Jadi inget kata mama…
Jules of Nature
KIROKAZE

⁂

No title available
Misplaced Lens Cap

if i look back, i am lost

tannertan36
d e v o n
wallacepolsom
No title available
YOU ARE THE REASON
Stranger Things
Peter Solarz
AnasAbdin
styofa doing anything

Discoholic 🪩
Three Goblin Art
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
tumblr dot com
Keni
seen from Greece

seen from United States

seen from Germany
seen from Germany
seen from Belarus

seen from Denmark

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from United States

seen from Australia
seen from Switzerland
seen from Bangladesh

seen from Iraq

seen from Iraq
seen from United States

seen from Spain
seen from United States

seen from United States
@dan-deelion
Jadi inget kata mama…
Jika hatimu adalah mawar jelita, yang keluar dari mulutmu pasti semerbak wanginya.
Salim A. Fillah (via shintarahayu)
kita menanyakan tentang dosa seseorang, mengorek ngorek aib nya memperbincangkan kesalahan seseorang dengan sangat renyahnya, kita mencari sahabat yang sempurna, hanya seperti yg kita inginkan.
padahal kita sadari dalam diri bahwa “kita pun” tak lepas dari segala aib dan kesalahan, hanya saja Allaah berbaik menutupinya sampai hari ini, sampai dimana hari ini kita bermudah2an berbicara tentang dosa oranglain di depan umum.
padahal jika kita belajar dan paham tauhid, rajin buka bab “takdir”, semua hamba terlahir sepaket dengan dosa nya, untuk kemudian beristighfar dan bertaubat.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Seandainya hamba-hamba Allaah tidak berbuat dosa, niscaya Allaah akan menciptakan makhluk yang berbuat dosa kemudian mereka istighfar (minta ampun kepada Allaah), kemudian Allaah mengampuni dosa mereka dan Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (mu'jamul wasith)
jika hari ini pun kita bisa baik dan berbuat baik, itupun bukan sebab kemampuan diri yang kita miliki tapi semata hanya karena kehendak Allaah, semata karena kebaikanNya yang mengizinkan kita berbuat dan berlaku baik.
Allaah berfirman .. “Di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan “dengan izin Allah”
afwan Wa Barakallaahufikum
- Arbiyani Purwanti Soemodihardjo -
Ya Allah, replace my sadness with hope.
Ya Allah, replace my anxiety with reassurance.
Ya Allah, replace my depression with happiness.
Ya Allah, replace my desires with the desire to please You.
Ya Allah, replace my weakness with strength.
Ya Allah, replace my reliance on this dunya with tawwakul.
Ya Allah, replace this darkness inside of me with the light of Islam.
“Jangan Bersedih”
@edgarhamas
Tsur, goa itu sempit seakan tak punya ruang tuk kau bisa merenggangkan otot-ototmu. Gelap, jika kau melihatnya, kau takkan percaya bahwa dulu ia pernah jadi persinggahan dua tokoh teragung sepanjang sejarah manusia, 3 hari lamanya.
Rasulullah ﷺ dan sahabatnya, Abu Bakr Ash Shiddiq. Keduanya bertolak dari Makkah menuju negeri Madinah. Namun kafir Quraisy tak membiarkannya. Diumumkanlah oleh pembesar Quraisy, “siapa yang bisa membawa Muhammad kembali ke Makkah, hidup atau mati, maka baginya 100 ekor unta!”
“Kala itu, ketika Aku dan Rasulullah ﷺ di Goa Tsur”, tutur Abu Bakr sebagaimana diriwayatkan oleh Anas bin Malik, “kaki-kaki orang musyrikin sungguh berada di atas kepala kami. Maka aku bilang pada Rasulullah; kalau mereka mengangkat kaki, kita pasti akan terlihat.”
Saat-saat mencekam antara hidup dan mati. Bayangkan, dua manusia hebat itu dikejar oleh puluhan pemburu berpengalaman dan ‘pembunuh bayaran’, belum lagi penunggang kuda tangguh dan ahli pencari jejak terbaik di Makkah.
Namun, jika kamu disana, kamu seketika akan menjadi manusia paling tenang.
Ya, paling tenang, ketika jiwamu berdesir mendengar suara indah baginda Rasulullah ﷺ berbisik padamu,
“wahai Abu Bakr, apa pendapatmu tentang dua orang (Rasul dan Abu Bakr), kemudian Allah hadir menjadi yang ketiga?”
Lagi-lagi suara agung itu berbisik tepat di hadapanmu, sembari yakin dan sama sekali tak ada guratan ketakutan,
“…jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.”
(QS At Taubah 40)
Allah menutup kisah Rasul dan Abu Bakr di Goa Tsur dengan firman-Nya, “Maka Allah menurunkan ketenangan kepadanya (Muhammad) dan membantu dengan bala tentara (malaikat-malaikat) yang tidak terlihat olehmu, dan Dia menjadikan seruan orang-orang kafir itu rendah. Dan firman Allah itulah yang tinggi. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.”
Kita, diajak berpikir tentang; betapa Mahabesar Allah yang skenario-Nya selalu istimewa. Allah ingin kamu tahu, bahwa jika dunia berkumpul untuk menghabisimu, sungguh itu takkan mengkhawatirkanmu selagi akidahmu yakin. “Jangan bersedih, sungguh Allah bersama kita.”
Jangan bersedih. Hidupmu sedang tak mulus, hubunganmu dengan orang-orang yang kau cinta sedang pupus, cita-citamu tak kunjung lulus. Ketika masalah demi masalah menghantammu, “jangan bersedih, Allah bersama kita.”
Namun, sedihlah kamu! Sedihlah terus! Kalau bersama Allah kamu tak mau. Galaulah terus! Bimbanglah terus! Jangan tanya kenapa, Tuhan saja kau tak pernah meminta, pada nikmat saja engkau kufur, pada hidup saja kau banyak mengeluh.
“Jangan bersedih”, adalah janji-Nya untukmu yang senantiasa yakin dan sabar dalam ketaatan. Namun jika kau berpaling, mau kau kumpulkan emas setinggi gunung, mau kau keliling dunia tetap saja begini, “Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia sedang mendaki ke langit. Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” (QS Al An'am 125)
Sudah Bersediakah Kita Ketika Dipanggil Pulang Oleh Allah s.w.t? . Bersihkanlah dirimu sebelum kamu dimandikan! Berwudhu'lah kamu sebelum kamu diwudhu'kan! Bersolatlah kamu sebelum kamu disolatkan! Tutuplah rambutmu sebelum rambutmu ditutupkan! Dengan kain kafan yang serba putih! Pada waktu itu tidak guna lagi bersedih. Walaupun orang yang hadir itu merintih.
Selepas itu kamu akan diletak di atas lantai. Lalu dilaksanakanlah solat Jenazah Dengan empat kali takbir dan satu salam Berserta Fatihah, Selawat dan do'a. Sebagai memenuhi tuntutan Fardhu Kifayah
Tapi apakah empat kali takbir itu dapat menebus. Segala dosa meninggalkan solat sepanjang hidup? Apakah solat Jenazah yang tanpa rukuk dan sujud.
Dapat membayar hutang rukuk dan sujudmu yang telah luput?
Sungguh tertipulah dirimu jika beranggapan demikian. Justeru ku menyeru sekelian Muslimin dan Muslimat. Usunglah dirimu ke tikar Solat.
Sebelum kamu diusung ke liang lahad. Menjadi makanan cacing dan mamahan ulat!
Iringilah dirimu ke masjid. Sebelum kamu diiringi ke Pusara! Tangisilah dosa-dosamu di dunia. Kerana tangisan tidak berguna lagi di alam baqa’!
Sucikanlah dirimu sebelum kamu disucikan! Sedarlah kamu sebelum kamu disedarkan. Dengan panggilan ‘Izrail yang menakutkan! Berimanlah kamu sebelum kamu ditalkinkan! Kerana ianya berguna untuk yang tinggal. Bukan yang pergi!
Beristighfarlah kamu sebelum kamu diistighfarkan! Namun ketika itu istighfar tidak menyelamatkan!
Ingatlah di mana saja kamu berada. Kamu tetap memijak bumi Tuhan! Dan dibumbungi dengan langit Tuhan! Serta menikmati rezeki Tuhan! Justeru bila Dia menyeru. Sambutlah seruanNya Sebelum Dia. memanggilmu buat kali yang terakhirnya! Ingatlah kamu dahulu hanya. setitis air mani yang tidak bererti!
Lalu menjadi segumpal darah! Lalu menjadi seketul daging! Lalu daging itu membaluti tulang! Lalu jadilah kamu insan yang mempunyai erti.
Ingatlah asal usulmu yang tidak bernilai itu. Yang kalau jatuh ke tanah Ayam tak patuk itik tak sudu! Tapi Allah mengangkatmu ke suatu mercu. Yang lebih agung dari malaikat!
#abuhanifah #thedaiegraphy #alhamdulillah #dakwahituseni #harinidahingatmati
Berusaha Menjadi Ayah yang Baik
Berusaha Menjadi Ayah yang Baik
Beberapa tahun mendatang, saat langkah kakinya mulai kuat untuk berjalan jauh. Akan ada masa-masa seperti ini, masa-masa saat bisa menemani dan memerhatikan tumbuh kembangnya. Sesuatu yang terjadi tiap detik dan hanya sekali seumur hidup. Saat pertama ia bisa tengkurap, kata pertama yang diucap, bisa merangkak, kemudian bisa berjalan, tahu-tahu besok ia akan berbicara tentang cita-cita dan…
View On WordPress
“Untuk yang bernama Lelaki”
Jangan hanya menuntut untuk mendapatkan pasangan yang menyejukkan mata dan hatimu, sementara dirimu tidak berikhtiar untuk bisa menjadi selayaknya seorang imam yang baik, yang juga menyejukkan mata dan hatinya.
Seperti juga seorang pendosa, jangan hanya berharap surga jika tidak ada ikhtiar agar pantas menjadi penghuni surga-Nya.
Every inch forward counts! 🐌🌱It took me a looong time to get to where I am- Chibird is over 7 years in the making! :D
Instagram | Patreon | Webtoon
(Source)
MERAIH CINTA ALLAH
Barangsiapa yang ingin mendapatkan hidayah yang besar maka ikutlah Nabi Muhammad ﷺ. Baginda Rasulullah ﷺ lah yang menjadi petunjuk kepada kita untuk sampai kepada Allah سبحانه وتعالى.
Allah سبحانه وتعالى berfirman “Katakanlah wahai Rasulullah. Sekiranya kamu mencintai Allah سبحانه وتعالى maka ikutlah Aku.” Bermakna kalau kamu ingin mencapai cinta Allah maka hendaklah kamu mengikuti Nabi Muhammad ﷺ.
Apa yang terlintas bermain di dalam pemikiran kita semua? Sudah tentulah cinta Allah سبحانه وتعالى. Hati-hati bagi orang yang tak mahu cinta Allah. Ketahuilah sesungguhnya barangsiapa yang cinta kepada Allah maka dia tidak akan diazab oleh Allah سبحانه وتعالى. Barangsiapa yang cinta kepada Allah pasti akan dapat mematuhi perintah Allah سبحانه وتعالى. Dan barangsiapa yang cinta kepada Allah pasti akan bahagia di dunia dan di akhirat.
Bagaimana untuk mencapai kepada cinta ini? Bagaimana yang telah disabdakan oleh Baginda Rasulullah di dalam sebuah hadis qudsi. Kata Allahسبحانه وتعالى “Tidak ada satu amalan yang paling Allah cintai yang mendekatkan diri seorang hamba kepada Allah berbanding daripada kefardhuan yang difardhukan kepada Allah سبحانه وتعالى.”
Dekat kepada Allah dengan perkara-perkara fardhu yang difardhukan oleh Allah kepada kamu. Apabila kamu selesai menunaikan seluruh kefardhuan yang difardhukan dan kamu membuatnya dengan sebaik-baiknya. Setelah itu kamu melaksanakan sunnah-sunnah maka Allah سبحانه وتعالى akan cinta kepada kamu.
Dan tidaklah seorang hamba itu sentiasa melaksanakan daripada perkara-perkara yang sunnah sehingga Aku akan cinta kepadanya kata Allah sehingga Aku cinta kepadanya kata Allah.
Kalau sekiranya Aku cinta kepadanya maka Aku akan menjadi pendengarannya untuk mendengar dan mata yang digunakan untuk memandang dan tangan yang digunakan untuk bergerak dan juga kaki yang digunakan untuk melangkah. Dan kalau dia meminta pasti Aku akan menunaikannya. Kalau dia minta lindung kepada Aku pasti Aku akan melindunginya.“
Bagaimana kita nak menjadi orang seperti ini yang dicintai oleh Allah سبحانه وتعالى yang mana percakapannya, pandangan matanya, pendengarannya dan segala perbuatannya mendapat pelindungan khusus daripada Allah سبحانه وتعالى yang mana mereka dicintai oleh Allah, mereka dekat dengan Allah سبحانه وتعالى.
Untuk mencapai cinta Allah itu hendaklah kita menjaga daripada kefardhuan dan melaksanakan perkara yang sunnah dengan khusyuk dengan adab dengan menghadirkan Allah dan yakin Allah akan melihat kepada kamu. Walaupun kamu tidak melihatNya tetapi percaya dan yakinlah pasti Allah akan melihat kepada kamu yang mana Allah سبحانه وتعالى sentiasa bersama kamu di mana sahaja kamu berada.
Tidak boleh seseorang itu bergantung kepada kefardhuan semata-mata. Berkata Al-Imam Ghazali. Beliau mengatakan bahawa yang fardhu itu seumpama modal dan yang sunnah itu seumpama keuntungan.
Kalau kamu itu kurang sempurna daripada kefardhuan bermakna kamu itu telah menghancurkan modal kamu maka kamu akan dinilai sebagai berjaya apabila kamu telah sempurna menjaga kefardhuan.Akan tetapi setiap kedudukan kamu di syurga nanti akan berdasarkan daripada sebanyak mana perkara sunnah yang kamu lakukan.
Ianya adalah seumpama keuntungan. Siapa di antara kita tak mahu keuntungan? Adakah kita nak balik modal sahaja? Bagaimana inginkan keuntungan itu? Iaitu adalah melakukan perkara sunnah dengan khusyuk dan ikhlas kerana Allah سبحانه وتعالى.
Kalau kamu melazimi perkara-perkara sunnah ini selama setahun pasti bercahaya hati kamu. Dan tidaklah kita melazimi perkara-perkara sunnah itu sepertimana kita menjaga kepada perkara-perkara yang fardhu.
ALI BIN ABU BAKAR IBNI SYEIKH ABU BAKAR BIN SALIM HAFIDZOHULLAH]
Sumber : The Capal
SILA SHARE DAN SEBARKAN
Lately, I’ve been buying some personal items of this colour. I guess it’s a sign for me to head to the beach soon.
Pautan Hati
“Hikmah Allah سبحانه وتعالى menguji hambaNya kerana Dia mahukan hambaNya dekat dengan Nya. Itulah sebab mengapa Dia membuat hamba yang lain menyakiti hati kita, Dia ingin memberitahu bahawa cinta yang sejati adalah dengan Nya.”
“Maka pautkan lah hati dengan Allah nescaya kesedihan dan kesakitan akan menjadi manis kerana datang daripada Allah yang dicintai. Para wali Allah apabila mereka tidak diuji oleh Allah, mereka merasa sedih dan takut.”
“Mereka akan mengatakan; "Adakah Allah sudah lupakan aku?” Betapa sedihnya mereka kerana kekasih mereka tidak menguji mereka. Para auliya’ mengetahui bahawa surat cinta Allah adalah ujianNya.“
"Maka ia sangat jelas bahawa dunia ini tidak sempurna supaya orang-orang beriman akan melatih diri untuk bersabar akan kesempurnaan syurga.
Dan syurga adalah tempat yang paling sempurna.”
“Hayatilah ujian kita kerana dengan hayati akan membuat kita lebih bersabar dan taat kepada Allah, juga ia akan membuat perjalanan kita lebih manis. Moga-moga kita digolongkan bersama para wali-wali Allah di yaum mahsyar.”
Sumber : Ustaz Iqbal Zain Al-Jauhari.
dunia bapak
besok kalau anak-anak sudah besar, tentu ibu tidak perlu memberi tahu mereka bahwa mereka memiliki seorang bapak yang penyabar, sebab itulah yang mereka lihat setiap hari dari bapaknya. bapak selalu berhati lapang, selalu memaafkan ketidaksempurnaan. bapak selalu bertutur santun, selalu menjaga perasaan dan memberi kedamaian.
besok kalau anak-anak sudah besar, tentu ibu tidak perlu memberi tahu mereka bahwa mereka memiliki seorang bapak yang selalu berjuang, sebab itulah yang mereka lihat setiap hari dari bapaknya. bapak tidak pernah mengeluh meskipun seakan bumi dipanggulnya di pundak. bapak selalu mengupayakan yang terbaik meskipun kadang-kadang artinya ia merelakan dirinya sendiri mendapatkan yang paling seadanya.
terima kasih, pak, selalu mencontohkan kesederhanaan, mengingatkan untuk bersyukur, juga untuk merayakan kebahagiaan dengan menghadirkannya. besok kalau anak-anak sudah besar, tentu ibu tidak perlu memberi tahu mereka bahwa keluarga kita adalah dunia bapak.
آمين ..
#RoadbacktoAllah