Menepi
Hanya ingin bersembunyi jauh lebih lama lagi. Menepi, menikmati semua dengan diam. Sebab, aku diam pun tetap saja Dia Maha Mengetahui. Lalu untuk apa aku berlelah-lelah bercerita kepada selain-Nya. Justru dengan diam, dengan rasa yakinku bahwa Dia Maha Mendengar aku semakin merasa menemukan diriku sendiri berada pada titik tenang ternyaman. Aku hanya ingin bersama Dia, tak ingin beranjak sedikitpun menjauh dari-Nya. Aku tidak mau. Bahkan serapuh apapun aku, Dia selalu ada Dia begitu dekat, aku merasakannya. Bahkan selemah apapun imanku di suatu waktu, Dia selalu punya cara untuk menguatkan imanku kembali. Bahkan sebahagia apapun aku, Dia selalu punya cara untuk mengingatkanku supaya aku tetap bersyukur bukannya berlebihan dengan ujian-ujian kesenangan.
Menepi, menikmati setiap langkah demi langkahku dalam perjalanan menuju pulang kepada-Nya.
Jakarta, 27 Muharam 1437 | 09 Nop 2015.
Kak May 💕












