Takdir
tau film “back to the future” ?
coba hal ini terjadi di dunia ku.
ingin kembali ke masa lalu dan memperbaiki semuanya.
tapi yah memang bigini takdir mu
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
TVSTRANGERTHINGS
sheepfilms
YOU ARE THE REASON
I'd rather be in outer space 🛸

No title available
Alisa U Zemlji Chuda

⁂

JVL

@theartofmadeline

Product Placement
styofa doing anything
Lint Roller? I Barely Know Her

Kaledo Art
Monterey Bay Aquarium
Cosmic Funnies

Kiana Khansmith
almost home
KIROKAZE
Game of Thrones Daily

seen from Poland

seen from United Kingdom
seen from Brazil

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Poland

seen from Germany
seen from Mexico

seen from Italy
seen from Australia

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Puerto Rico
seen from United States
seen from Singapore

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
@dewyii
Takdir
tau film “back to the future” ?
coba hal ini terjadi di dunia ku.
ingin kembali ke masa lalu dan memperbaiki semuanya.
tapi yah memang bigini takdir mu
Entah kenapa.
Akhir-akhir ini hanya ingin terus minta maaf di orang-orang tersayang
Entah kenapa
Akankah mimpi itu jadi kenyataan?
Dewi sudah tidak bisa kayak dulu lagi
Bukan Dewi yang ceria kayak dulu
Bukan dewi yang judes
Akan kah tuhan? .....
Waktu telah tiba.
2020
Ingat waktu pergantian tahun baru saat itu rasanya hanya ingin tidur cepat tidak seperti sebelumnya yang selalu ingin merayakan pergantian tahun baru.
Ternyata memang benar tahun ini penuh dengan cobaan, ALLAH saat ini sedang menguji keluarga ku.
Mulai dari ibunda kami meninggal dunia pada tanggal 2 agustus, betapa tegarnya saya melihat ayahanda berusaha tegar dan menenangi anak-anaknya dan saat itu pula kakak pertama tidak bisa pulang untuk terakhir kalinya melihat ibunda tercinta.
Proses pemakaman ibunda kami harus sesuai ketentuan Covid-19 dikerenakan ibunda ada indikasi covid, padahal ibunda kami memang sudah lama mengidap penyakit diabetes dan gagal ginjal selama satu tahun. (Terlalu banyak kejanggalan disini)
Dan berselang 1 minggu kakak saya masuk rumah sakit dikarenakan bronkitis, dan lagi-lagi berselang 2 bulan saya sakit..
Entahlah saya hanya bisa berpasrah menghadapi penyakit ini, semoga ALLAH mengangkat penyakitku.
Saya terlalu sedih melihat ayahanda, baru saja berakhir mati-matian merawat ibunda kami tercinta dan tiba-tiba anaknya sakit. Betapa kuat nya dia...
Pakk kusayangki
Sehat ki
Kalau sehat ka kembali saya mi yang rawat ki bukan kita yang rawatka
Perihal melupakan, tak pernah semudah itu. Terkadang kamu merasa semua baik-baik saja, kamu merasa sudah berhasil melupakan seutuhnya.
Tapi terkadang, kamu tiba-tiba menjadi sedih. Saat mengingat kenangan indah bersama, atau saat tidak sengaja menemukan file berisi foto saat dulu pernah bahagia.
Bersembunyi di Tumblr. Tempat istirahat dari gemerlap instagram.
- tumblr adalah malam, tepat ketika mata ingin terpejam. Tumblr adalah ketika sekitar mulai sepi, lampu kamar sudah mati, tapi isi kepala mulai riuh sendiri. Berdebat kusir dengan hati. Tempat keluarnya penyesalan dan pengharapan. Tempat buncahan hati yang terpendam selama hari terang. Tempat aku, sebenar-benarnya aku. Tenggelam dalam tulisan.
“Aku rindu senja seperti aku merindukanmu. Aku suka senja seperti aku menyukaimu. Tetapi aku juga tidak menyukai senja, sebab senja selalu direbut oleh malam. Aku pun tidak ingin kau direbut oleh seseorang.”
— karena senja itu indah sepertimu, datang memancarkan warnanya yang memukau, lalu larut dalam kegelapan malam. Kau pun sama, datang memancarkan kebahagiaan, lalu larut dalam luka yang dalam.
Tetaplah baik kepada diri sendiri meski kamu gagal
Sekecil apapun kebahagiaanmu sekarang, itu waktu terbaikmu. Tidak kemarin, tidak juga esok. Saat ini, hari ini, detik ini, semua yang ada di hadapanmu.
Saat kamu merasa hidupmu tidak ada apa-apanya dibanding orang lain. Berhentilah sejenak, lihat lagi ke dalam dirimu sendiri. Apa yang kamu mau, hidup seperti apa yang kamu inginkan, definisikan mimpimu sendiri. Menjadi sukses, kita tidak perlu selalu harus sama.
Langkah kecilmu tidak akan terlihat besar sekarang. Melangkah saja, satu dua langkah sesuai yang kamu mampu. Kamu tidak perlu membuat langkahmu seirama dengan orang lain. Kamu yang paling tahu kapan harus memulai, kapan harus berhenti, dan di mana tujuanmu akan sampai.
Tidak ada yang terlalu kecil, tidak ada yang terlalu besar. Besar atau kecilnya tergantung penilaian orang lain terhadapmu, atau tentang bagaimana penilaianmu terhadap orang lain. Bagaimana kamu menilai berharga tidaknya dirimu sendiri, tergantung dari sudut pandang dan takaranmu sendiri dalam melihatnya.
Tetaplah baik kepada dirimu sendiri, meski kamu gagal, meski kamu merasa sudah sangat lelah dengan keadaan. Pelihara mimpimu, dan jangan terpengaruh oleh standar sukses milik orang lain. Jangan takut menjadi diri sendiri, mau bagaimanapun anggapan orang lain terhadapmu.
Jika menurut mereka sukses adalah menjadi dokter, menjadi pengusaha, menjadi polisi, menjadi tentara, menjadi PNS, menjadi presiden, menjadi siapapun mereka, ya silahkan. Kamu memiliki mimpimu sendiri untuk kamu wujudkan.
—ibnufir
Kemunafikan yang merajalela
Kesengsaraan yang semakin bertambah
Kertepurukan semakin menjadi-jadi
Kegagalan berkali-kali
Dan kau hanya berdiam diri.
Senin 6 april 2020
Kerapuhan akan kerinduanku padamu saat ini semakin menjelma.
Akhir-akhir ini dirimu selalu ada di mimpiku, bukannya bahagia diriku semakin rapuh.
Lalu aku harus bagaimana?
Bisakah sejenak saja kita bersama?
Sejenak saja..
26.Maret.2020
Jangan terus menyalahkan diri sendiri hanya karena kamu tidak pernah sampai di setiap rencanamu. Bisa jadi memang seperti itulah jalannya, melalui berbagai macam kegagalan untuk menemukan yang terbaik, yang paling pas, dan yang paling menenangkan untuk kamu jalani.
—ibnufir
Let me tell you a story
Pernah nggak sih merasa gagal pada diri sendiri, atau merasa salah banget karena nggak bisa apa-apa dan belum bisa membahagiakan orang tua, saya pernah, bahkan sampai sekarang saya masih merasa seperti itu
Saya pemalu, pintar juga tidak, sangat pemalas, belum bisa mandiri, lantas bagian mana di diri saya yang bisa membuat orang tua saya bangga atau setidaknya diri saya bangga?
Sedih, marah, iri saat teman-teman saya punya kelebihan masing-masing. Bahkan saya pernah berfikir, apakah saya terlahir tanpa memiliki kelebihan? Ataukah saya tidak memiliki bakat seperti kebanyakan teman saya itu.
Semakin dalam saya memahami rasa seperti itu, semakin saya benci pada diri saya sendiri, saya marah pada diri sendiri yang tidak bisa apa-apa ini. Saya juga ingin seperti yang lainnya, saya ingin terlihat hebat, saya ingin menjadi kebanggaan keluarga saya
Bertahun-tahun saya merasa terus seperti itu, menyalahkan diri sendiri, tanpa ingin merubah apapun. Sampai pada akhirnya saya ada di titik terendah dari semua rasa yang menghantui itu, saya menyendiri, saya merenung, saya menyadari, bahwa teman saya juga tidak pernah diam untuk terus berusaha dalam mendapatkan apa yang mereka mau, tidak pernah putus asa, dan juga tidak pernah takut untuk mencoba
Menulis, saya mulai semuanya dari situ, saya sadar, saya orang yang pemalu, yang sangat susah untuk cepat bergaul dengan orang banyak, orang yang penakut. Lantas saya, mulai bermain dengan kata-kata yang terangkai untuk diri sendiri. Saya mulai mencintai diri sendiri dengan kata-kata yang saya rangkai. Kiranya saya menemukan dunia baru saya di situ
Nyatanya tidak semudah itu, saat saya benar-benar jatuh cinta dengan dunia baru saya, ada saja mereka yang tidak menyukainya, ada saja mereka yang selalu mencela, ada saja mereka menganggap semuanya hanyalah picisan pasaran. Semuanya saya alami, semuanya saya rasai dan saya selalu sendiri saat itu
Lantas bagaimana dengan keluarga saya? Mereka sempurna, tanpa celah sedikitpun. Bahagia saya ada di mereka. Sebab itu rasanya sakit saat mereka mencurahkan semua yang terbaik untuk saya namun saya tidak bisa membalasnya dengan hal-hal yang indah.
Mulai berdamai dan mencintai diri saya sendiri mungkin langkah yang baik yang pernah saya ambil untuk menumbuhkan rasa percaya saya terhdapa diri saya sendiri, saya mulai berjuang dengan semua kata-kata yang tersedia di dunia ini, saya mulai merangkainya dengan semua perasaan-perasaan yang selalu saya alami, karena saya ingin semuanya lebih hidup.
Saya bersyukur, setidaknya saya punya keluarga yang selalu senantiasa untuk tetap membuka pelukan lebar untuk saya, yang selalu tetap mengulurkan tangan setiap kali saya terjatuh, yang bahkan selalu menerima saya dengan apa adanya
Benar kata orang, untuk dipercayai oleh orang banya kamu harus mempercayai diri mu sendiri terlebih dahulu, untuk dicintai banyak orang, setidaknya kamu harus mencintai dirimu sendiri terlebih dahulu
Jadi, untuk saya, kamu, kalian, atau untuk semuanya, mulailah dari dirimu sendiri, kamu merasa tak berguna? Yakinlah kamu tidak sendirian, tapi untuk merasa berguna perlu kamu memperbaiki atau memahami diri mu sendiri.
Semangat terus untuk menggenggam mimpi, para penakluk mimpi. Setidaknya kita punya banyak kata untuk merangkai kata mimpi yang luar biasa itu.
Salam,
Tatjtiyah
Lalu aku memahami, ada yang lebih manis untuk dipintakan, yaitu kesabaran yang tiada berbatas. Saat diri sudah lelah dengan harapan yang berkali - kali patah.
Ada hati yang perlu disembuhkan dari luka pengharapan yang tumbuh tidak pada waktunya. Ada kesadaran yang perlu dibangunkan dari mimpi kegagalan - kegagalan sebelumnya.
Ditepian, aku menabur harap. Untuk tetap bertahan, untuk tidak patah, untuk tidak redup. Walau seringkali kenyataan memberhentikan.
Allah ciptain kamu udah sepaket sama kemampuan buat bertahan dari segala macem cobaan. Allah udah kasih kamu hati, pikiran, badan, keluarga, teman, kesehatan, dan kesempatan. Sekarang tinggal kamu bisa makenya apa enggak. Karena biasanya, yang punya belum tentu tau cara makenya.
Taufik Aulia
Kamu tau?
Kamu tau saya benci melihat story ig mu yang bahagia bersamanya.
Kamu tau saya benci diriku yang tiba-tiba merindukanmu.
Kamu tau saya benci kalau nantinya kita tak ditakdirkan bersama.
Lalu siapa yang bisa disalahkan?
Diriku.
-Ddrws
2020.
Cukup cepat untuk melangkah ke tahun ini
Rasanya baru kemarin saya bertemu denganmu,saling merindukan,saling mengingatkan. Lalu kita pergi dengan kisah yang kita simpan menjadi kenangan. Kenapa tak jadi kenangan yang diingat terus pada akhirnya? Maksudnya kenangan yang bisa kita ceritakan sama-sama, bukan dengan orang yang berbeda.
-Ddrws
Ya tuhan kasi aku rasa tinggi dalam bersyukur bukan dalam berharap.
20 oktober 2019
-Ddrws
Tangan ini seakan sigap menamparkan dirinya di mata.
Agar air mata yang keluar karnamu
tak terlihat.
-Ddrws