yes, i'm a betrayer... I act like not knowing him, instead i really understand him a lot. Dan ini ditulis untukmu, seorang perempuan yang seharusnya jadi satu-satunya yang mencintainya. Maaf, mungkin itu kata pertama yang bisa aku ucapkan padamu, Aku telah memasuki duniamu dengan semena-mena Memaksamu untuk menerima hadirku yang aneh ini jadi salah satu teman-sekedar-kenal mu itu. Maaf,untuk kedua kali,aku tidak pernah bermaksud dengan ini semua, Perasaan ini memang datang tiba-tiba, tanpa kusadari, lebih-lebih untuk disadarinya, Sama sekali tidak direncanakan Tapi tenang saja, kamu memiliki seorang lelaki dengan tingkah laku yang baik di sebelahmu Dan aku bahkan tidak berani untuk mengganggu kalian Maaf, untuk ketiga kali, sudah berada dalam hidupnya Menjadikannya pasangan jiwaku, meski aku tahu semesta pun tak berkehendak Tapi tenang saja, aku cuma berani membayangkannya saja Bahkan memimpikannya pun terasa haram bagiku, ak merasa berdosa, merasa bukan pada tempatnya Tapi sekali lagi, aku takkan sampai hati untuk sedikitpun menyentuhnya Tapi, aku marah, Aku marah pada diriku sendiri yang tanpa sadar sudah mencandunya Ak tidak bisa melewatkan malam tanpa berbincang dengannya Tapi, tenang saja, aku akan mencobanya Dan aku tidak pernah gagal dalam hal ini sepenuhnya Hai Allah yg di Atas Sana, sampai sekarang aku masi bertanya mengapa Engkau pertemukanku dengannya, Kenapa pembicaraan itu berlanjut Dan kenapa hati ini seolah bertaut Padahal suratan itu seperti telah tergambar jelas di depan mata I'm not a denial, aku tidak akan menyangkal jika suatu hari nanti ada yang menyadari ini semua. Tapi aku menyangkalnya demi kebaikan kita bersama Meskipun kata Kahitna, kalo cinta takkan salah, selama kita mengerti suratan itu Jadi, jika suatu saat nanti dia tidak hadir lagi di pagiku, maka aku akan mengerti sejelas-jelasnya Aku tahu tak hanya aku yang ada di luar sana, masi ada beberapa yang lain Tapi semua seolah hanya aku yang ada di malamnya Dia memang pernah jadi yang pertama di pagiku, dan (masih) yang terakhir di malamku Tapi demi kamu, perempuan baik hati, aku akan bersedia melepasnya Aku mencoba membuang rasa ini. Hatiku masi suka berdebar aneh bila mendengernya menyebutmu Tapi aku tahu, you really deserve him Treart him well...sehingga aku tidak menyesal karena tidak mengejar cintaku Hai Allah, aku akan berdamai dengan hatiku, jadi mohon semesta tidak akan merusaknya Aku tahu mungkin dia adalah salah satu dari ujian yang Engkau janjikan itu Jadikan aku ikhlas, yang akan lulus dalam ujianmu ini, tegur aku lagi bila dijalan yang salah