Kek mikir apasih gunanya ini semua? Semu.
Hanya untuk pencitraan? Biar terlihat normal dan baik baik saja?
Tapi didalam sudah hancur lebur.
Remuk redam.
Tapi tetap harus bertopeng?
Untuk apa? Lelah. Sangat sangat.
Bahkan untuk bercerita..
Xuebing Du
tumblr dot com

#extradirty
h
KIROKAZE

blake kathryn
wallacepolsom

Andulka
DEAR READER
i don't do bad sauce passes

No title available

oozey mess

ellievsbear
One Nice Bug Per Day
trying on a metaphor
Today's Document

No title available
RMH
noise dept.
cherry valley forever
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Russia

seen from United States
seen from United States
seen from Philippines
seen from Switzerland

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Estonia
seen from United States

seen from Germany
seen from Indonesia

seen from Germany
seen from United States
seen from Algeria

seen from Czechia
seen from United States

seen from United States
seen from South Korea
@cinhancingu
Kek mikir apasih gunanya ini semua? Semu.
Hanya untuk pencitraan? Biar terlihat normal dan baik baik saja?
Tapi didalam sudah hancur lebur.
Remuk redam.
Tapi tetap harus bertopeng?
Untuk apa? Lelah. Sangat sangat.
Bahkan untuk bercerita..
Udah dibilangin jangan ikut komentar.
Tiga lima.
Entah sejak kapan suka mencari riuh. Entah karena butuh cerita atau karna butuh suara.
Salahkan jika lelah kala berputar diporos yang sama terus menerus??
Hallo 2025.
Bertahun tahun sudah tidak menyapaa.
Aku kira sudah berubah.
Ternyata tetap sama saja.
Kau tak bisa kembali ke masamasa indah itu, tapi masa yang lebih baik akan datang. Kenangan-kenangan baru akan tercipta..
Gogh, the starry night..
Tetaplah bahagia meskipun tak bersama.. :)
Kau pikir ada hati yang aku jaga? Tidak ada selain hatiku sendiri..
Kita memang telah memutuskan untuk kembali tak saling mengenal. Tapi, siapa yang tahu? Setelah sekian purnama berlalu, sikapmu masih menjadi alasan airmataku berderai sebelum tidur.
(via elsasyefira)
Bukankah dalam “jatuh cinta” jelas ada kata jatuh. Jadi saat kau sudah siap untuk cinta, bersiaplah juga untuk jatuh..
Hari ini baca lagi berita seorang ibu yang menghabisi nyawa anak kandungnya. Di cengkareng ya, kemarin kejadiannya. Ibu yang dikenal pendiam dan tanpa masalah membunuh dan memutilasi anak keduanya yang berusia satu tahun. Suaminya anggota provost di polda metro jaya. Gak ada yang aneh, kehidupan bertetangga berjalan normal saja.
Peristiwa ini membuat aku teringat Maria Ayama. Pada tanggal 30 Mei 1990, dia menggunakan pisau dapur untuk menggorok leher keempat anaknya yang berumur 3 sampai 11 tahun. Atau kasus psikologi ekstrem yang mendunia, Andrea Yates, tanggal 3 Mei 2001, dia menghabisi nyawa kelima anaknya dengan cara menenggelamkan di bath tup. 14 Mei 2001 dia didiagnosis menderita depresi berat pasca melahirkan (psikosis post partum) dan kasus ini ramai diperbincangkan para psikiater termasuk pemberian Haldol (obat keras antipsikopatik) untuk diresepkan ke pasien. Oiya pernah juga aku baca seorang ibu di bandung yang membunuh ketiga anaknya dengan cara persis seperti Andrea, ditenggelamkan di bath tup. Ibu itu berjilbab lebar, suami berjenggot dan baik2 saja sama tetangga. Maksud aku, kehidupan spiritual dan sosial mereka baik2 saja. Semua peristiwa memilukan ini dilakukan ketika suami2 mereka sedang bekerja.
Hmm, ada beberapa ilmu yang harus digunakan untuk menguraikan kasus ini. Psychoanalysis, Archetype, Field Theory, Genetics, Innate, Determination dan Existentialism. Deretan ini bisa diperpanjang dan aku capek nulis panjang2 hihihi..
Ok, kembali ke laptop.. Depresi pasca melahirkan terdengar menyeramkan ya? Tahukah kita faktanya hampir 70% ibu melahirkan mengalaminya. Mulai dari yang levelnya paling rendah, baby blues syndrome sampai psikosis seperti Andrea dan Ayama. Kenapa wanita begitu rapuh? Plis dong ah, wanita itu agamanya kurang dan akalnya cuma setengah, itu kata agama. Tentu butuh sosok yang bisa menambah agama dan bisa menggenapkan akal kan? Siapa? Tentu saja orang terdekat yaitu suami. Jangan tuduh wanita cengeng kalo kamu belum pernah ada di posisinya. Kesusahan selama hamil hampir 10 bulan dan kesakitan saat melahirkan bahkan Alloh sebutkan dalam Alquran. Menyusui selama 2 tahun, mengatur uang belanja, memastikan anak dan suami makan, lantai mengkilat, dapur bersih, kasur nyaman. Deretan ini bisa diperpanjang…
Wahai para suami, hentikan sejenak aktivitas social mediamu, mancingmu, berkuda, naik gunung, memanah, ngopi di warkop. Deretan ini bisa diperpanjang…
Pulang, peluklah istrimu, pandanglah wajahnya yang lelah tidak secantik dulu waktu pertama kali kau lihat. Sekali2 gantikanlah tugasnya sebentar, buatkan dia teh manis hangat dan belai lembut rambutnya. Ucapkan terima kasih untuk jihadnya selama ini. Anak2mu sehat dan aman bersamanya. Kamu pun tenang dalam bekerja mencari nafkah. Ucapkan terima kasih, dia bertaruh nyawa melahirkan keturunan yang kau banggakan. Meninggalkan kenikmatan bersama orang tuanya demi merajut hidup bersamamu.
Maafkan kekurangannya Luangkan waktumu Cintai dan berterima kasihlah. Coba aja praktekin, aku yakin istrimu akan menangis haru diperlakukan demikian.
Istri dan ibu yang bahagia adalah asset anak2 untuk bahagia.
Facebook Pipit Sophia
Dheg!
Iya. Berita tentang ibu yang mutilasi anaknya berusia 1 tahun itu ngegeleser di hati. :’’((. Sebagai manusia biasa, yang dirasakannya pastiiiiii berat. Tekanan yang tidak terlihat bahkan oleh orang terdekat (suami), baik-baik saja dari luar nyatanya berantakan, ingin bicara (mengeluh) tapi ada ketakutan dan keengganan, dan lain-lain.
Jika ini dikatakan sebagai sebuah penyakit, ini pasti ada obatnya. Komunikasi yg baik antara suami dan istri salah satunya. Wanita butuh sekali teman bicara, didengar, dimengerti. Seringlah bertanya ada apa, kenapa, lalu dengarkan. Sesederhana itu bisa menebus kelelahannya, bisa mengurangi tekanan yang dirasakannya. Jangan dicap drama, melankolis, cengeng, lemah, karena memang begitu kebutuhannya.
Duh ya…. kita beruntung gak bernasib sama dengan adek bayi itu. Semoga ini bisa jadi pelajaran buat semua, mas-mas yg sudah jadi suami dan ayah, mbak-mbak yg sudah jadi istri dan ibu, calon-calon istri dan calon-calon suami. Menikah bukan mudah, tapi pasti tidak juga sesulit yg dibayangkan: selama pikiran mau terbuka, hati mau menerima, dan Allah yang ada di antara keduanya.
Apa yang harus ditakutkan atas apaapa yang bahkan belum terjadi?
Kata-kata 'aku beruntung memilikimu'. Apakah masih akan sama lima tahun dari sekarang?
Dua orang yang pernah sangat dekat, saling memiliki, saling mengisi bahkan saling mencintai. Kemudian menjadi dua orang asing yang saling menjauh, saling mengacuhkan bahkan berpura-pura saling tidak kenal. Bukankah itu lucu??
Maaf jika aku terlambat, maaf jika kau terlewatkan. Maukah kau terus berdoa untukku? Semoga pertemuan kita selanjutnya bukan untuk saling mengenal lagi, tetapi untuk sama-sama berhenti berlari dan tak pernah pergi lagi.
(via mbeeer)
Kau tidak pernah sekalipun bosan bercerita tentang hidupmu, meski kadang aku tak peduli. Yang kau mau hanya aku mengenalmu lebih dan lebih. Bahkan kau rela mengetik ratusan huruf saat aku katakan mungkin aku akan tertidur jika mendengarmu bercerita secara langsung.. Hahaha. Maaf untuk itu.