Bahagia adalah.... misteri. Nggak ada rumus yang pasti. Sama-sama makan nasi rendang Duta Minang, kadang bisa bikin bahagia, kadang juga enggak, kalau lagi bokek, atau sakit gigi, atau makan pas udah kenyang. Sebut saja, relatif. . . Bahagia adalah... pilihan. Saat hujan, misalnya. Kita bisa memilih murung karena nggak bisa ke mana-mana, atau justru bahagia karena hangatnya wedang teh terasa lebih nikmat. Begitu juga saat panas. Kita bisa memilih bersungut-sungut karena gerah atau bahagia karena cucian jadi cepat kering. Anggap saja, bersyukur. . . Bahagia adalah... kebaikan. Melakukan hal-hal yang baik, memberikan hal yang baik, melihat hal yang baik, mendapatkan hal yang baik dan yang baik-baik lainnya. Aku rasa, itulah kebahagiaan yang hakiki. Karena apa jadinya kalau kita merasa bahagia atas sesuatu yang tidak baik?. Makanya bahagia itu, dari hati. . . Ah, aku tidak sedang mendefinisikan apa itu bahagia. Aku sedang mengeja makna-makna di dalamnya. . . Kabarnya, bahagia itu tidak datang selamanya. Maka saat dia datang, nikmati sewajarnya. Saat dia sedang pergi, ratapi sewajarnya pula. Semoga kita kerap berjumpa dengan sang bahagia. . . Atau kalau tidak, kita buat sendiri saja bahagianya. 😆😃😊😀😁😚😘 @30haribercerita #30haribercerita #30hbcbahagia #30hbc1719






