âWhat doesnât kill you make you sufferâ
â Makanbeling (via makanbeling)
Or make you wish you were dead
Lint Roller? I Barely Know Her
Phantogram Three
The Stonewall Inn

@theartofmadeline

shark vs the universe
Sade Olutola
I'd rather be in outer space đ¸
taylor price

pixel skylines
Not today Justin

gracie abrams

No title available
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
No title available
cherry valley forever
occasionally subtle

ellievsbear
đ
untitled
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
seen from United States
seen from Philippines
seen from Philippines

seen from Malaysia
seen from Brazil

seen from Russia

seen from Bulgaria
seen from Ecuador

seen from Bangladesh
seen from United States

seen from Malaysia
seen from India
seen from Croatia
seen from United States
seen from Russia

seen from Chile

seen from TĂźrkiye

seen from Poland

seen from Venezuela
seen from United States
@chaoticpeachthing
âWhat doesnât kill you make you sufferâ
â Makanbeling (via makanbeling)
Or make you wish you were dead
sierra burgess catfished a guy for weeks, kissed him without his consent, leaked her friendâs private pictures to the whole school, pretended to be deaf in front of an actual deaf person and apologized for none of that, instead choosing to blame everything on her looks, only for her to get everything she wants in the end and yâall stan?
For Draco, forcing himself to believe that he hates Hermione herself was never meant anything to him. The way she talks in a speed of light about Acromantula or Polyjuice potion in the hall with Potter and Weasley was the cutest thing she did, and it always get Draco's attention--can't help but smile.
Yang temennya nggak bisa buka tumblr, Monggo..
Sebenarnya masih banyak lagi caranya sih. Tapi ini sebagian kecil yang paling mudah dipahami. Bisa juga pake browser Opera terus download vpn. Banyak kok.
Silakan, nanti ditambahin kalau sempat.
edit: yang punya cara lain juga monggo silakan comment/reply/reblog dengan caption baru. Biar teman-teman yang lain bisa liat dari notes postingan ini.
Jangan Takut Dengan Lamanya Kesendirian #7 : Ujian Terbesar
Banyak orang (termasuk saya) mengeluhkan omongan orang lain yang nyinyir atau mencemooh sebab kita belum menikah di usia segini (26 ke atas lah, yang di bawah itu jangan ikutan galau). Ketika belum mengerti, buat saya dulu hal ini salah satu hal paling menyebalkan dalam hidup. Beberapa orang menilai ini ujian besar.
Setelah sedikit mengerti, meski omongan orang lain tetap menyakitkan, ternyata ini bukan ujian besar. Ujian besar, dan terbesar, adalah ujian tawakkal dan husnudzon pada Allah. Juga ujian keimanan agar tetap berada di jalan yang benar, dalam hal ini mungkin saya belum baik.Â
Berapa kali kita mengeluh, sudah berusaha dan muhasabah tapi selalu gagal menikah? Berapa kali kita mulai putus asa dan mengatakan mana ada yang mau sama kita? Semoga keluhan kita hanya berupa noktah untuk mempermanis ujian. Jangan sampai keluhan itu berjalan lebih dalam, menjadi hal yang melemahkan keyakinan kita bahwa setiap takdir Allah pasti baik. Pasti baik!
Ujian terberat dari setiap ujian (bukan hanya terlambat menikah, tapi juga sakit, kesulitan keuangan, musibah) adalah ketika harus bergelut dengan diri sendiri tentang apakah harus berbaik sangka atau berburuk sangka pada Allah Yang Menetapkan Segala Sesuatu.Â
Mungkin orang lain akan berkata, âbarangkali kamu punya dosa yang harus ditebus di dunia.â Tidak perlu diberitahu, saya (mungkin kita?) sudah lebih tahu daripada orang lain. Kadang - kadang, perasaan berdosa itu menjadikan saya berburuk sangka bahwa Allah membenci saya.Â
Lama kelamaan, saya berbaik hati pada diri sendiri, belajar menerima bahwa ujian juga diberikan pada orang - orang yang sudah meminta ampun. Itu ujian, sesederhana itu. Kadang-kadang kita juga perlu berbaik sangka pada diri sendiri, untuk memperingan perjalanan yang beratnya sudah tak terkirakan. Untuk mempertahankan baik sangka pada Allah, bahwa Dia hanya ingin kita belajar bersabar dan bertahan.
Akhirnya, semalam, sekilas saja, saya tidak berani lama-lama. Saya bersyukur bahwa Allah memberikan ujian pada saya yang ketika saya telusuri, semuanya sedang memperbaiki sifat-sifat buruk saya. Pemarah, diuji dengan nyinyiran orang lain sehingga saya belajar menahan diri untuk tidak balik menyakiti meski sudah berniat jahat dalam hati. Buru - buru, diuji dengan lamanya penantian agar saya belajar sabar menunggu. Kurang bersyukur, diuji dengan banyak takdir yang meleset dengan rencana agar saya belajar mengambil hikmah kemudian belajar ridho pada ketetapan-Nya. Sombong, diuji dengan didahului banyak orang lain agar saya belajar rendah hati. Buruk sangka, ditunjukkan dengan kebaikan - kebaikan yang banyak sekali berada di sekitar saya sehingga saya tahu Allah tetap sayang. Allah selalu sayang, dengan ujian dan segala kemudahan yang Dia berikan.
Sungguh, ujian terberat dari sebuah musibah adalah bagaimana mempertahankan tawakkal dan baik sangka pada Yang Menetapkan Musibah. Semoga segala kesulitan menjadi besi yang menempa hati kita semakin kuat, semakin tawakkal, semakin bertauhid, semakin lapang dada, semakin menikmati setiap takdir, semakin mudah bahagia, semakin bersabar menghadapi orang lain yang tak peduli pada hati kita yang sedang diuji.Â
Snake can shed its skin but it will always be a snake
COUNTDOWN
Kepulan asap hitam mengisi kekosongan diantara kami berdua. Jarakku hanya dua jengkal dari tempatnya duduk, terlalu canggung karena biasanya tak pernah ada celah jika ada aku dan dia. Bahkan belum kudengar ia mengucap sesuatu untukku. Barangkali sekarang ia sedang menyesali keputusannya untuk berada disini dari gerak geriknya yang seakan menghindariku. Tangannya menjulur pada api, menghangatkan jari-jarinya yang membeku.
Tiga teman kami yang lain sibuk memanggang daging, menghiraukan atmosfir yang mendadak canggung dan kurasa mereka baru sadar jika mengundangnya adalah sebuah kesalahan. Mendadak bulu kudukku meremang. Aku berniat mengambil sweaterku dari tenda, susah payah aku berdiri karena, jujur saja, posisiku sedang nyaman-nyamannya. Kakiku belum sepenuhnya melangkah ketika kudengar ia menghitung mundur.
"Sepuluh, sembilan.."
Seakan ditarik, memoriku kembali pada tahun lalu. Malam tahun baru. Teman-teman yang sama. Tempat yang sama. Dengan kami yang duduk bersisian di depan api unggun.
"Delapan, tujuh.."
Kembang api di tangannya ia putar-putar di depan wajahku. Ia tertawa karena ia tahu milikku tidak menyala seperti miliknya.
"Enam, lima.."
Aku tidak marah, justru tertawa dan berlari menghindarinya.
"Empat, tiga.."
Ia mengejarku sambil tertawa. Tangannya masih mengacungkan kembang api ke arahku. Tiba-tiba kakinya tersandung dan refleks mendorongku.
"Dua.."
Aku jatuh tepat diatas api unggun. Baranya membakar kulitku, aku seperti daging yang dipanggang hidup-hidup.
"Satu."
Saat itu juga ia menangis.
They were right. Betrayal never comes from the enemy.
I thought you chose me.
Hey Bri,
Itâs Jessica. My writing was not on their best, you see, my hands trembling. You ditched school again. How are you? Silly me. I shouldâve known. Youâre not alright. And itâs because of me. Nathan show me the letter you wrote him. I canât say much to him but I think you need an explanation. Especially from me.
Youâre not logged on your social media. Youâre not at school neither. So i decided to wrote you. Hoping that you might read this wherever you are right now.
You might think that Nathan cheated on you. That he bored of you and he chose me for replacement. But heâs not. You can call me a bitch but I just want to be selfish this time. Iâm sorry Bri, but I want him, I need him, and I wonât lose him this time. Please,
Jessica
Belanja produk Alfacart di Shopee, bayarnya lewat Indomaret. Perselingkuhan macam apa ini.
He got this brown eyes that never look away everytime I look at him.
Aku ingin kau menginjakkan kakimu di sepatuku
Agar kau rasakan sempit yang kurasa mengiris tumit
Bagaimana ibu jarimu melipat sampai kikis
Tak terkecuali kulit yang terkelupas tiap kau melangkah sedikit
Sakit
Bila perlu, berjalanlah di atas bara
Supaya hawanya mengimbangi perih yang kau rasa
Dan disini, berdiri aku
Tertawa
Senandungku mengalir sendu dari bibirnya
Mengulang, mengiang
Telingaku sakit ;miris
Kukecup tangan kanannya
Mengampun, berlutut
Kali ini kutengadahkan wajahku menatapnya
âTidak lagiâ ucapnya
Curhat #1
Saya paling tidak suka ketika seseorang meminta (re: memaksa) saya untuk like semua postingannya di tumblr. Saya paham, semua orang, setidaknya ingin ada yang membaca karyanya, mengapresiasi apa yang sudah dia upayakan. Salah satu bentuk apresiasinya dilihat dari jumlah like.
Ada satu teman saya yang tidak perlu saya sebutkan namanya, kerap meminta like dari saya dengan menyelipkan, "gausah lo baca bener-bener, like aja ntar gue like balik."
Like, come on.
Saya hanya menyukai apa yang saya sukai dan saya tidak meminta Anda untuk menyukai semua yang saya publikasikan di platform ini. Saya sudah senang dengan adanya pembaca yang diam-diam membaca tanpa suara, meski tidak meninggalkan jejak, itu tetap berarti bagi saya. Cukup dirasa bermanfaat, kritik jika ada yang tidak berkenan, dan tidak menyalin buah pemikiran yang saya tuangkan disini.
Saya tidak bermaksud menyinggung siapapun. Hanya ingin menyampaikan bahwa sebenar-benarnya apresiasi adalah apa yang asalnya datang dari dalam hati.
To the girls who act stupid in front of their crushes and think that itâs cute:
Stop, please.
God knows how much I loathed, despised, and reviled girls who pretended to act stupid because they thought it would make them look cute. BECAUSE IT DOESN'T. I feel you girl, i really do.
"U sure u don't forget anything?" I read the text he sent me half hour ago.
"Everything's checked. Don't worry." I replied.
"K" read
I laugh out loud. Today is his birthday and everyone seems to forgot about it and he keeps giving us a hint what day is it today. He even sent me some birthday cake pictures and asks if I would make one for him.
Well of course I do. Even if he doesn't give me a reason to. I told him I'm going to somewhere far when it's actually his front door. He hasn't open the door yet but I know he is here. When one of his friends knocked for the third time, someone's finally unlock the door. And here he is, with his Nirvana t-shirt and boxers on, we just awkwardly stared at each other.
"HAPPY BIRTHDAY!" everyone chants.
He looks so adorable when his face lights up with that million dollar smile of his. "I thought you forgot!" He exclaims before he has me in his arms. I can see his friends starts to roll their eyes in jealousy.
"Let's blow the candle together, 1, 2.." he looks at me and I'm pretty sure my cheeks blush. Being this close to him makes me realize I'm holding everything I can ever have. And I would never let go.
"Don't forget to make a wish!"
Even it's his birthday, I secretly whisper,
may your future be mine too.