Hai yang disana..
Sehat terus ya, jangan lupa bahagia.
NASA
No title available
The Stonewall Inn
No title available
★

EXPECTATIONS
almost home
Lint Roller? I Barely Know Her
I'd rather be in outer space 🛸
🩵 avery cochrane 🩵
$LAYYYTER
No title available
No title available

@theartofmadeline
Color Me Curious
𓃗
Cosmic Funnies
Noah Kahan
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

Jar Jar Binks Fan Club

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Iraq

seen from Malaysia
seen from Iraq

seen from Ireland

seen from Malaysia

seen from Congo - Kinshasa

seen from Malaysia
seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from India
seen from United States
seen from Colombia

seen from United States
seen from Türkiye
@jasmineyash
Hai yang disana..
Sehat terus ya, jangan lupa bahagia.
Mengagumi Lewat Tulisan
Dulu pernah ada yang bercerita soal menunggu cintanya dari bait-bait tulisan, tidak berani untuk menyapa secara langsung atau menghubungi lewat sarana canggih yang sudah bertebaran. Cintanya unik, dia tidak meminta untuk lebih, meskipun tidak ada jaminan takdir akan mempertemukan di akhir cerita.
Menunggu tulisan yang terbit dari halaman sosial media, terasa cukup baginya, sembari mendoakan kebaikan-kebaikan untuknya. Tidak sakit saat tidak terbalasnya rasa, dan tidak terbang saat tulisannya terasa seperti untuknya. Ada, cara mencintai yang unik dan terjaga, saya pun ikut tersenyum-senyum saat menyimak ceritanya. Indah.
Begitulah indahnya takdir Allah, pada akhirnya ia dipertemukan dengan sang penulis, mengaruhi lautan pernikahan yang dulu sempat ia bayangkan. Ada rasa kaget juga senang, tapi skenario Allah itu tidak akan tertebak, selalu menjadi rahasia, dan pada akhirnya kita semua akan memainkan doa-doa terbaik untuk masa depan.
Langkanya hari ini, saat banyak dari mereka yang bertemu lewat sosial media, mengagumi lalu mengungkapkannya, berbuah pada hubungan yang berkelanjutan tapi tanpa ada kepastian, tarik ulur sebuah hubungan layaknya layang-layang dan bayangan. Semua bisa memilih alur ceritanya sendiri, sebagaimana nanti kita akan dimintai pertanggung jawaban masing-masing dari cara hidup kita.
Memperbaiki jalan cerita itu dimulai dari memperbaiki hubungan dengan sang pencipta.
@jndmmsyhd
Untuk diri kita sendiri, orang-orang yang kita cintai, untuk orang-orang yang tulus baik hatinya kepada kita.
Semoga bisa istirahat dengan baik, tenang, dan tenteram. Selalu dicukupkan,didekatkan dengan kebaikan.
Semoga yang patah, kembali tumbuh meski dengan cabang lain. Semoga yang hilang, digantikan meski dengan yang tak serupa. Semoga yang hancur lebur terobati dan sembuh lukanya dengan tidak menyisakan kesedihan lagi.
Semoga apa yang didoakan selama ini, tercapai satu demi satu. Tidak lagi membenci apa-apa yang sempat tidak disukai. Tidak lagi angkuh sebab merasa paling memiliki. Tidak lagi haus pengakuan, penghargaan, dan apa-apa hal yang menjadi penyakit hati.
Semoga lebih baik, lebih bahagia, lebih bersyukur, lebih ikhlas dan lebih menerima.
Terimakasih sudah bertumbuh dan mencoba. ❤❤❤
Semoga
Satu hal yang harus disadari, bahwa hubungan itu bukan hanya bertemu, bukan hanya kontak fisik, juga bukan hanya bersama setiap hari. Tetapi masalahnya adalah kepada siapa hati kita akan menetap.
Sebisa mungkin kita harus belajar bagaimana caranya membahagiakan pasangan kita tanpa harus bertemu, juga bagaimana caranya melampiaskan rindu di antara rentang waktu dan ruang yang jauh. Dan semua itu adalah proses yang tidak mudah.
LDR bukanlah pilihan, melaikan kondisi yang memaksa kita untuk melakukan hal itu, dan jangan pernah untuk membandingkan hubungan normatif dengan hubungan LDR. Sebab, semua hubungan punya derita dan bahagia masing-masing.
Pada akhirnya, jika kita diminta untuk memilih, "raga jauh tapi hati dekat, atau, raga dekat tapi hati jauh?" Maka, biarlah hati nurani kita yang menjawab.
Pada hatimu, barangkali aku hanya sebagai janji, yang tak pernah kau tepati.
(via satukatasaturasa)
Malam ini, ada yang sedang merapikan sunyi dengan menjumlah nasib perjalanan cintanya
hatinya gigil, mengharap belai sayang yang entah
suara hatinya parau, meneriakkan segala pengkhianatan
lidahnya kelu, sebab kerap mengecap penderitaan
sudut matanya menderukan tangis, seakan berkata; sebelum perahuku berlabuh pada dermaga Sunyi, Tuhan, aku masih mencintainya.
Pada suara subuh yang teduh
Gerimis berdenting begitu hening
Sebelum embun membasahi tanah, sepiku mencari pundakmu untuk merebah, namun tiada
Di sudut mataku, belarik-larik puisi telah tumpah, dan siap mengantarkan kesunyian menuju kerinduan.
__________
Jakarta, Juni 2020
Kangen kamu...
M E M O R Y
Ya.. KAMU..
Karena bertambah usia pada hakikatnya adalah berkurang jatah umur di dunia dan semakin dekat kita dengan kematian.
Ketika hari berganti, semoga semakin taat. Ketika masih diberi kesempatan bernafas, semoga semakin banyak syukurnya. Ketika masih Allah kasihi, dengan nikmat iman, islam dan sehat semoga senantiasa menjadi pribadi yang berjalan kearah kebaikan.
Jangan pernah lupa, bahwa kain kafan itu, sedang ditenun.
Terimakasih ibu dan abah. Manusia yang Allah turunkan untuk menjagaku, aku bisa hidup dengan baik hingga saat ini.
3 juni 99-20
Kau tahu?
Ada yang lebih indah dari hujan bulan juni.
Iya, hujan januari kemarin.
Saat kita berteduh pada secuil atap seng.
Saat jari jemarimu mengibas lengan bajuku yang terkena tampias hujan.
Sama seperti cerita-cerita romantis yang ada di dalam novel.
Hingga akhirnya, kepergianmu membuat hujan bulan juni berbarengan dengan hujanan air mata.
Ironi, di saat seperti sekarang ini, yang miskin justru bisa lebih dekat dengan Allah . “Office boy”, para petugas kebersihan Masjidil Haram, merekalah yang membersihkan Kakbah, di saat Masjidil Haram ditutup, mereka justru dapat salat depan Kakbah . —- . - Gambar dilukis oleh seniman Arab Saudi, Nabila Abuljadayel https://www.instagram.com/p/B_SVBN7n__s/?igshid=tlreluq8f6za
Subhanallah.. Rinduuuu... akan rumah Allah.
Nak, jika nanti kamu ditemukan oleh seseorang, slalu ingat lah bahwa pintu surga mu ada pada nya, ada kewajiban yang tentu kamu harus penuhi, jadilah yang selalu menentramkan hati nya, membasuh segala lelah nya, menjadi pendengar setia nya, menjadi tangan yang siap menggenggam kala khawatir menghampirinya. Jadi lah pendamping nya yang utuh, mendampingi segala lebih dan kurang nya, jangan pernah berfikir untuk mengkhianati nya. Berjanjilah untuk menjadi pendamping terbaik, sebab, sungguh berat tanggung jawab yang dipikul nya nak, bantu ia untuk mendampingi mu dan anak-anak kalian kelak sampai di surga.
Bandung, 18 April 2020
I love you ibu, selamanya..
Terima kasih sudah mau datang dan kembali menemuiku. Aku percaya kehadiranmu tidak bermaksud untuk melukaiku.
Aku percaya saat ini kamu hanya ingin menyapaku sebagai ingatan, sebagai kenangan, dan aku mengizinkanmu.
Kisah kita sudah selesai, kamu sudah tidak ada lagi di hidupku. Maka aku tidak punya waktu terlalu lama untuk memikirkanmu.
Kamu boleh menyapaku sebentar saja.
Ceritakan saja jika kamu ingin menceritakan tentang kebaikan-kebaikanmu, perhatianmu, ataupun semua pengorbanan-pengorbananmu.
Tentu aku tidak akan melupakannya, aku mengakui semuanya. Kamu memang pernah ada dan menjadi bagian penting dalam hidupku.
Tetapi itu dulu, kita hanya sebatas itu. Sekarang kamu sudah bukan lagi kenyataan yang aku miliki.
Aku tidak perlu memintamu untuk pergi bukan? apalagi sampai harus mengusirmu. Pergilah, jika ceritamu sudah selesai.
Aku akan mengantarmu pulang. Kamu boleh datang lagi kapan saja, selama aku sudah mengizinkannya.
Semoga kamu juga mengerti, bahwa waktu kita sudah habis, dan kita tidak lebih dari sebuah kisah di masa lalu.
—ibnufir
Terima kasih
Maaf
Ingin kusampaikan permintaan maafku padamu;
Untuk setiap harimu yang banyak kau habiskan ‘tuk kebahagiaan orang lain
Untuk setiap akhir hari yang sulit ditebak, membuat kau terus berpikir ulang, akankah ini menjadi berat dan semakin berat? Apakah tiap kali akhir pekan datang, engkau harus takut sendirian?
Untuk setiap hari-hari manusia lain bersorak bahagia yang tak kau dapatkan waktu 'tuk rayakan bersama
Untuk setiap selang waktu tak berkegiatan apapun, tak kau dapati waktunya untukmu
Semoga lekas sembuh, pulih, hati yang selama ini kau kira salah jalan.
Semoga senantiasa tak mudah rapuh tiap kali ketakutanmu datang.
Kumintakan maaf atas segala ketidakdewasaanku membawamu sampai kepada keraguan yang panjang.
Hingga kau letih, dipenuhi rasa takut.
Hingga kau runtuh, dihantui rasa bersalah.
Sungguh-sungguh maafkan dirimu sendiri.
Nanti, Ketika langit menyerah memberikan senyumannya kepadamu, jangan pernah takut dijatuhi hujan. Sebab, aku masih punya payung untuk teduhimu..
Tentang cinta..
Aku ingin menamaimu;
Sebagai perjalanan panjang yang tak pernah selesai.
Sebagai lembar buku yang belum terbaca dengan sempurna.
Sebagai detik waktu yang tak pernah berhenti berputar.
Sebagai malam dengan dingin yang tak pernah usai.
Sebagai fajar yang datang bersama embun yang menyejukkan.
Sebagai sepi dalam kebisingan, atau kebisingan dalam kesunyian.
Sebagai apa saja yang mampu membuatku tenang, sekalipun dengan jeda, jarak dan doa yang teruntai.
Meski begitu ingin, takdir Tuhan tetaplah yang menjadi pemenang.
Sebagai dekat dalam kejauhan.
Baturaja, 2020.