Alhamulillah semakin hari aku semakin bisa handle diriku dan emosiku, Allah bantu aku banyak termasuk management emosiku..
Banyak yang aku mau tulis sebenarnya apalagi soal cinta tapi akan aku mulai dengan kejadian yg bikin aku lumayan terharu, hari ini ada rapat terkait PMB yg tiba tiba ada ide klo aku dipindah bukan jadi guru tapi social media specialist, sebenarnya insyaAllah aku ikut arus, tapi aku cuman takut ibu merasa kurang senang klo aku yang lulusan paud kerjanya jadi social media specialist, tapi saat makan malam aku cerita tentang teman yg dulu kerja di surabaya dan skrg di kampung dan cuman ikut pelatihan2, aku kira ibu bakalan ikut merendahkan tapi teryata ibu bilang " ya gapapa, dia lebih bahagia disana, dia bahagia dekat keluarganya, ya nda apa" masyaAllah butuh waktu aku punya moment ibu seperti ini, Allah sedikit demi sedikit membuka hati dan pikiran ibu tentang semua pendapat anak anaknya, love yu mi, pi
Oh ya satu lagi tentang cinta, aku kira akan sangat memalukan jika kita lebih dulu confess, ya i knew mungkin ini bukan officially confess cuman dengan tau perasaan dia dan aku bisa ngungkapin secara tidak lsg semua yg aku rasain keinginan suka atau tidak suka lebih lega rasanya, semuanya kembali ke aku, secara pribadi aku belum siap berkomitmen dengan siapa, lebih tepatnya iya aku ketakutan untuk merasakan segala emosi dan drama di sebuah hubungan, belom lagi keinginan untuk membahagiakan, jadi mungkin yang ini akan aku simpan dulu yaaa....lain waktu pasti ada jalan...