yasudah, mau bagaimana?
Dari awal bukankah kamu sendiri yang bilang akan menyiapkan patah hatimu nanti?
Bagaimana?
Menuju kesana ternyata terlalu berat ya?
Nggak papa, tidak ada yang tidak bisa kamu lakukan bukan?

★
Mike Driver

@theartofmadeline
Fai_Ryy
official daine visual archive

Discoholic 🪩
sheepfilms

PR's Tumblrdome
d e v o n
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

izzy's playlists!

⁂
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Xuebing Du

Origami Around

titsay
he wasn't even looking at me and he found me

❣ Chile in a Photography ❣
No title available
tumblr dot com
seen from Germany
seen from Lithuania

seen from Malaysia
seen from Italy
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Italy

seen from Malaysia

seen from Pakistan
seen from Germany
seen from Pakistan

seen from United States
seen from Albania
seen from United Kingdom

seen from Bangladesh
seen from United States

seen from Singapore

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Türkiye
@ceritanitaa
yasudah, mau bagaimana?
Dari awal bukankah kamu sendiri yang bilang akan menyiapkan patah hatimu nanti?
Bagaimana?
Menuju kesana ternyata terlalu berat ya?
Nggak papa, tidak ada yang tidak bisa kamu lakukan bukan?
Sejak awal aku yang meyakinkan diri bahwa mengalir saja, nyatanya kini tak semudah itu mengikuti arus yang nampak tenang 😶🌫️
Apa kau pernah berada pada tahap mati rasa? Di mana kau hidup dan berjalan tanpa arah? Di mana kau menjalani segala hari-hari mu tanpa tujuan, tanpa rasa, tanpa suara. Di mana kau tertawa tanpa hati, di mana kau menangis tanpa air mata. Semuanya mati. Kau berjalan di atas ambisi-ambisi mereka yang mengatur hidupmu.
Alhamdulillah, nikmat yang luar biasa dikelilingi oleh banyak orang-orang baik✨
Bukan tak berani, tapi karena aku pernah berani dan terlalu berbaik sangka, nyatanya benar saja, butuh selama ini untuk kuobati sendiri luka prasangka~
3 Ramadhan.
Yaa Allah terima kasih ya, sudah diizinkan untuk menikmati ramadhan lagi.
Maaf yaa, belum memaksimalkan kesempatan yang Engkau beri.
Aku berusaha perbaiki kok, melawan semua yang berkecamuk dalam diri, tapi mohon Engkau berkahi yaa, Engkau lindungi dan Engkau arahkan pada jalan yang seharusnya.
Sungguh, karena memang benar-benar harus hanya pada Engkau, diri ini meminta dan menggantungkan harapan 🤍
Makasih ya :''')
Seba(ha)gian.
Dari mereka, aku termenung...
Iyaa yah, kalo sebelumnya hanya berpikir "suatu saat nanti aku akan menikah, punya anak, dan bahagia"
Dari mereka fikiran itu mulai tumbuh bercabang. Mengenal dan bersinggungan langsung dengan apa itu Autisme, ADHD, Skizofrenia, Speech Delay, Slow Learner, dan ke-tuna-an yang lainnya membuat diri ini berfikir pentingnya memilih pasangan yang tepat untuk selamanya belajar menjadi orang tua terbaik untuk anak-anak nya kelak. Pentingnya mengetahui usia ideal produktif hamil, apa yang harus dipersiapkan ketika sebelum dan sedang hamil, memastikan gizi calon bayi, ketika bayi lahir hal-hal apa saja yang seharusnya seorang ibu belajar untuk bisa melakukannya, memperhatikan tumbuh kembang anak, sigap menyadari apa yang kurang dari anak dan memfasilitasi sesuai kemampuan mereka. Serta memahami ragam amanah dari Allah SWT dan masihhh banyak hal lainnya yang tidaknya sederhana.
Mereka anak-anak hebat. Lahir dari orangtua-orangtua hebat. Orang tua yang ketika menyadari anak-anak nya istimewa, menempatkan mereka pada tempat yang tepat, yang membuat mereka belajar sesuai dengan kemampuannya. Orang tua yang memperlakukan mereka selayaknya anak dengan penuh kasih sayang.
Kadang terharu ketika melihat mereka diantar/jemput. Melihat mereka bahagia ketika akan bersekolah, melihat orang tua yang menyambut bahagia anaknya. Terharu ketika salah satu dari mereka tantrum, skizofrenia, seketika terbayang bagaimana orang tuanya yang sering menghadapi kebutuhan-kebutuhan mereka dirumah. Begitu sabarnya, begitu tabahnya, dan begitu kuatnya.
Terimakasih ya, sudah menambah keceriaan hari-hari ku ✨
Jumat berkah _ 4 Maret 2022
Tentang hari ini yang dalam sehari berbagai hal terjadi menjadi pelajaran untuk memperbaiki diri kedepan.
Berawal dari menyenangkan hati orang lain, mengembalikan kewajiban, melatih kesabaran, memikirkan resiko, ikhlas memberi, mendapatkan ganti yang lebih, sampai melegakan hati yang sedang dipenuhi rasa kecewa.
Terimakasih yaa Allah, karena diri ini yakin bahwa semua yang terjadi adalah kehendak Mu, cara terbaik Mu untuk menguatkan diri.
Terimakasih orang-orang baik dan orang-orang yang telah membuatku belajar menjadi lebih baik.
Untuk semua yang telah terjadi hari ini, Alhamdulillah~
Kamu sadar tidak?
Kamu membuatku menunggu ketidakpastian yang tak kuketahui arah berlabuhnya.
Saat ini aku sudah berusaha untuk mengikis harap-harap yang dulunya ku pahat indah menujumu.
Saat ini juga aku sedang menabung untuk membangun fondasi yang kokoh jika suatu hari nanti kenyataan pahit berusaha merobohkan pertahanan ini.
Karena hanya ada dua kemungkinan yang saat ini bisa ku nalar.
Kamu datang kembali untuk melanjutkan bangunan.
Atau hanya memberikan angin kabar kamu telah memilih rumah jadi lainnya.
Dan aku?
Akan menjadi rumah kosong untuk beberapa waktu, hingga menanti kunjungan dan calon pemilik lainnya.
Semoga kamu lekas sadar ya, aku menunggu.
Hari ini aku terjatuh dari sepeda motor saat berkendara dan sedang melaju tidak begitu kencang.
Cepat sekali, tiba-tiba gubraaakkkk. Jatoh deh. Setelah seketika istighfar berkali-kali sambil liat darah dimana-mana dan kepikiran "duhhh motorku".
Tapi setelahnya Alhamdulillah, merasa sangat diselamatkan karena masih bisa bangun dan nampak tak terjadi apa-apa, meskipun malamnya nyeri seluruh tubuh menemani.
Sakit ya ternyata. Sakit tau, tidak bisa leluasa buat pecicilan tuh rasanya nggak enak banget. Padahal kalo mamah yang itung itu udah terhitung 5x mungkin yang namanya jatoh dari motor entah itu nabrak ditabrak, sama motor, mobil bahkan gerobak. Tapi yang kali ini rasanya lebih sakit dibanding afterboostermoderna 🤭
Yaa Allah makasih yaa untuk hari ini, sudah dibuat sedikit jatuh terjungkal, lecet-lecet dan nyeri sekujur tubuh ✨🤍
Dah minum obat, yuk bobok, besok sembuh kan
Padahal aku sedang sendiri didalam kamar, sedang memikirkan apakah mau nyetrika baju sekarang, atau besok sebelum berangkat ke sekolah.
Iyaa, sendiri.
Tapi isi kepala rasanya sangat bising, melebihi bisingnya suara diluar kamar, suara orang tua ku asik menonton siaran sepak bola.
Entahlah. Efek Vaksin ketiga booster masih amat terasa hingga hari ini. Terhitung H+3 setelah vaksin badan masih sangat terasa lemas seperti telah melaksanakan kegiatan yang begitu berat.
Padahal, hari ini (Minggu) aku tidak ngapa-ngapain. Sama sekali tidak ngapa-ngapain selain makan, tidur, mandi, sholat. Tapi kepala masih terasa berat, badan lemah tak berdaya, dan sesekali nafas terasa sesak.
Karena nggak ngapa-ngapain, hp terus dalam genggaman, sampe capek dan mikir mau buka aplikasi apalagi yaa, sampai akhirnya buka Tumblr, scroll tulisan sendiri yang ternyata sudah cukup lama tidak menulis apapun dan akhirnya memutuskan untuk menulis saja.
Galau rasanya. Entahlah, sulit untuk dijabarkan. Merasa sedih campur seneng melihat foto-foto dan video lama. Kangen dengan semua moment itu. Dan lama-lama merasa benci dengan itu semua.
Benci pula ketika lama-lama dalam melihat story orang lain disosial media manapun. Tidak iri, tidak, sungguh. Entah tapi suka tiba-tiba aneh saja perasaanku. Maka dari itu aku sangat mengurangi intensitas dalam membuka story orang lain.
Entahlah, aku sendiri tidak mengerti.
Aku mencoba melihat salah satu chatroom dengan "dia" yang belum kuhapus, begitu juga, seneng, sedih, kemudian jadi benci.
Hari ini sungguh meski tidak ngapa-ngapain, tapi ini sungguh membuatku menguras emosi. Random sekali perasaanku hari ini.
Sudahlah, besok Senin. Harus lebih semangat ya orang kuat. Kamu akan hebat suatu saat ketika Allah sudah merasa waktunya sudah tepat. ✨
Yaa Allah....
Maaf ya, kalo hamba masih banyak rasa khawatirnya.
Maaf juga hamba masih sering lalai, imannya naik turun, banyak ngeluhnya.
Terimakasih untuk segala Rahmat, berkah dan limpahan rezeki yang tetap Engkau berikan pada hamba yaa Allah.
Engkau benar-benar Maha Baik 🤍
Rasa-rasanya tiap detik dalam kehidupan isinya adalah belajar kehilangan.
Dari hal yang simple, sampai yang rumit sekalipun.
Contoh satu hal yang berada dekat dengan kita saja, yang mungkin tidak terasa, tapi benar-benar menyedihkan.
Yaitu:
Kehilangan moment kebersamaan orang tua dengan anak ketika anaknya masuk usia sekolah.
Dari semua kalimat tanya yang didahului kata "mengapa", satu hal yang sangat sulit untuk bisa kucari jawabannya.
"mengapa" aku bisa mencintaimu.
(Sengaja kutulis tanpa tanda tanya diakhir. Karena sampai kapanpun kamu tidak bersedia menjadi jawabannya)
Andai kata maaf tidak hanya sekedar diucapkan oleh lisan akan tapi benar-benar dihayati oleh perasaan, mungkin saja hari raya bukanlah sekedar perayaan, tapi menjadi peleburan untuk memulai awal lembaran. Bukankah sebenarnya, ini menjadi tradisi sakral, usaha untuk mengurangi segala rasa praduga yang belum tentu benar, segala keinginan untuk selalu benar, dan mengolah ekspresi yang tak selamanya benar (?)
Terkadang aku bingung, bisa-bisanya lisan berkata maaf, namun ketika wajah berpaling, fikiran sudah berprasangka merasa paling, bibir sudah berbisik ingin menebarkan negatif thingking.
Jika begini, rasa-rasanya, yang putih, suci dan berseri dihari yang fitri ini hanyalah diri yang tampak dari satu sisi.
Sedangkan sisi lain tetaplah redup layaknya bayangan yang mengikuti.
Selamat Iedul Fitri, Selamat memperbaiki diri.
Kita semua pasti punya satu kesamaan, yaitu berbuat kesalahan.
Bahkan untuk kesalahan yang sebelumnya tidak kita niatkan.
Entah itu kesalahan dalam perkataan, perbuatan, maupun dalam menaruh atau menyikapi perasaan.
Karenanya, Saya minta maaf atas segala kesalahan.
Semoga kebaikanmu dalam memaafkan, dibalas oleh Allah dengan kelimpahan keberkahan.
Selamat Lebaran.
menuju halal~
bihalal 😂