It's my 6 year anniversary on Tumblr 🥳 . dan 6 tahun juga telah berlalu antara kau dan aku.
cherry valley forever
tumblr dot com
trying on a metaphor

⁂
Sweet Seals For You, Always

No title available
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Three Goblin Art
wallacepolsom

@theartofmadeline

blake kathryn
No title available

shark vs the universe
No title available
𓃗
h

No title available
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Mike Driver
Cosmic Funnies

seen from United Kingdom

seen from France

seen from Netherlands

seen from Australia
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from South Africa

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Portugal
seen from Malaysia
seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Germany
seen from United States
@capriyy
It's my 6 year anniversary on Tumblr 🥳 . dan 6 tahun juga telah berlalu antara kau dan aku.
Mengenang bukan berarti ingin kembali mengulang.
Kisah kita aku tahu memang sudah seharusnya tutup usia. Sedih? Tentu saja.
Dirimu yang sempat aku gadang-gadang menjadi nomor satu, yang akan tinggal hingga batas waktu, nyatanya juga harus berpamitan bahkan sebelum datang ke rumahku.
Bukan menyesal, hanya berusaha mengurai benang kusut yang menyelinap di kepalaku. Banyak tanya yang ingin aku lontarkan, namun tidak tahu ke mana itu harus tertuju.
Dunia kita, dulu begitu dekat. Namun hari ini dimensi kita seperti jauh bahkan bersekat-sekat.
Menyapa? Aku tidak lagi mengenal maknanya.
Ternyata, perasaan bisa menjadikan manusia sedekat nadi dan sejauh bumi matahari.
Aku tidak mengapa, bukankah cara setiap hati untuk megobati lukanya berbeda-beda?
Padamu yang pernah aku jadikan nomor satu, terima kasih untuk setiap hal baik yang dengan senang hati kau bagi padaku. Terima kasih atas banyak makna yang tidak pernah aku tahu sebelumnya. Atas kesempatan memiliki meski hanya sementara.
Biar, jika hari ini kita seperti dua asing yang tidak saling mengenal.
Esok adalah waktu yang akan terus kita hadapi. Kabarmu tidak perlu aku tahu, yang pasti doa baikku menyertai setiap mimpi yang pernah kau ceritakan tak henti-henti.
Aku di sini tidak perlu juga kau khawatirkan, sebab membenahi yang berserakan bukan tanggung jawabmu lagi. Biar urusan membereskan ini jadi tugasku seorang diri, agar jika suatu hari ada yang datang aku sudah siap untuk memulai segala sesuatunya tanpa ada tapi. Sebab aku ingin menyambut ia dengan perasaan paling bahagia di muka bumi. Jangan lagi ada perasaan hari lalu yang aku bawa untuk memulai dengan ia yang baru.
“terbaik”
—
menurutku akan jauh lebih menyenangkan ketika kita berpikir bahwa kita-lah yang belum sebaik itu untuk bisa berdekatan dengan seseorang. sehingga perlu dijauhkan. sehingga perlu merasakan kehilangan. bukankah memang lebih baik begitu? daripada harus terpatri dengan kalimat yang sering diucapkan orang-orang, “mungkin bukan dia yang terbaik untukku”
kau bertanya mengapa aku berkata seperti itu? begini, ketika aku menelan bulat-bulat kalimat “mungkin bukan dia yang terbaik untukku”, entah mengapa rasa-rasanya aku seolah menjelma menjadi sosok yang terlalu berlebihan menilai diriku sendiri bahwa sudah menjadi yang terbaik, sehingga mampu berkata bahwa orang lain bukan yang terbaik.
bukan bermaksud untuk tak menghargai diri sendiri. tapi ini lebih kepada bagaimana aku memahami sebuah kehilangan sebagai pembelajaran untuk menjadi yang lebih baik dari yang kemarin. untuk menjadi yang terbaik versi diriku sendiri. sehingga kelak tentu bisa selalu bersama dengan mereka-mereka yang juga terbaik. sehingga nanti, kehilangan yang dirasakan cukuplah kehilangan yang memang sudah waktunya untuk kembali pada-Nya.
tak usah takut karena saat ini sedang berjauhan dengan banyak orang. tak perlu pupus harapan ketika saat ini yang dulu ada sedang pergi meninggalkan satu persatu-satu. segalanya hanya titipan, kan? mungkin esok kembali bertemu, pada skenario lain yang Tuhan sedang persiapkan. teruslah membaik, teruslah menjadi yang sebaik-baiknya dirimu sendiri
sudut ruang tunggu kampus. 15 Juni pukul 20.00 wib
Suar Adorasi
Jarak itu perusak, waktu itu pembunuh, dari keduanya kamu bisa tahu, mana yang benar-benar setia, dan yang hanya coba-coba.
Pada akhirnya, hanya akan ada dua pilihan; Saling meninggalkan, atau saling menguatkan.
Seseorang bisa meninggalkanmu dengan dua alasan darimu, kamu yang terlalu mengekang, atau kamu yang terlalu membiarkan.
Berusahalah untuk imbang, mengerti perasaannya, sekaligus tanpa mengabaikan perasaanmu, cintai dia dengan rasa ikhlas dari hatimu, bukan dari keterpaksaan dan rasa kasian.
@badutcerdas - 19 Agustus 2019
48 hal yang harus kuucapkan terima kasih padamu...
Terima kasih karena bersedia mengenalku, tanpa momen itu cerita kita tidak akan pernah ada.
Terima kasih karena membuatku mampu melupakan masa laluku beserta luka-lukanya.
Terima kasih karena pernah, sedang, atau masih mencintaiku.
Terima kasih karena pernah mau belajar menaklukkan kerumitanku.
Terima kasih karena pernah meluangkan waktumu untuk menemaniku.
Terima kasih karena pernah mengakui bahwa kamu merindukanku.
Terima kasih karena pernah ada di suatu masa untuk tujuan yang baik.
Terima kasih karena pernah mau belajar memaklumi ketidaksempurnaanku.
Terima kasih karena pernah menjanjikan kita.
Terima kasih karena pernah melibatkanku ke dalam hal-hal hebat yang kau alami.
Terima kasih karena pernah membuatku merasa beruntung, di saat ada banyak orang lain yang ingin dekat denganmu.
Terima kasih karena pernah dengan bangganya memperkenalkanku di hadapan teman-teman dan keluargamu sebagai orang yang kau sayangi.
Terima kasih karena masih mau mengobrol denganku di saat kita kehabisan topik untuk dibahas.
Terima kasih karena masih mau mendengar cerita yang sudah kuulang berkali-kali.
Terima kasih karena mau memaafkanku atas segala kesalahan yang kubuat.
Terima kasih karena mau mendengarkanku.
Terima kasih karena membiarkanku mencintaimu.
Terima kasih karena tidak membiarkanku berjuang sendirian.
Terima kasih karena menciptakan atmosfer tawa, di saat dunia sedang tidak berusaha melucu.
Terima kasih karena berusaha untuk ada.
Terima kasih karena menjatuhiku cinta yang baik.
Terima kasih karena tetap peduli padaku di saat kita sedang bertengkar.
Terima kasih karena membuatku merasa dibutuhkan.
Terima kasih sudah mau bertahan di saat kondisi yang kita hadapi sangat menyulitkan kita.
Terima kasih sudah mau menguatkan kerapuhanku dan tidak sedikitpun berniat meninggalkanku.
Terima kasih telah menjadi inspirasi untuk semua tulisanku.
Terima kasih telah menjadi pendengar yang baik.
Terima kasih telah menjadi dirimu sendiri untuk kucintai.
Terima kasih telah mengikutsertakanku ke dalam perjalanan bersamamu.
Terima kasih telah memilihku, di saat ada orang yang jauh lebih baik dalam segala hal untuk kaupilih dibandingkan aku.
Terima kasih telah bersedia menjadi bagian dari hidupku dan menjadikanku bagian dari hidupmu di saat ada orang yang jauh lebih pantas memasukinya.
Terima kasih telah menawarkan kebaikan yang tak akan pernah bisa aku balas.
Terima kasih telah membawa anugerah yang tak henti-hentinya membuatku bahagia.
Terima kasih telah mendoakan kebahagiaanku.
Terima kasih telah bersusah payah menerjemahkan dan memahami sisi lain diriku yang sulit dimengerti.
Terima kasih telah mencintaiku sebagai diriku sendiri.
Terima kasih untuk semua mimpi yang pernah kau bagi dan ingin kau wujudkan bersamaku.
Terima kasih untuk segala pengalaman, kenangan, dan momen yang sengaja kauciptakan banyak-banyak untukku.
Terima kasih untuk segala pemberian, hadiah, dan kejutan yang kauberikan khusus untukku.
Terima kasih untuk setiap dukungan, nasihat, dan saran yang selalu membuatku jauh lebih tenang.
Terima kasih untuk setiap ucapan selamat pagi, selamat malam, selamat tidur, selamat istirahat, dan perhatian-perhatian kecil lainnya.
Terima kasih untuk setiap sentuhan, pelukan, dan genggaman yang sebentar dan lama.
Terima kasih untuk cara-cara sederhana yang tidak bisa dilakukan orang lain, namun kau berhasil membuat bahagia.
Terima kasih untuk janji yang benar-benar kau wujudkan.
Terima kasih untuk air mata bahagia, debar di dada kiri, dan senyuman manis yang disebabkan olehmu.
Terima kasih untuk masa lalu, masa sekarang, (mungkin) masa depan, dan segalanya yang telah terjadi. Aku belajar banyak darimu.
Terima kasih untuk hal-hal lainnya yang tidak bisa kusebutkan yang pantas untuk mendapatkan terima kasih.
Dan terakhir, terima kasih karena telah mengakhiri cerita ini dengan baik.
:)
Aku tak pernah berubah sayang ..
I miss you even more .. baby 😢
Setelah tidak denganku, semoga bahagiamu masih tetap sama. Senyummu masih mengudara, dan semangat juangmu terus membara. Kau, baik-baiklah di sana. Temukanlah rumah baru untuk kau menetap. Sebab aku-yang pernah kaucintai ini, tidak bisa menjanjikan sebuah kata pulang.
Setelah tidak denganku, semoga langkahmu masih tetap gagah. Sebab aku-yang pernah kau cintai ini, tidak lagi mampu memberikanmu kekuatan. Memberimu pelukan, atau sekadar ucapan-ucapan motivasi sebagai penguat. Temukanlah ia yang lebih layak untuk mendampingi.
Cinta memang tidak selalu harus memiliki. Terkadang ia hadir hanya untuk mengajarkan pedihnya menaruh harap yang berlebih. Hanya ingin mendidik agar kita bisa lebih dewasa menjalani proses di kemudian hari. Sebagaimana KITA, yang dipaksa semesta untuk saling mengakhiri.
Tidak ada yang salah, hanya saja perasaan tidak semudah itu untuk dienyahkan. Dibuang begitu saja, tanpa ada alasan yang kuat untuk menghilangkannya. Terlebih kamu adalah orang yang langka di bumi. Lelaki bertubuh dingin, namun mampu meluruhkan pertahanan hati.
Keputusan untuk berhenti pada proses menuju halal kemarin, bukanlah keputusan tanpa pikir panjang. Semua sudah kita bicarakan dan sepertinya langkah terbaik adalah berpisah. Aku melanjutkan hidupku, dan berupaya membuang segala angan yang tentang kamu.
Kuharap kau pun begitu. Melangkah tanpa pernah membiarkan namaku mengalun di pikiranmu. Aku paham bahwa melupa bukanlah hal yang mudah. Tetapi kita sudah sama-sama dewasa untuk bisa mengendalikan pikiran. Alihkan saja semua hal-hal yang mungkin akan kembali membuatmu ingat. Berhentilah menaruh harap, karena semesta tidak berpihak pada kita.
Aku mungkin akan terlihat sok kuat. Sok bijaksana. Sok tabah menjalani semuanya. Walau bagaimanapun kamu pasti tahu, bahwa (mantan calon) perempuanmu ini bukanlah sosok yang setabah dengan tulisan-tulisannya. Bagaimanapun, aku juga manusia biasa yang akan patah bila dihancurkan oleh semesta. Bila dihadiahi kepedihan hanya karena ketidak-restuan orang tua.
Hati perempuan tidak akan bisa semudah itu untuk kembali utuh. Sebab itu, mari kita saling menjauh dan saling menanggalkan punggung. Jika kelak kau temui pemilik cinta yang baru, ingatlah selalu, bahwa ada perempuan-yang mungkin masih berdoa meminta kau untuk pulang.
📝@gadisturatea #gadisturatea
“Aku tahu dan aku sadar, bahwa aku berada pada kondisi sekarang ini dalam kecukupan dan perlindungan adalah balasan atas doa-doa ibu bapak yang melangit, yang terkabul. Sekali lagi aku tidak hanya beruntung. Aku memang sangat beruntung.”
—
“R I N D U”
— Aku tak kuasa menahan rindu, Rindu selalu membuatku ingin sudah. Namun kau selalu mampu menguatkanku. Mencintaiku lebih dan lebih di setiap harinya. Menyayangiku dengan tulus dan tulus di setiap waktunya. Selalu menjaga dan terus menjaga aku, terlebih kita di setiap masalah yang ada. Sungguh, betapapun berat rindu ini kau rasa. Kau tetap selalu setia menanti pertemuan kita. Semoga kita selalu mampu melewati setiap cobaan yang ada–Bersama. Hingga pertemuan kita yang di restui Oleh-Nya. Hingga hari dimana tak ada rindu lagi yang kita rasa. Hanya bahagia yang kekal disurga-Nya. Yaa, kita berdua. -Dita KD
“I’m not ignoring you, I just finally realized that you don’t care about me like I care about you. So I moved on.”
— Unknown (via thelovenotebook)
Sorry, I was blocked you. It’s the best way for us to far away. Thanks for everything.
Tak ada kita (lagi).
Ada yang hilang dari Tumblr-ku; Direct Message yang lagi tak dipenuhi oleh pesan kita ketika malam tiba.
Aku tak bisa membohongi diri, aku rindu. Empat bulan waktu yang cukup lama untuk tidak saling bertegur sapa. Tidakkah kau juga ingin bersua denganku?
Kuakui, aku tidak pernah tidak kenapa-kenapa setelah kita saling putuskan untuk usai. Bukan inginku pun dirimu. Keadaan yang memaksa kita untuk selesai.
Percayalah, hingga saat ini langit doaku dipenuhi namamu.
Rumah, 13 April 2018
thank you for us.
i’m looking at you love and saying thank you. looking at you, your face. that familiar face that these lips know as well as my eyes know. every highlight and shadow that make up that wonderful structure. the scruff and the little nook where your nose turns into your cheek. the cheek that i kiss once before i kiss the other. i’m looking at you and saying it with each kiss. i’m saying it with each glance into those kind, mischievous, understanding eyes. i say thank you when our fingers touch and our palms interconnect with each other like pieces of a puzzle. i say it when i wake up to your arm and body wrapping its warmth around my arm and my body keeping me safe. when we fight and yell and then look at each other, short of breath with tired eyes of forgiveness and smile wearily. i say it through a shrug of the shoulders. a raised eyebrow. a laugh. a scrunched nose. thank you. thank you for being mine. for not being an asshole. for letting me in. for wanting me as much as i want you. for needing me as i need you. thank you for you. and for me. and for you and me being here, together. for us. thank you for us.
“I can’t wait to wake up to morning kisses, hugs from behind only a few hours after seeing each other. I’m so excited to roll over in my sleep and to crash into you with my arms and legs pulling you in. I can’t wait to drink coffee together only moments before having to leave with kisses pressed to smiles to go to work, knowing I’ll see you when I come home. I’m looking forward to sitting in the kitchen floor eating bad take out food, laughing over glasses of wine and the things that felt so stressful during the day. I can’t wait to banter over you sneaking to read my writing before I’ve shown you. I’m so excited to look at the tickle fights, the touches that aren’t sexual but just slight touches of comfort. I can’t wait to stay up watching tv shows and movies, and getting obsessed over small things together. I can’t wait to take pictures of you in your purest forms, to hang around the house. I can’t wait to get a puppy together, to make plans together, to travel together and to simply love together. I am so damn excited to find you and to learn all about you, and to love the things about yourself that are hard to love just as much as the things about you that are so easy to love. I am so excited for you, but I’m even more excited for me. It’s going to be such an honor to love you. I can’t wait for you to love me.”
— ARH // To My Future Love
Rindu
Saat kita duduk bersama, menatap indah alam Dia, sambil mengenggam jemari kita. Memecah sepi bergelak tawa, berbicara tulus dari jiwa. Kadang bahu dirangkul mesra, pelukan hangat erat menyapa. Bahagia!
Sungguh, aku damai begitu.
Tika kamu berada disisiku.
Masihkah ada nama aku, dalam senarai rindu kamu?
Sedangkan orang yang sayangkan kita pun kadang lukakan hati kita. Inikan pula orang yang tak sayangkan kita.
Bukan kerja orang untuk jaga hati kita.
— Wani Ardy (Mesin Cahaya Masa)
Communication is only hard for somebody that doesn’t want to be with you. Someone who wants to be with you will listen to what you need to say and communicate how they feel as well