Negosiasi.
Sebelum video ini diambil, saya dan Alanza ber-negosiasi hampir
27menit sendiri.
Bisa dibayangkan, gimana bernegosiasi dengan manusia berumur 2y >.<
ada tangis pastinya :)
ada rengekan tentunya :)
dari situlah, timbul kesepakatan.
Kronologisnya :
Karena Alanza gak tidur2. Akhirnya saya memutuskan untuk packing pesanan
buku, karena salah satu cust mau ambil buku sore ini. Saya mulai
menyiapkan kardus, ngecek barang pesanan. Belum sampai 5 menit saya
memulai checking, Alanza sudah membawa2 hadiah papan white boardnya.
Sengaja saya membelikan papan white board, sebagai bentuk apresiasi saya
ke Alanza, karena Al cuci sepatu sendiri (sekalipun lebih banyak main airnya) dan proses membuang plastik buku baru, langsung ke tempat sampah.
Ini kesempatan saya untuk bernegosiasi dengan Alanza, agar Al mau tidur siang. Karena kami (saya dan suami) masih berpedoman, tidur siang wajib bagi toddler seusia Alanza.
Terjadilah percakapan saya dan Al.
"Bu, adek uka adiyah ini"
"adek mau blue bear?"
"iya.. Adek au ubel. Au uka adiyah"
"Blue Bear boleh dibuka, tapi setelah adik tidur siang. Adek bobo, begitu bangun tidur, baru boleh buka hadiahnya"
Alanza diam.
"yuuk bu, ubel bawa kamal"
"Boleh.. Adek yg bawa Blue Bear ke kamar ya"
Pergilah kami ke kamar. Dalam hati saya, "Alhdulillaaaah.. Alanza tidur,
bisa packing2". Dan ternyata.. Alanza melakukan (yg sy anggap) penawaran.
"Bu, udah d kamal. Oyeh uka ubel ya Bu"
"Blue Bear dibuka, setelah adek bangun dari tidur siang"
Percakapan sama dan berulang :p dan negosiasi yang alot.
Singkat cerita, Alanza mulai menangis dan merengek, minta blue bearnya dibuka.
Saya keukeuh. Saya minta Alanza tidur dulu. Sampai akhirnya Alanza berhenti menangis dan merengek.
"Ubel bobo duyuu.. Anti ain, uda angun"
"Iya ya Blue Bear, bobo dulu yaa.. Nanti sore bangun, langsung main
deh sama Alanza"
Mulailah saya ambil video ini :)
Dalam kondisi Alanza sudah sedikit tenang :)
Note :
Blue Bear adalah papan white board.
Tidak mudah memang bernegosiasi dengan buah hati kita. Tapi disini, saya dan suami ingin menanamkan, bahwa.. semua hal bisa dikomunikasikan, bisa dikompromikan, dan bisa dinegosiasikan, selama bukan hal-hal yang prinsipil.
Alanza dan anak-anak seusianya, bukan hanya "bayi dan balita". Mereka adalah Manusia utuh :)
Jadi.. mari bernegosiasi bersama anak :)