kalo boleh kembali lagi ke jaman lulus s1, maunya s2 lanjut nya ga lenskep lagi, tapi desain grafis, tapi baru kerasa sekarang2 ini passionnya
(tulisan entah jaman kapan ini, sepertinya pas baru lulus s2, haha)
No title available
Game of Thrones Daily

#extradirty
Three Goblin Art
Sweet Seals For You, Always

izzy's playlists!

Kaledo Art

Andulka
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

shark vs the universe

titsay
noise dept.
we're not kids anymore.
Show & Tell
Alisa U Zemlji Chuda
h
Monterey Bay Aquarium
d e v o n
No title available
$LAYYYTER

seen from South Africa
seen from Germany

seen from Singapore
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Argentina
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore

seen from Singapore

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Indonesia

seen from United States
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Malaysia
@desiad
kalo boleh kembali lagi ke jaman lulus s1, maunya s2 lanjut nya ga lenskep lagi, tapi desain grafis, tapi baru kerasa sekarang2 ini passionnya
(tulisan entah jaman kapan ini, sepertinya pas baru lulus s2, haha)
noted: pergunakan socmed sebagai alat yg bermanfaat, bagi diri sendiri dan orang lain. banyak orang ngomong gini: ih ini kan akun gue, suka2 gue dong mau posting apaan. sama orang yg komen di postingan dia. terkadang, postingan kita bisa mempengaruhi orang lain secara ga sadar, bisa baik atau buruk. Lets be smart people lah.. namanya socmed ya buat sosialisasi, ga ada tu namanya "semau gue" kalo kaya gitu, mending lu posting di diary lu aja sendiri, jadi ga ada yang komen macem2 atau terganggu dengan postingan lu.. Setidaknya, kalo ga bisa kasih manfaat berupa ilmu, hiburan, atau motivasi dsb, minimal postingan kita tidak membuat orang yg melihatnya menjadi tersinggung, mood jd down, minder dsb..
Please find my illustration for your consideration, much appreciation for your time.
Thanks
Felix
reference
Macaques! Available in my Redbubble shop! More of my work on my Rabbit Town Art tumblr!
wiiii..
Freeform planters by SproutFriends on Etsy
• So Super Awesome is also on Facebook, Twitter and Pinterest •
unyuk :3
halo, lama ga posting lagi nih, mau ngasih tau, ini aa akuh sudah ditemukan sejak tanggal 21 Maret 2016. namanya Wondo Hendratmo a.k.a ondoratmo. Dia adalah kakak kelasku di jurusan Arsitektur Lanskap IPB. Dia aa yang super penyayang super sabar super lembut.... pokonyaaaa super suamiiiiii ! and I love him because Allah since 5000 years ago until forever. Alhamdulillah. Please do’akan kami menjadi keluarga yang diridhoi Allah dan bisa menjadi keluarga yang berlandaskan atas Al Qur’an & Sunnah. dan tentunya keluarga yang sakinah mawaddah dan rahmah. aamiin
Emmanuelle Ly on Society6
• So Super Awesome is also on Facebook, Twitter and Pinterest •
10 februari 2016 intinya hari ini diingatkan kembali, jangan berharap pada makhluk Nya, niscaya akan ada kekecewaan, berharaplah hanya kepada Allah. Sang Pemilik Hati, yang bisa membolak balikkan hati manusia. kapan saja. Istighfar..
Kami bukanlah muslimah yang terlahir langsung taat, kami tak langsung paham syariat.
Kami dahulu pernah salah mengikuti jalan. Jalan orang-orang kebanyakan. Padahal yang kebanyakan itu belumlah tentu standar kebenaran.
Salah satunya aktivitas pacaran, yang kami lihat kebanyakan orang-orang juga melakukan.
Pernah jadi korban pacaran, menangisi perasaan, takut dengan kesendirian, seolah-olah tak ada lagi kehidupan selain pacaran.
Lalu hidup rasanya semakin suram waktu putus dari pacar. Masa depan seolah tak tergambar, karena bayang-bayang bersama si dia yang selalu berpendar.
Alhamdulillah itu dulu.
Betapa luar biasa Allah dalam menurunkan hidayah-Nya. Tersebab-Nya, hari ini kami justru mampu menertawakan itu semua.
Mengerjakan buku #UdahPutusinAja, jadi wasilah diri ini untuk memahami tentang cinta yang sebenarnya. Memahami apa yang terjadi dengan diri ini dulunya. Serta menata bagaiamana seharusnya ke depannya, sebagai seorang hamba yang diciptakan untuk beribadah kepada-Nya.
Lewat wasilah buku #UdahPutusinAja ini pula teman kami @nadialukita, akhirnya dipertemukan dengan saya di @AlfatihStudios.
Kami sama-sama pernah menangisi sesuatu yg bodoh. Namun kini kami pun sama-sama menertawakan kebodohan itu.
Buku #UdahPutusinAja, direkomendasikan untuk kamu yg selalu jadi korban perasaan, korban pacaran, yang mau segera menyudahi diri dari keharaman pacaran, yang belum juga sadar kalau pacaran itu kemaksiatan, ataupun yang ingin istiqomah bersendiri sampai halal menjemput pernikahan.
Untuk pemesanan buku #UdahPutusinAja, langsung ke @AlfatihGoods ya 😊😊😊
100 akhlak dalam keindahan perilaku rasulullah
Al-Imam Jakfar Shadiq RA berkata : "Saya tidak ingin seseorang meninggal dunia sementara ia belum mengetahui sebagian perilaku Rasulullah Saw." 1. Ketika berjalan, beliau berjalan secara pelan-pelan dan wibawa. 2. Ketika berjalan, beliau tidak menyeret langkah kakinya. 3. Pandangan beliau selalu mengarah ke bawah. 4. Beliau senantiasa mengawali salam kepada siapa saja yang dilihatnya... tidak ada seorangpun yang mendahuluinya dalam mengucapkan salam. 5. Ketika menjabat tangan seseorang, beliau tidak pernah melepaskannya terlebih dahulu. 6. Beliau bergaul dengan masyarakat sedemikian rupa sehingga setiap orang berpikir bahwa dirinya adalah satu-satunya orang yang paling mulia di mata Rasulullah. 7. Bila memandang seseorang, beliau tidak memandang sinis bak pejabat pemerintah. 8. Beliau tidak pernah memelototi wajah seseorang. 9. Beliau senantiasa menggunakan tangan saat mengiyaratkan sesuatu dan tidak pernah mengisyaratkan dengan mata atau alis. 10. Beliau lebih banyak diam dan baru akan berbicara bila perlu. 11. Saat bercakap-cakap dengan seseorang, beliau mendengarkan dengan baik. 12. Senantiasa menghadap kepada orang yang berbicara dengannya. 13. Tidak pernah berdiri terlebih dahulu selama orang yang duduk bersamanya tidak ingin berdiri. 14. Tidak akan duduk dan berdiri dalam sebuah pertemuan melainkan denganu mengingat Allah. 15. Ketika masuk ke dalam sebuah pertemuan, beliau senantiasa duduk di tempat yang akhir dan dekat pintu, bukan di bagian depan. 16. Tidak menentukan satu tempat khusus untuk dirinya dan bahkan melarangnya. 17. Tidak pernah bersandar saat di hadapan masyarakat. 18. Kebanyakan duduknya menghadap kiblat. 19. Bila di hadapannya terjadi sesuatu yang tidak disukainya, beliau senantiasa mengabaikannya. 20. Bila seseorang melakukan kesalahan, beliau tidak pernah menyampaikannya kepada orang lain. 21. Tidak pernah mencela seseorang yang mengalami kesalahan bicara. 22. Tidak pernah berdebat dan berselisih dengan siapapun. 23. Tidak pernah memotong pembicaraan orang lain kecuali bila orang tersebut bicara sia-sia dan batil. 24. Senantiasa mengulang-ulangan jawabanya atas sebuah pertanyaan agar jawabannya tidak membingungkan pendengarnya. 25. Bila mendengar ucapan yang tidak baik dari seseorang, beliau tidak mengatakan mengapa si fulan berkata demikian, tapi beliau mengatakan, bagaimana mungkin sebagian orang mengatakan demikian?" 26. Banyak bergaul dengan fakir miskin dan makan bersama mereka. 27. Menerima undangan para abdi dan budak. 28. Senantiasa menerima hadiah, meski hanya seteguk susu. 29. Melakukan silaturahmi lebih dari yang lain. 30. Senantiasa berbuat baik kepada keluarganya tapi tidak melebihkan mereka dari yang lain. 31. Senantiasa memuji dan mendukung pekerjaan yang baik dan menilai buruk dan melarang perbuatan yang jelek. 32. Senantiasa menyampaikan hal-hal yangu menyebabkan kebaikan agama dan dunia masyarakat kepada mereka dan berkali-kali mengatakan, "Orang-orang yang hadir hendaknya menyampaikan segala yang didengarnya kepada orang-orang yang tidak hadir." 33. Senantiasa menerima uzur orang-orang yang punya uzur. 34. Tidak pernah merendahkan seseorang. 35. Tidak pernah memaki atau memanggil seseorang dengan gelar yang jelek. 36. Tidak pernah mengutuk orang-orang sekitar dan familinya. 37. Tidak pernah mencari-cari aib orang lain. 38. Senantiasa menghindari kejahatan masyarakat, namun tidak pernah menghidar dari mereka dan beliau selalu bersikap baik kepada semua orang. 39. Tidak pernah mencaci masyarakat dan tidak banyak memuji mereka. 40. Senantiasa bersabar menghadapi kekurangajaran orang lain dan membalas kejelekan mereka dengan kebaikan. 41. Selalu menjenguk orang yang sakit, meski tempat tinggalnya dipinggiran Madinah yang sangat jauh. 42. Senantiasa menanyakan kabar dan keadaan para sahabatnya. 43. Senantiasa memanggil nama sahabat-sahabatnya dengan panggilan yang terbaik. 44. Sering bermusyawarah dengan para sahabatnya dan menekankan untuk melakukannya. 45. Senantiasa duduk melingkar bersama para sahabatnya, sehingga bila ada orang yang baru datang, ia tidak bisa membedakan di antara mereka yang manakah Rasulullah. 46. Akrab dan dekat dengan para sahabatnya. 47. Beliau adalah orang yang paling setia dalam menepati janji. 48. Senantiasa memberikan sesuatu kepada fakir miskin dengan tangannya sendiri dan tidak pernah mewakilkannya kepada orang lain. 49. Bila sedang dalam shalat ada orang datang, beliau memendekkan shalatnya. 50. Bila sedang shalat ada anak kecil menangis, beliau memendekkan shalatnya. 51. Orang yang paling mulia di sisi beliau adalah orang yang paling banyak berbuat baik kepada orang lain. 52. Tidak ada seorangpun yang putus asa dari Rasulullah Saw. Beliau selalu mengatakan, "Sampaikan kebutuhan orang yang tidak bisa menyampaikan kebutuhannya kepada saya!" 53. Bila ada seseorang membutuhkan sesuatu kepada beliau, Rasulullah Saw pasti memenuhinya bila mampu, namun bila tidak mampu beliau menjawabnya dengan ucapan atauh janji yang baik. 54. Tidak pernah menolak permintaan seseorang, kecuali permintaan untuk maksiat. 55. Beliau sangat menghormati orang tua dan menyayangi anak-anak. 56. Rasulullah Saw sangat menjaga perasaan orang-orang asing. 57. Beliau selalu menarik perhatian orang-orang jahat dan membuat mereka cenderung kepadanya dengan cara berbuat baik kepada mereka. 58. Beliau senantiasa tersenyum sementara pada saat yang sama beliau sangat takut kepada Allah. 59. Saat gembira, Rasulullah Saw memejamkan kedua matanya dan tidak banyak menunjukkan kegembiraannya. 60. Tertawanya kebanyakan berupa senyuman dan tidak pernah tertawa terbahak-bahak. 61. Beliau banyak bercanda namun tidak pernah mengeluarkan ucapan sia-sia atau batil karena bercanda. 62. Rasulullah Saw mengubah nama yang jelek dengan nama yang baik. 63. Kesabarannya mendahului kemarahannya. 64. Tidak sedih dan marah karena kehilangan dunia. 65. Saat marah karena Allah, tidak seoranpun yang akan mengenalnya. 66. Rasulullah Saw tidak pernah membalas dendam karena dirinya sendiri melainkan bila kebenaran terinjak-injak. 67. Tidak ada sifat yang paling dibenci oleh Rasulullah selain bohong. 68. Dalam kondisi senang atau susah tidak lain hanya menyebut nama Allah. 69. Beliau tidak pernah menyimpan Dirham maupun Dinar. 70. Dalam hal makanan dan pakaian tidak melebihi yang dimiliki oleh para pembantunya. 71. Duduk dan makan di atas tanah. 72. Tidur di atas tanah. 73. Menjahit sendiri pakaian dan sandalnya. 74. Memerah susu dan mengikat sendiri kaki ontanya. 75. Kendaraan apa saja yang siap untuknya, Rasulullah pasti mengendarainya dan tidak ada beda baginya. 76. Kemana saja pergi, beliau selalu beralaskan abanya sendiri. 77. Baju beliau lebih banyak berwarna putih. 78. Bila memakai baju baru, maka baju sebelumnya pasti diberikan kepada fakir miskin. 79. Baju kebesarannya khusus dipakai untuk hari Jumat. 80. Ketika memakai baju dan sandal, beliau memulainya dari sebelah kanan. 81. Beliau menilai makruh rambut yang awut-awutan. 82. Senantiasa berbau harum dan kebanyakan pengeluarannya untuk minyak wangi. 83. Senantiasa dalam kondisi memiliki wudu dan setiap mengambil wudu pasti menyikat giginya. 84. Cahaya mata beliau adalah shalat. Beliau merasa menemukan ketenangan dan ketentraman saat shalat. 85. Beliau senantiasa berpuasa pada tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan. 86. Tidak pernah mencaci nikmat sama sekali. 87. Menganggap besar nikmat Allah yang sedikit. 88. Tidak pernah memuji makanan dan tidak juga mencelanya. 89. Memakan makanan apa saja yang dihidangkan kepadanya. 90. Di depan hidangan makanan beliau senantiasa makan makanan yang ada di depannya. 91. Di depan hidangan makanan, beliau yang paling duluan hadir dan paling akhir meninggalkannya. 92. Tidak akan makan sebelum lapar dan akan berhenti dari makan sebelum kenyang. 93. Tidak pernah makan dua model makanan. 94. Ketika makan tidak pernah sendawa. 95. Sebisa mungkin beliau tidak makan sendirian. 96. Mencuci kedua tangan setelah selesai makan kemudian mengusapkannya ke wajah. 97. Ketika minum, beliau meneguknya sebanyak 3 kali. Awalnya baca Bismillah dan akhirnya baca Alhamdulillah. 98. Rasulullah lebih memiliki rasa malu daripada gadis-gadis pingitan. 99. Bila ingin masuk rumah, beliau meminta izin sampai tiga kali. 100. Waktu di dalam rumah, beliau bagi menjadi tiga bagian : satu bagian untuk Allah, satu bagian untuk keluarga dan satu bagian lagi untuk dirinya sendiri. Sedangkan waktu untuk dirinya sendiri beliau bagi dengan masyarakat. Itulah sosok Uswah Hasanah kita dalam pribadi Rasulullah saw... اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه اجمعين indikator kecintaan kita kepada seseorang adalah mencintai dan meneladani perilakunya.. kalau mengaku cinta pada rosul, belajar lah untuk mencontoh perilaku beliau..
long time no post in my tumblr. so here I am coming with good news. yeah, finally got this number, counting down for my 2nd graduation on March 2016! Alhamdulillaaaaaaah
Tulisan : Tampil Sederhana
Hidup dalam era sekarang ini seolah-olah menuntut setiap orang untuk tampil sebaik mungkin-secantik/setampan mungkin-seWAH mungkin-dan segala sesuatu yang sifatnya artifisial. Semakin sulit menemukan orang yang sederhana kecuali kita benar-benar meletakkan gadget kita kemudian membuka pintu rumah dan jalan kaki menyusuri jalan yang selama ini kamu lewati begitu saja.
Ketika banyak orang terpacu ingin segera kaya, mapan, berkecukupan, dan menampilkan semua itu dengan simbol-simbol barang dengan merk tertentu. Kadang saya sulit memahami bagaimana jalan pikir orang lain dalam mengekspresikan dirinya.
Kita pun mungkin mengalami euforia yang sama. Sama seperti kita dulu lepas SMA dan masuk dunia kuliah. Euforia ketika sudah lulus kemudian memperoleh pekerjaan dengan gaji yang cukup layak untuk meningkatkan kualitas hidup kita yang mungkin lebih tepatnya -meningkatkan gaya hidup kita-.
Untuk bisa bertingkah kaya, orang tidak perlu belajar. Tapi untuk menjadi sederhana, orang harus belajar keras. Di tengah proses dan fase pembuktian kita terhadap dunia disekitar kita, kita kadang salah memilih bentuk pembuktian itu. Bahwa kita sudah mencapai kesuksesan dibuktikan dengan apa-apa yang kita mampu beli dan miliki saat ini. Dengan setelah licin yang rapi dan foto di media sosial yang menampilkan kehidupan kita sehari-hari ditempat-tempat yang keren. Kadang kita keliru melihat dunia ini.
Kita keliru dalam memahami bahwa fase pembuktian diri itu bukan dengan itu. Tapi dengan apa yang kita bisa berikan untuk kebaikan di sekitar kita, untuk orang lain, dan untuk sesuatu yang lebih besar.
Kita perlu memahami dalam 24 jam yang sama, ada orang yang bisa mengatur waktu untuk memikirkan dirinya sendiri, ada yang bahkan bisa selesai memikirkan dirinya sendiri dan orang lain, ada yang juga bahkan 24 jam tidak selesai mengurus dirinya sendiri. Semakin kita dewasa, semakin kita tumbuh, seharusnya semakin kita bisa memberikan waktu kita semakin banyak untuk orang lain, untuk sesuatu yang lebih luas.
Kita tidak perlu tampil mengagumkan untuk membuat orang lain terkagum. Lakukan segala sesuatu dengan tulus dan sederhana, makanlah dengan sederhana, berpakaianlah dengan sederhana, dan tidak perlu pusing tentang harus tampil seperti apa hari ini dan esok.
Karena hidup ini sesederana yang Allah katakan, bahwa kita hanya seperti sekedar singgah untuk minum, tidak lama-hanya sebentar. Sesederhana itu Allah menjelaskan, tapi kita lupa memahaminya.
Rumah, 9 Desember 2015 | ©kurniawangunadi
obrolan kemarin, hiduplah sesuai kebutuhan, bukan dari apa yang kita inginkan. gaya hidup itu pilihan, kita yang tentukan sendiri. bersyukur dengan segala kekurangan, so ketika kita diberikan lebih, maka bersyukurnya lebih berlipat-lipat..
akhir-akhir ini lagi pengen senyum-senyum terus. kenapa coba? soalnya, senyum itu sunnah :3 :) biat makin sayang dan disayang Allah, RasulNya, dan makhluk Nya... apalagi kalo senyum sambil berbunga-bunga :p *itu sih bonuuus*
19 November 2015 Alhamdulillah, finally reach the finish line. Special thanks to: 1. Pak Nizar dan Pak Zainal, selaku pembimbing always support my research, selalu bilang penelitian kamu ini menarik dan bisa jadi penemuan terbaru, makanya perlu dikembangkan lagi ke depannya 2. Pak Bambang, selaku penguji, masukannya sungguh membantu saya untuk memperbaiki isi tesis saya, juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penelitian saya 3. Pak Wahyu, selaku perwakilan kaprodi, memang beliau hanya memoderatori ujian saya, tapi surprise banget beliau ternyata masih ingat kalau pernah jadi pembahas saya di kolokium S1, it means 3.5 years ago. dan beliau juga apresiasi dengan penelitian saya, draft tesis saya dibawa pulang dong :')) dan juga tentunya doa dari orang tua, kakak, adek, kamu, teman-teman sekalian. Terima kasih! :)))
fitrah manusia itu jangan dipungkiri, yang penting dari diri kita yang harus pandai2 mengelolanya :)
Tahukah kalian bahwa ada satu “Sahabat” Rasulullah (SAW) yang masih hidup hingga kini dan menjadi satu-satunya “The Only Living Shahabi”? “Sahabat” yang menyaksikan langsung paras dan bentuk Nabi seperti apa. Ya, dialah sebuah pohon yg berumur lebih dari 1400 tahun. Pohon ini menjadi tempat berteduh Sang Muhammad Muda ketika beliau berdagang ke Syams. Di sini pula ia bertemu dengan Pendeta Buhaira yang menyatakan tanda kenabian pada diri beliau. Bagaimana sebuah pohon dapat hidup selama itu? Wallahu'alam, hanya Allah Yang Maha Tahu. Itulah mengapa ia disebut sebagai “The Blessed Tree” dan “The Only Living Shahabi”..
Masih ingat tidak, tahun 2013 saya pernah post ini: The Only Living Shahabi? Satu-satunya “sahabat” Rasulullah yang masih ada sampai sekarang. Nah, ada dokumentasinya dalam bentuk video di Youtube, sila tonton di sini ya. Sekalian menjawab @ingredientsofmylife, saya baru ngeh, maaf.
Semoga menambah informasi bermanfaat bagi kita. Allahumma shalli ‘ala Muhammad..
masyaAllah :')
Don’t announce your problems to the world looking for sympathy. Most don’t care, many don’t want to hear them and some are glad you have them. Address your concerns to Allah, He’s always there and He can help.
Abdulbary Yahya
Originally found on: beautifulsabr
(via islamic-art-and-quotes)