so soft it hurts

⁂

PR's Tumblrdome
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
YOU ARE THE REASON

No title available

Janaina Medeiros
we're not kids anymore.
Game of Thrones Daily
art blog(derogatory)
hello vonnie
One Nice Bug Per Day
Lint Roller? I Barely Know Her

pixel skylines
Peter Solarz
DEAR READER
Stranger Things
$LAYYYTER

@theartofmadeline

No title available

❣ Chile in a Photography ❣

seen from Malaysia

seen from Israel
seen from Israel
seen from Israel
seen from Israel

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from France
seen from Poland

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Malaysia
@cunipa
so soft it hurts
Jakarta Hujan Hari Ini
Sedari awal tahun 2026 ini Jakarta masih saja hujan. Hampir tiap minggu kudapati berita banjir di beberapa tempat. Pun begitu dengan kemacetan yang merupakan efek domino dari hujan tiada henti.
Tapi ini bukan hanya di Jakarta.
Masih teringat bahwa saat aku bertolak ke Jakarta 1 Januari lalu dari Stasiun Lempuyangan ditemani dengan hujan deras dengan intensitas angin yang cukup tinggi. Dilansir dari BMKG, fenomena ini dipengaruhi oleh siklus La Nino yang belakangan juga terpengaruh oleh banyak hal.
Mari lupakan intro yang terlalu panjang di atas.
Belakangan aku sedang senangnya mendengarkan lagu Nadhif Basalamah - Kota Ini Tak Sama Tanpamu. Bagiku, baik musik dan liriknya mengingatkanku pada medio 2010-2014. Masa-masa dimana aku sedang senang-senangnya belajar. Teringat bahwa dahulu aku memiliki cita-cita menjadi penulis, peneliti, dan ilmuwan. Hingga banyak sekali kegiatan yang kuikuti. Mulai dari olimpiade, asisten penelitian, dan eksperimen di lab. Ah masa-masa indah.
Pun begitu dengan kegiatan kepenulisanku. Teringat sekali bahwa aku mulai suka menulis itu semenjak SD. Aku menulis, berpuisi, menggambar, dan berpidato di depan banyak orang.
Lagu Nadhif sontak memberikanku rasa tidak nyaman sekaligus familiar tentang apa yang kurasa. Entah bagaimana, belakangan aku sangat mudah menangis. Tiba-tiba saja aku bisa menangis dalam keadaan bangkit dari ruku', atau ketika membaca surat Al Ikhlas, atau bahkan ketika sujud, atau ketika gosok gigi, atau ketika sedang menyantap nasi padang paket 13.000 kesukaanku. Mungkin lagu Nadhif memanggil/membangkitkan beban yang ada dalam alam bawah sadarku sehingga badanku merespon untuk melepas beban itu tanpa ada trigger sebelumnya.
Kemarin aku berbicara dengan ibuk. 5 menit awal aku masih bisa bersikap biasa saja. Menit berikutnya tangis itu lepas lantaran aku tak bisa menahan semuanya. Kulepas unek-unek yang kurasa. Mulai dari kenapa aku sekarang bisa berada di posisi sebagai dana darurat keluarga. Bolehkah aku menikah? Bolehkah aku egois untuk memilih diriku sendiri dibanding harus memikirkan bagaimana adik-adikku nanti akan berkuliah. Atau sekedar, aku bolehkah berkuliah kembali? Ada sekitar 20 menitan aku menangis. Merasakan butir demi butirnya mengalahkan kodratku sebagai seorang lelaki yang katanya tak boleh menangis, tak boleh mengeluh, dan harus selalu kuat.
Dan aku bercerita tentangnya. Gadis yang kukenal dan ingin kudekati. Tentu saja tanpa kusebut nama, pamalik. Hanya doa yang kupinta ke ibuk, semoga semuanya dimudahkan.
"Masih rasa ingin lagi habiskan waktu di sini Mungkin tiga atau empat hari lagi"
Hal ini yang kurasakan ketika bertolak kembali ke Jakarta 1 Januari lalu. Masih teringat ketika aku berjalan menuju Stasiun Lempuyangan pukul 04.00 sore hari. Saat itu hujan sedang. Aku berjalan dari Malioboro menuju Stasiun Lempuyangan yang pasti sudah kuhafalkan jalurnya untuk berjalan kaki. Sepanjang perjalanan, di otakku hanya memutar banyak "what if". Gimana ya kalo andai aku perpanjang liburanku di Jogja 1 atau 2 hari lagi? Akankan suasananya berbeda dengan saat ini? Apakah aku menunda kepulanganku ke Jakarta waktu itu mungkinkan sikap kita masih sama? Hingga setibanya di Stasiun Lempuyangan, aku menitip doa pada maghrib itu agar semuanya menemui titik terang.
Hujan kali ini sedikit berbeda. Ada perasaan familiar yang sedikit banyaknya mempengaruhi hariku. Ah, aku jatuh cinta.
Masih menghitung jarak antara kau dan aku melalui garis lengkung dengan rumus perbandingan waktu. Location / Lokasi : Puncak Lawang, Kabupaten Agam. @minangsedunia @exploresumatrabarat @sumbar_rancak @indtravel @ukffunp #wanderlust #willderness #sumbar_rancak #minangsedunia #wonderful #takeahike #nature #ukffers
Dan setiap jalan pasti ada penghuninya. Lokasi : Pasa Raya, Kota Padang. @minangsedunia @infosumbar @sumbar_rancak @ukffunp #minangsedunia #infosumbar #sumbar_rancak #ukffers
Lalu, masih nanya "kapan, kita kemana?". Yok ah cusss. Lokasi : Aia Tajun Lambah Anai, Tanah Datar. @sumbar_rancak @minangsedunia @@infosumbar #minangsedunia #sumbar_rancak #willderness #takeahike #nature
Dan sudah sewajarnya aku memulai mensyukuri nikmat Tuhan dari terciptanya seorang kamu. #morning #streetphotography #wilderness #makro #embun
Lampion. #ukffers #aimatsuripadang #japanese #culture #streetphotography
Kulit belang gak masalah. Abu-abuin aja. Photo by : @arrahmataufik #self #portraits
Terkadang kamu hanya perlu tersenyum. Senyumin saja dulu, mana tau. #self #portraits
Monitoringnya harus bagus. Cross check yang ada di lapangan, sesuaikan sama shop drawingya, trus catet biar gak gelagapan pas reporting. Bergelut dengan serba-serbi proyek tentunya membuat banyak mahasiswa PLI terkejut. But overall, PLI membuat pemahaman dan pemantapan karakter diri sebagai seorang calon ilmuwan. Mental dan disiplin yang terus ditempa dengan pengalaman lapangan adalah point penting pelaksanaan PLI. Udah gak jaman lagi jaim sama proyek-proyek mah kalau gini. #serbaserbi PLI-TS 2016. #work #civilengineering
Tujuh puluh satu (71) tahun negeriku merdeka. Sekalinya merah putih, selamanya merah putih. Ayo kerja nyata! Diambil dari lapangan bola Gunuang Marapi, Sumatera Barat, 7 Februari 2015. #indonesia🇮🇩 #independenceday #pendakiindonesia #latepost
“Izinkan aku untuk sekedar berisitirahat dari mencintaimu.”
Sebaiknya kamu bilang dari dulu, jangan bercerita seakan dirimu membuka hati untuk orang lain, sedang disana sudah ada yang mengisi. Mengetahui hal ini, aku merasa bodoh. Merasa bahwa selama ini firasatku benar.
Canggung? Itulah yang aku rasakan saat ini. Kesal sekesal-kesalnya.
(via https://www.youtube.com/watch?v=NJZkwSpwFMY)
Banda Neira merupakan sebuah proyek iseng yang bertanggung jawab yang dinahkodai Ananda Badudu dan Rara Sekar.
Ada kata yang melulu diulang dalam setiap penjelasan profil Banda Neira: Iseng, nekat, kurang persiapan, tinggal beda pulau, dan tak bakal ada yang dengar. - Banda Neira
Ada kesan tersendiri bagiku ketika mendengar album ini. Bagaimana tidak, Banda Neira yang kukenal semenjak tahun lalu sudah memiliki khas tersendiri dan menempati bagian tersendiri di hatiku dengan alunan musik mereka. Aku tentu tidak dapat menggambarkan bagaimana perasaan ini. Terlalu absurd. Dan, ketika menyimak teaser demi teaser yang ada, aku malah tidak sabaran. Menunggu detik-detik keluarnya album mereka baik lewat iTunes atau keluaran fisik mereka. Namun apa daya bagiku yang hanya bisa mendengar lantunan mereka di youtube.
Album ini memiliki 15 track lagu. Kamu bisa dapetin versi digitalnya bagi kamu yang gak mau ribet di iTunes atau bagi kamu yang mau versi fisiknya bisa juga di cek di toko-toko ini.
Bagiku kevakuman mereka adalah salah satu hadiah untukku di tahun ini. Mereka memutuskan vakum bukan tanpa tanggung jawab. Mereka sangat bertanggung jawab dalam bermusik, meski awalnya hanyalah proyek iseng. Lagu-lagu pada EP dan Album pertama mereka itu sudah bagus-bagus banget. Tapi, album ini hampir mendekati kesempurnaan. Mereka niat banget buat album ini, tercermin pada proses produksi yang sedikit demi sedikit mereka share di youtube. Bagaimana proses mencipta dan merekam hingga kini bisa dinikmati. Bagiku, album ini album terbaik hingga kini. Lagu mereka terkesan sendu dan tidak terburu-buru. Untaian kata dalam tiap liriknya itu mahal.
Lagu yang paling berkesan bagiku adalah Matahari Pagi. Kenapa? Hanya aku yang tahu bagaimana kesannya karena terlalu rumit diuntai dengan kata-kata.
Mungkin tulisan ini terkesan sedikit lebay. Namun aku sendiri sebenarnya tidak terlalu mengerti tentang musik. Aku hanya mengutarakan apa yang ada di pikiranku.
© Muhammad Hanif Padang. 17 Juni 2016 Masih belum bisa move on dari Langit dan Laut
check and follow @muhammad.hanif
(via https://www.youtube.com/watch?v=psPL1vFfOB4)
Salah satu hal diantara banyak hal yang membuat saya setia subscribe channelnya koh chandra ini adalah sisi sinematografinya. Selain konten-konten yang menghibur selalu ada hal-hal dalam sisi sinematografinya yang dapat dipelajari.
Mungkin teman-teman lain ada Sinematografi, lighting, art, script writing, dan hal lain sebagainya di perkuliahan, dan mengatakan "ini anak sok-sokan ngomong sinematografi" atau "ni anak ngomongnya apaan sih?" atau bahkan gini “tau apa sih lo sama sinematografi?”, whatever. Saya gak dapet itu semua di bangku perkuliahan, yang saya pelajari itu gimana cara ngedidik anak orang, gimana ngerancang bangunan dan ngitung anggaran biaya rumah, cara tender, cara ngaduk beton, cara masang bata dan tetek bengek masalah ilmu sipil.
Saya kepengen belajar film, dan juga emang hobi editing dan mikir, darimana saya belajar itu semua sehingga saya dulu diberi tanggung jawab menjadi sutradara dan juga 2 ide film saya diproduksi? Saya belajar semua itu --sekitar 70%-- lewat youtube disamping saya juga belajar di unit kegiatan. Sebagaimana yang disampaikan salah seorang senior saya di unit kegiatan bahwa tersampaikannya sebuah film itu salah satunya bergantung pada sinematografinya.
But, di luar itu semua. Channel koh chandra mengajarkan bahwa buat konten itu setidaknya dapat menginspirasi banyak orang disamping menghibur. Gak asal-asalan. Gak ikut-ikutan. Gak nyampah. Dan selaras dengan mau ngebuat konten juga, saya mengurung niat terlebih dahulu agar tidak terlalu cepat membuat konten karena kudu nyiapin banyak banget, salah satunya mental. Kalau masalah kamera, saya masih ingat koh chandra pernah bilang bahwa "apapun kameranya bukan masalah", nah yang patut saya pertanyakan itu adalah mental. Belajar lebih banyak dulu, persiapkan konsep terlebih dahulu, cukupin satu demi satu kit yang diperlukan, yaudah puasin aja dulu sama bidang tulis menulis. Haha
Jadi pertanyaannya, kapan mau buat channel youtube?
Channel youtube saya itu dibuat dari akun lama jadi udah punya domain sendiri ya di http://www.youtube.com/muhammadhanif1. Akunnya udah, tapi kontennya itu belum ada. Doakan setelah --atau menjelang-- lulus dari sini, dapet rezeki sehingga bisa punya modal buat terjun disini. Dan msalah konten, ada beberapa konten yang bakal dibuat nantinya. Tapi gak sekarang, gak dalam waktu dekat, dan gak tau kapannya. So, buat yang mau nunggu, alhamdulillah. Dan yang gabisa nunggu, siap-siap terkejut ntar.
Nah, karena ini tulisan udah kepanjangan, rasanya udah cukup lah ya. Bye bye.
© Muhammad Hanif Padang. 16 Juni 2016. Masih sibuk ngurus surat magang.
Go follow my instagram account on @muhammad.hanif for more my portofolio.
Kalau cinta, bilang! Jangan diam-diam, lalu sakit sendiri
Muhammad Hanif
Ngidol di Shikamatsu 2016 : The Biggest Japanese Pop Culture Festival
Nip, biasanya akhir pekan ngapain aja?
Aku? Aku kalau akhir pekan biasanya ngedekam di kos dengan beragam kegiatan yang entah aku rencanakan entah enggak, yang penting kalau di akhir pekan itu aku harus cuci baju. Karena kalau gak nyuci ya besoknya gak kuliah. Namun kebanyakan dari akhir pekanku itu untuk nikmatin hidup. Ngilangin stress yang didapat selama 4 hari kuliah. Kamu tau persis bukan? Kalau kehidupan seorang mahasiswa itu ada di kampus dan di kos, namun sesekali refreshing itu penting. Ingat, penting!!
Ngomongin soal akhir pekan, aku mau cerita tentang akhir pekan lalu, tepatnya 3 April 2016. Ada apa pada tanggal itu? Yaps, langsung aja dibaca ceritanya.
Minggu, 3 April 2016. Shikamatsu 2016. GOR-UNP.
Acara ini merupakan acara yang kutunggu-tunggu semenjak usainya Bunkasai UNP pada tanggal 5-6 Maret kemarin. Kenapa? Karena event ini adalah event yang dipersembahkan oleh komunitas cosplay terbesar di Kota Padang yaitu White Raven Japanese Comunity. Dimana, acara ini penuuuh sama cosplayer-cosplayer yang *ehm cakep-cakep, keren-keren, dan juga challenge-challenge ajib banget.
Aku datang sedikit terlambat yaitu sekitar jam 10.15 WIB. Ruangan acaranya yaitu di GOR UNP, buka pada jam 10.00 WIB. Yaps, aku dateng pas belum banyak orang yang dateng dan belum mulai acaranya. Jadi, aku nyimak dari awal dan berfoto lebih awal dibandingkan orang-orang.
Apa yang ngejual banget dari event ini? Selain cosplay, aku bengong juga ngeliatin ada gundam setinggi *kira-kira 4 meter ya. Dan tinggiku cuma sampe pahanya doang. Kebayangkan gimana tinggiku, yap pendek~ kurusnya jangan dilupain.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan kata-kata sambutan. Dan bagiku, excited-nya acara ini dimulai dari tari yang dipersembahkan oleh ai-project. Menurutku, perform yang mereka suguhkan keren banget. Perpaduan yukata dan jilbab yang mereka kenakan cocok banget *gagal fokus. Aku kagum banget bagi mereka yang memiliki kemampuan menari, jujur aku kagem banget karena aku sendiri gak bisa nari. Begitulah, terkadang hanya merasa iri. Banyak ya acara pembukaannya, mungkin kalau aku jelasin satu-satu bakal kepanjangan, jadi aku mau lompat aja langsung sama bahasan lain. Cosplay!!
Ngomongin cosplay, karena event ini diadain oleh White Raven J.C, udah barang pasti kalau banyak cosplay yang ada di acara ini. Baik cosplay anime character atau original character yang diciptakan oleh anggota WR. Pokoknya kalau kamu yang hadir di acara ini pasti banyak foto sama cosplayernya *yaudahlah, ngaku aja. Tapi, yang menjadi point penting mengenai cosplay di acara ini adalah guest starnya. Guest star acara ini adalah kak Ryu, kak Tesa, kak Abel, dan kak Azu yang jauh-jauh datang dari Bandung untuk menjadi guest star di acara ini. >< Dan aku, yang awalnya gatau mereka cuma bisa bengong-bengong ngeliat cosplay mereka yang keren, sumpah. Aku gak nyangka kalau dunia cosplay itu asik banget. Dan cosplayer dari WR atau yang datang menghadiri acara ini juga gak kalah keren, semuanya keren.
Dan acara lainnya yang gak kalah seru juga adalah dance dan nyanyi. Dance yang aku tonton hari itu semuanya fantastis. Yang buat aku bengong sampe-sampe bulu kuduk merinding itu pas dance kontestan kedua. Robotic dance ya menurutku, karena dance yang ditampilkannya itu merupakan dance robot yang kaku tapi irama yang diciptakannya itu apik banget. Aku gatau mau ngungkapinnya gimana, tapi itu membuatku berpikir, dia makan apa, kok bisa-bisanya itu badan kaku dan persisi kayak robot. Nah. Buat nyanyi, disini bukan nyanyi yang seperti kamu pikirkan ya, bukan sejenis Indonesian Id*ol atau X-F*ctor atau sejenisnya lah. Acara ini khusus nyanyiin lagu dalam bahasa jepang *yaiyalah nip -_-*. Yang bikin aku semangat adalah nyanyian yang dibawakan oleh seniorku di UNP dan pas banget lagunya adalah lagu favoritku sepanjang masa, original soundtrack dari anime favoritku, Goose House - Hikaru Nara. Meski ada beberapa miss pada lirik yang dibawainnya, tapi yang dinyanyikannya itu udah keren banget. Dan aku sekali lagi iri buat mereka yang percaya diri banget pas nampil di atas panggung dihadapan orang banyak. Aku iri.
Namun, ke acara jejepangan, gak lengkap rasanya kalau gak nyicipin kulinernya. Ramen, takoyaki, dorayaki, minuman? - banyak Yap, acara ini disponsori oleh beberapa kedai makanan yang pastinya enak-enak, terbukti dengan adanya stand-stand makanan yang menyuguhkan berbagai menu. Dan, tiap acara jejepangan, aku gak pernah absen buat nyobain ramen. Ya, ramen adalah mie khas jepang yang disajikan di dalam mangkok dan makannya pake sumpit. Disini point penting dari sebuah ramen, sumpit. Kenapa sumpit? Kalau gak pake sumpit, rasanya itu kayak makan mie biasa. Begitu menurutku. Dan banyak lagi stand lain yang gak kucicipi satu-satu karena semuanya adalah racun bagiku, racun buat dompetku. Haha
Dan berbicara mengenai racun, aku tau kalau acara kayak gini bakal jadi racun banget bagi dompetku. Apalagi kalau udah banyak merchandise-merchandise jejepangan yang dijual disini. Bah, aku kalap diri. Tapi kali ini aku nge-usahain buat gak banyak-banyak ngeluarin duit karena aku sadar, kuliahku semester ini masih ada 2 bulan lagi. Dan alhasil, aku hanya membeli ganci karakter favoritku dan ganci beserta stiker anime yang kuikuti semenjak masa kecil. Untuk ganci karakter favoritku itu ada karakter Mirai Kuriyama dari anime Kyoukai no Kanata. Ini bisa kamu sebut waifu-ku.
Kenapa aku menyukai karakter mirai dibanding karakter yang ada di anime favorit-ku yaitu Shigatsu wa Kimi no Uso?
Lagi-lagi bicara cosplay, penampilan dari kakak-kakak cosplayer dari WR harus aku sampein ke kamu semua. Penampilan cosplay mereka yang mengisahkan pertarungan Naruto dan Sasuke yang sengit merupakan hal yang membuat seru masa-masa krusial. Penampilan mereka di siang menjelang sore kala itu merupakan obat ampuh penghilang rasa gerah di dalam GOR UNP ya. Suguhan cerita seius dan komedi ringan membuat penampilan mereka itu bukan penampilan yang murah. Kreativitas kakak-kakak WR pas penampilan itu sekali lagi membuatku iri dan kepengen juga ngecosplay, bah! Dan acara lain yang merupakan puncak dari acara hiburan event ini adalah penapilan dari guest star Shikamatsu 2016. Aku gatau mau ngomong apa lagi, saking kerennya penampilan mereka. Cerita serius dan komedi ringan yang mereka tampilin ngebuatku ketawa dan begitu juga dengan penonton, pecah~ Lalu, penutupan acara ini ya pengumuman pemenang dari challenge yang ada di event ini. Aku gak bisa sebutin pemenangnya, karena kalau kamu mau tahu, silahkan dikepoin fanpage Shikamatsu aja langsung bray~
Oke, dari panjangnya tulisan ini aku mau narik beberapa kesimpulan dan fakta yang absurd. Silahkan dibaca dan jangan nyesel ya.
Acara ini keren, sumpah!!
Ramen kali ini cukup memenuhi ekspektasiku akan sebuah ramen yang khas, meski kurang pedas dan kurang banyak. Aku malah jadi penasaran banget gimana rasa ramen yang sebenarnya.
Cosplayernya banyak, cakep-cakep, dan keren-keren.
Karakter Ksatria Minangkabau adalah original character yang diciptakan bang Ryan -senior DKV UNP- merupakan tugas akhirnya, keren!
Salah satu dancer cewek yang aku gatau namanya, selamat kamu dapet fans baru. Single 21 tahun yang sama sekali bukan lollicon dan ceritanya ngidol.
Gundamnya gede banget. Atau aku yang pendek ya?
Aku berhasil menekan kadar racun di dompetku dengan hanya mengeluarkan Rp 70rb selama event ini, itu udah membuatku kenyang.
Aku gajadi ngebeli baju Oppai-nya Saitama karena aku keasikan foto sama seniorku yang datang telat sehingga stand yang ngejual baju Oppainya Saitama udah pulang. Kan~kzl
Karena event ini, aku mulai ngedesign topeng OCku sendiri. Pengen banget bikin topeng meski gak bisa ikut cosplay. Begitu.
Gancinya aku rawat baik-baik kok.
Sekian tulisanku hari ini, semoga kamu gak bosan ya baca ceritaku yang absurd ini. Dan, selamat buat Shikamatsu, acaranya pecah sepecah-pecahnya *big applause*. Ditunggu acara selanjutnya. ^o^/
Aku ngambil video dan timelapse dari event ini, tapi belum ku edit dan masih mentah di laptop. Rencanya bakal aku upload youtube, tapi gatau kapan selesai. Balada mahasiswa tua.
(c) Muhammad Hanif Padang, 10 April 2016 Perut lapar yang belum diisi
My Answer : Kenapa aku jarang nulis beberapa hari ini?
Assalamu’alaikum wr wb. Disela pagi ini sebenarnya banyak tugas yang harus kutuntaskan. Tapi aku sempetin nulis lagi dengan harapan yang baca gak bakal bosen.
Beberapa hari ini aku udah banyak banget ingkar janji sama temen-temen semua, termasuk sama yang udah nanya-nanya lewat line atau BBM ku ya. Sekali lagi aku ucapin terima kasih buat kamu yang udah nanya-nanya, semoga gak bosen ya sama ceritaku yang absurd ini. Semua tulisan untuk ngejawab pertanyaan kamu udah ku konsep kok. Tapi karena banyak halangannya, aku belum bisa nuntasin itu sekarang.
Lalu sekarang kita bahasnya apa?
Aku mau bahas beberapa kegiatan yang menyita waktuku beberapa hari ini. Pertama, aku ditunjuk sebagai penyeleksi ide cerita Caang UKFF ke 7. Disini aku berperan sebagai penyeleksi, ide cerita mana yang adik-adik bakal diwujudkan sebagai sebuah film sebagai salah satu tahapan mereka menjalani open recruitment ini kan. Nah, ini yang membuatku sedikit berfikir keras 2 hari yang lalu. banyak banget ide cerita mereka yang bagus-bagus, sehingga untuk seleksipun aku harus berfikir berulang-ulang. Memang kece ya mereka.
Terus kemarin aku pergi ke salah satu event jejepangan terbesar di kota Padang. Nama acaranya itu Shiro Karasu Matsuri “Shikamatsu” 2016. Wah eventnya gede banget. Dan spesialnya, event ini ngundang cosplayer ternama dari Bandung yaitu kak Ryunosuke, Kizuki Abel, Tesa, sama kak Azu. Dan juga ada Gundam gede yang tingginya 4 meter (pertama di kota Padang).
Sehabis acara kemarin, aku langsung tepar dan rencananya tulisanku mengulas event ini bakal aku upload ntar malem, so tunggu ya guys. Semoga gak bosan.
© Muhammad Hanif Padang. 04 April 2016. Pagi panas dengan kaki yang kesemutan.
Go follow my instagram account on @muhammad.hanif for update my activity.