suatu hikmah yang Allah SWT turunkan bersama terbitnya fajar, suatu ilmu agar manusia tetap belajar dan menggali tanda-tanda kekuasaan NYA, agar kalian (manusia) bertaqwa
inilah suatu gagasan bagaimana Allah SWT berfirman melalui perantara Jibril AS dan diturunkan ke Baginda Rasulullah SAW, dan sampailah pada Kita, manusia-manusia modern di abad 21
ketika Allah SWT berfirman, (sungguh indah firman Allah SWT...) firman tersebut terpancar dalam gelombang ilahiah, kemudian diterima oleh Malaikatullah Jibril Arruhul Qudus, sebagai gelombang cahaya nan suci dan murni. lalu gelombang tersebut sampailah ke Baginda Rasulullah SAW sebagai dua gelombang, 1) gelombang suara (yang akan menjadi risalah kenabian, Al Quran Al Karim, dan diajarkan dari lisan ke lisan, dan pada akhirnya menjadi tulisan yang dapat kita baca saat ini); yang ke 2) gelombang elektromagnetik (yang menembus pusat syaraf di otak, bahkan dapat mengubah susunan partikel-partikel disekeliling kita, meresap di hati dan menjadikan akhlak dan budi dalam bersikap dan berbuat, inilah yang menyebabkan Baginda Rasulullah memiliki Akhlakul Karimah seperti Al Quran yang berjalan)
selanjutnya kita bahas KITA, manusia
kita adalah manusia yang terdiri dari jiwa dan raga. raga kita adalah materi yang berasal dari bumi, sifatnya statis cenderung diam. sedangkan jiwa (nafs) kita adalah gelombang, imateri yang terus bergerak, tergantung keinginan, maka inilah sifatnya yang dinamis. mereka berdua tidak dapat disatukan kecuali Allah SWT meniupkan ruh kedalam jasad, agar jiwa dapat melekat dan menerima sinyal gelombang dan jasad dapat bergerak dengan kuasaNYA. subhanallah sungguh indah bagaimana Allah ciptakan sistem organ (materi) yang dapat diatur oleh jiwa (imateri), dan mereka berjalan beriringan. sungguh diriku berada di dalam genggamanNYA
lalu apa hubungan antara Firman Allah SWT dan konsep hakikat Manusia diatas,
Ada sebuah korelasi, ternyata ketika Al Quran dibacakan atau kalian membacanya, seluruh sistem yang ada di dalam tubuh ikut bergerak seolah-olah Allah SWT menggerakkan segala nalar pikiran kita (beyond our self), gelombang maha dahsyat yang tersembunyi di dalam Al Quran masuk ke dalam ubun-ubun kita, membuka syaraf-syaraf kita yang telah lama mati, menyebabkan banyaknya ilmu yang akan kita dapat, membuka cara pandang kita. oleh karena nya, sempatkan lah baca ayat-ayat alquran walau seayat sebelum subuh (hal ini juga dilakukan oleh kaum yahudi saat ini, dalam perintah Rabbi-Rabbi mereka, mereka yang mendustakan ayat2 Allah SWT lebih mencintai membaca Al Quran, ketimbang kita yang mengaku muslim... dan mereka (kaum yahudi) mempercayai Al Quran bukan hanya sebuah kitab, tapi sebagai Firman Tuhan)
mungkin dalam catatan berikutnya saya akan mengulas tentang bagaimana turunnya gelombang (dari otak) ke dalam hati dan lalu berkembang menjadi Akhlaqul Karimah. InsyaAllah