang dari si orang tersebut yang ngga mau pacaran. Kenapa demikian? Coba liat poin ke tiga dibawah ini deh.
Third. Dan ini yang paling penting. SNMPTN mereka sangat-sangat-sangat ketat! Saat siswa-siswi udah memasuki kelas 3 SMA (Grade XII) mereka bakal amat sangat belajar mati-matian demi universitas idaman. Ujian tersebut jadi semacam ritual sakral yang menentukan masa depan, gaji, bahkan hidup mati anak tersebut. Kata leo, saat tulisan ini ditulis, ujian SNMPTN mereka tinggal 69 hari lagi, dan banyak siswa yang merasa gak PD atau takut gagal, sehingga mereka lebih milih bunuh diri.
Di Korea (selatan), ada 3 universitas top yang jadi tujuan utama seluruh jutaan umat manusia siswa siswi korea, yaitu Seoul University, dua lagi depannya K sama Y, jadi kalau disingkat S-K-Y, SKY. Dan sama kayak menembus langit, it is very hard! Ga ada cerita main "belakang" di Korea. Anggaplah seseorang sudah bisa menembus SKY, beda antara masa depan, pengharapan dan gaji sangat besar, sekitar 10 kali lipat, dibandingkan dengan orang yang kuliah ngga di universitas SKY tersebut. Para pemberi lapangan pekerjaan sangat melihat background GPA (IPK) dan Universitas dari para pelamar. Jadi, istilah "IPK itu cuma sebagai pengantar wawancara kerja, sisanya ditentukan oleh skill anda" ngga berlaku di korea, disini semua tentang background, nilai, GPA, dan kayaknya skill baru diperhitungkan terakhir-terakhir.
Semua yang ada di Korea (selatan) ditentukan oleh otak, kerajinan dan nilai. Leo bilang kalau ada aja anak-anak yang udah lebih pintar dari gurunya dalam satu mata pelajaran. Terus ngapain coba mereka masih sekolah, kalau udah lebih pinter dari gurunya -____-. Sekolah di korea, bagi yang sudah pintar, cuma jadi semacam prasyarat untuk mengikuti ujian SNMPTN tadi. Ya iya lah masa ngga enrolled as a highschool student mau ikut SNMPTN.
Memang ketat. Namun semua bikin orang disini jadi pintar dan jadi semua. Eliminasi super. Kalau sistem semacam ini diterapkan di Indonesia, apa yang akan terjadi ya?
When 2 people sharing same happines, then and only then, life would be meaningful
Some indian guy i came across on Korean Youth Scientific Festival
Follow that link and read that if you are a traveller. That's what a perfect airport should be!
Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia.
Ir. Soekarno
BBC Documentary - Toughest Place to be a Bin Man [HD 720p] (by 007CyberPhantomizer)
When british bin man tried his job as an Indonesian, no, Jakarta bin man.
If anybody got the info for a movement that support separation of rubbish and rubbish bin supply, please share the info with me.
As a fan of wsatcc, i cannot resist this *tears of joy*
White Shoes & The Couples Company "Menyanyikan Lagu2 Daerah" (teaser) (by wsatcc)
Mother of all "Matikan mesin motor" sign