Dilupakan oleh seseorang yang pernah mengenalmu bukanlah perkara mudah.
Terlebih lagi, sampai saat ini kamu masih menganggapnya sangat berarti.
Andira W.
Bandung, 10 Mei 2019.
almost home
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
I'd rather be in outer space 🛸
Misplaced Lens Cap
Show & Tell
Claire Keane
trying on a metaphor

@theartofmadeline
🪼
Game of Thrones Daily
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

shark vs the universe

pixel skylines

⁂
macklin celebrini has autism

Product Placement
Sweet Seals For You, Always
RMH
No title available
todays bird

seen from Trinidad & Tobago
seen from Trinidad & Tobago
seen from Canada
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from Venezuela
seen from United States
seen from United States
seen from Belarus

seen from Malaysia

seen from Canada
seen from United States
@dianiayularasati
Dilupakan oleh seseorang yang pernah mengenalmu bukanlah perkara mudah.
Terlebih lagi, sampai saat ini kamu masih menganggapnya sangat berarti.
Andira W.
Bandung, 10 Mei 2019.
Kangen diri sendiri.
Sebuah sinyal saat kembali menerawang jeda yang tersembunyi sekian lama. Ada beberapa mimpi yang terkubur begitu saja, ada sekian ucap janji yang belum berbuah nyata. Ada juga, terlalu lama berkutat dengan segala yang sia-sia.
“Jika bisa dibilang, aku belum pernah benar-benar melupakan seseorang. Aku hanya belajar untuk mengingatnya tanpa terluka lagi.”
— Andira W.
Well, nyeseknya itu gini loh diberi harapan dan perkataan manis dihari ini tau tau esoknya malah diberi beribu kekecewaan?kalau udah beginu siapa yang patut disalahkan?ya pasti si wanitanya,,,, 😁
Jangan kau beri harapan harapan seolah kita akan bersama nantinya merajut surga dunia akhirat berdua, sudah cukup hati ini menerima kenyataan pedih yang kau beri, kenyataan yang tak sesuai janji, kenyataan yang bertolak belakang dengan perlakuanmu,, jika kau ingin mengakhiri maka bicarala, jika ingin terus bersama maka belajarla untuk serius, jangan kau bohongi diri sendiri, semoga hanya aku yang kau perlakukan seperti ini jangan ada korban lain uang merasakan, satu hal dariku pergilah sesuka hatimu tapi jika kau lelah kembalila aku selalu ada dibelakangmu menunggumu tuk kembali...
Berhenti atau Terus Maju ?
Ajarkan aku bagaimana caranya mencintai tanpa meminta tuk balik dicinta? Lagi lagi ini bicara soal ikhlas. Ketika kau ikhlas mencintai maka kau tak kan pernah merasakan sakit bila tak balik dicinta, namun apadaya kurasa aku belum bisa ikhlas, belum bisa menerima kenyataan pedih yang sangat bertolak belakang dengan harapan ku. Aku bingung harus memulainya dari mana? Apakah harus tetap bertahan pada satu orang itu?atau sudahi? 2 pilihan yang sulit. Jujur aku sebenarnya tak ingin menuntut banyak darimu, aku hanya ingin kau menyadari bahwa disini, diri ini, ada yang tulus mencintai mu.. entahlaa apakah kau peka?atau kah memang sudah mengetahui namun enggan untuk mengerti? Disisi lain kau sering berucap janji yang kuanggap serius, namun sekarang barulah kusadari semua hanya canda belaka,,,, semakin hari aku juga semakin penasaran sebenarnya kau ini masih menyimpan rasa seperti dulukah untukku?atau telah lenyap hilang bahkan sudah berpindah ke lain hati?
Cinta Sewajarnya
Karena yg benar benar tulus merindu tak akan pernah bisa menjelaskan mengapa bisa merindu. . Karena yg benar benar tulus mencinta tak akan pernah mengharap balasan balik dicinta. . Dan karena yang benar benar tulus tak akan pernah memaksa jika tak ditakdirkan tuk bersama. . Seperi hujan yang tak pernah bisa menjelaskan mengapa ada pelangi indah di setelahnya. . Namun ada juga saatnya yang benar2 tulus akan pupus, entah karena apa mungkin hanya angin malam yang dapat menjelaskan Rasululllah saw bersabda : "Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu. ." (HR. Al-Tirmidzi). #cintaitusederhana
“Kalau wanita berakhlak baik dan berpikir positif ia adalah 1.
Kalau ia juga cantik, tambahkan 0, menjadi 10 (sepuluh).
Kalau ia juga punya harta imbuhkan lagi 0, menjadi 100 (seratus).
Kalau ia cerdas imbuhkan lagi 0, menjadi 1000(seribu).
Jika seorang wanita memiliki semuanya dan tidak memiliki yang pertama
ia hanya akan menjadi 000, tak bernilai sama sekali…”
(Al-Khawarizmi - Penemu angka nol)
Matematika pada wanita..
NIKMAT ALLAH SWT
Ketika bangun dipagi hari kau mengeluh dengan cobaan yang ada. Tak sadarkah kau banyak orang yang tak dapat bangun lagi selepas tidur malamnya? Dan kau masih dapat bangun? Maka besryukurlah Itu artinya Allah masih memberikan dirimu kesempatan untuk menyelesaikan cobaan itu, dan sesungguhnya Allah tak pernah memberikan cobaan melebihi dari kemampuan hambaNya, percayalah.
Ketika kau menatap cermin kemudian kau mengeluh lantaran kondisi fisikmu yang tak seelok dengan yang lainnya. Tak sadarkah kau banyak orang yang tak dapat melihat indahnya dunia ini bahkan melihat dirinya sendiri pun tak bisa?Bersyukurlah karena Allah masih memberikan kenikmatan penglihatan untukmu, jika Allah sudah berkehendak maka mudah saja bagiNya untuk merebut semua kenikmatan itu.
Ketika kau selalu merasa kekurangan dan mengeluh lantaran makanan, pakaian, dan fasilitas hidup yang kau miliki tak semewah seperti yang lainnya.Tak sadarkah kau banyak orrang yang tak makan, dengan pakaian rusuh, bahkan tidak memiliki rumah, namun mereka tetap tersenyum lepas. Maka dari itu tetaplah bersyukur, dan sadarlah bahwa ternyata diluar sana masih banyak orang yang kelaparan masih bisa hidup, yang tak memiliki rumah masih bisa tersenyum lepas, lalu mengapa kita yang masih bisa makan dan memiliki rumah ini masih mengeluh?bahkan enggan bersyukur?Maka bersyukurlah dan sesungguhnya semua itu juga hanyalah titipan Allah, ketika Allah sudah berkehendak maka mudah saja BagiNya untuk mengambil semua itu.
So, bersyukurlah!
KEHIDUPAN
Jalanilah kehidupan layaknya seperti orang asing atau bahkan seperti orang yang sedang bersinggah untuk mencari tujuan yang utama
Harus punya etika, tak banyak ulah, menuruti aturan warga disana ya begitulah perlakuan orang asing ketika hendak mencari tujuan yang utama.
Mengapa demikian?
Ya karena memang benar kehidupan dunia ini memang hanya sebuah persihanggahan untuk menuju kepada kehidupan yang sesungguhnya,
Harus punya etika, tak banyak ulang kepada sang pencipta, dan menuruti arutan kehidupan yang sudah Allah tentukan,
Dan memang benar kehidupan dunia adalah suatu perjalanan untuk menuju kepada tempat kehidupan yang sebenarnya, lalu apakah tempat kehidupan yang sebenarnya nanti baik ataukah buruk? Tentunya kita sendiri nanti yang akan menentukan apakah kita mengambil jalan yang baik atau yang buruk?jika jalan baik maka kelak akan kekal dikehidupan yang baik pula, dan jika melalui jalan yang buruk, maka akan kekal juga dikehidupan yang buruk, so up to you.
Ramadhan #13 : Yang Terdekat
Tulisan ini adalah bagian dari proyek 30 Hari menulis selama bulan Ramadhan 1437 H. Tulisan ini dibuat oleh ©kurniawangunadi dan akan dimuat pada pukul 03.25 setiap hari sepanjang bulan ramadhan. Semoga tulisan ini bisa memberi banyak pemahaman baik.
Saat sebagian besar dari teman-teman kita berasal dari keluarga yang terdidik dan juga agamis, mungkin kita bukanlah anak yang lahir dari keluarga yang demikian. Kita tinggal dari tempat yang jauh dari hingar bingar kota dan dakwah yang kuat. Kita tinggal di sudut negeri ini, sewaktu kecil berlarian tiap menjelang maghrib untuk pergi ke Langgar, mengaji.
Sebagian besar dari kita mungkin baru belajar dan benar-benar mamahami agama islam setelah berada di sekolah tinggi. Kita bisa mendapatkan akses dakwah yang lebih komprehensif dan kekinian. Kita tahu bahwa ini boleh dan itu tidak, kita tahu bahwa ini dan itu hukumnya begini dan begitu.
Dengan segala pengetahuan baru yang kita dapatkan, kita begitu bersemangat untuk menjadi hamba yang taat. “Kami mendengar dan kami taat”. Dan kita pun turut bersemangat mengajak teman-teman kita untuk merasakan hijrah seperti yang kita rasakan.
Namun, sekembalinya kita di rumah. Orang-orang terdekat kita, yang paling kita sayangi, tidak mendapatkan kenikmatan dakwah seperti yang kita rasakan. Mereka tetap berkutat dengan kesehariannya, berjuang mencari nafkah untuk membiayai sekolahmu hari ini. Uang yang kamu gunakan untuk membeli kerudung panjang, perjalanan dari kosan ke tempat mengaji, biaya makanmu, sekolahmu, dan seluruhnya. Mereka berjuang untuk menghidupimu.
Sekalipun pengetahuan agama mereka mungkin tidak sebanyak dan kekinian sepertimu, mereka adalah orang yang paling pertama melahirkanmu, mengenalmu, juga merawatmu. Selebar apapun kerudung yang kamu pakai, sebanyak apapun hafalan yang kamu miliki. Kamu tidak bisa menolak bahwa orang-orang terdekatmu ini adalah orang-orang yang paling berjasa diantara sekian puluh teman pengajian dan guru mengajimu.
Di rumah, mungkin ada pertentangan pemahaman antara kamu dan mereka. Setiap kali pulang ke rumah, ditanya pacarnya mana atau mengapa kerudungmu semakin lebar saja. Kamu tidak berkutik dan sebaiknya kusarankan untuk lebih banyak senyum dan pelukan. Kehadiranmu sebagai anak itu lebih menentramkan. Jangan kamu menghakimi mereka karena mungkin mereka tidak mengenal agama sebagaimana yang kamu kenal, mungkin kerudungnya hanya dipakai ketika pengajian dan melayat, mungkin bacaannya belum sebaik milikmu. Tetap saja, mereka adalah yang paling banyak kasih sayangnya untukmu.
Aku pun demikian dan untuk itu aku selalu berdoa semoga Allah menyelamatkan mereka sebab ketidakpahaman mereka. Jangan Allah menghukumi mereka sebab ketidakmengertian itu, sebab mereka adalah orang terbaik yang aku miliki, orang yang membuatku bisa tegap sejauh ini. Juga mengampuniku yang terasa begitu berat menyampaikan agama kepada orang-orang yang terdekat. Sekaligus berjanji bahwa di kehidupan yang akan datang, di keluarga yang akan aku bangun nanti. Semuanya akan diperbaiki dan dimulai dengan cara-cara yang baru.
©kurniawangunadi
Jadilah seperti bunga menyebrakan keharuman , bahkan kepada tangan yang menghancurkannya
Jadilah seperti bunga memberikan manfaat, bahkan kepada kumbang yang merusaknya
Jadilah seperti bunga yang selalu mekar dikala hujan badai menerpanya
Jadilah seperti bunga yang memancarkan keindahan warna, disetiap mata yang memandangnya
Jadilah seperti bunga, walau ia sakit namun tetap kokoh berbagi keindahan kepada siapa saja
Ramadhan #10 : Kepakan Sayap Kupu-Kupu
Tulisan ini adalah bagian dari proyek 30 Hari menulis selama bulan Ramadhan 1437 H. Tulisan ini dibuat oleh ©kurniawangunadi dan akan dimuat pada pukul 03.25 setiap hari sepanjang bulan ramadhan. Semoga tulisan ini bisa memberi banyak pemahaman baik.
Pernah mendengar teori Butterfly Effect?Yang mengatakan intinya bahwa kepakan sayap kupu-kupu di halaman rumahmu bisa mengakibatkan badai di belahan bumi yang lain.
Dari pemahaman itu, maka itulah yang sebenarnya terjadi dalam hidup kita. Ketidakpedulian kita bisa mengakibatkan kematian bagi orang lain. Shalat kita yang tidak tepat waktu dan bolong-bolong bisa mengakibatkan masjid runtuh di tempat yang lain. Sampah yang kita buang sembarangan meski itu hanya sebesar tusuk gigi bisa mengakibatkan banjir di tempat lain.
Dalam hal-hal negatif, semua itu bisa terjadi. Begitu pula sebaliknya. Bahwa tetes darah yang kita berikan bisa jadi menyelamatkan sebuah keluarga di belahan bumi yang lain. Sedekah yang iya berikan bisa membuat anak-anak mencapai cita-citanya untuk bersekolah. Dan segala macamnya.
Hati-hatilah dengan tindakan kecil. Seperti kepakan sayap kupu-kupu. Tidak terdengar, tidak terasa, bahkan tidak terlihat perubahan udara disekitarnya. Hal-hal kecil semacam itulah yang kita sering abai. Tidak pernah menyangka bahwa dari hal-hal kecil itu akan terjadi dampak yang luar biasa besar.
Hati-hatilah dalam setiap tindakan kecilmu. Sebab semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.
©Kurniawan Gunadi
“Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Alquran”. Membaca Alquran ternyata berdampak bagus terhadap kesehatan? Manfaat membaca Alquran terhadap kesehatan telah dibuktikan dalam penelitian. Baca selengkapnya di: http://menatahidup.com/alquran-bagi-kesehatan/
Biasain baca Al Mulk sebelum tidur. Plus wudhu. Syukur-syukur shalat 2 rokaat. Jangan ampe konyol, tidur dalam keadaan ga wudhu. Dan ga baca Al Mulk. Kematian bisa datang saat tidur. Beresiko tidur tanpa jaminan Allah. Dulu tuh ada waliyullah. Bisri al Haafi. Yang malah ga berani tidur nyenyak. Katanya, takut kematian datang sedang beliau dalam keadaan tertidur. Selengkapnya di http://yusufmansur.com/biasain-baca-al-mulk-sebelum-tidur/
Saya cinta sama Asmaul Husna. Luar biasa Asmaul Husna ini. Kecintaan saya terhadap asmaul husna datang dari beberapa pintu. Apa saja pintu itu? Selengkapnya di http://yusufmansur.com/asmaul-husna/