Ada yang ingin aku sampaikan, tapi aku terlalu pengecut hanya untuk sekadar mengutarakan bahwa aku sangat merindukanmu.
Phantogram Three
hello vonnie
Sweet Seals For You, Always
No title available
🩵 avery cochrane 🩵

Discoholic 🪩
art blog(derogatory)
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

No title available

tannertan36

bliss lane

#extradirty
🪼

pixel skylines
The Bright Sessions
𓃗
Fieri Frames
Show & Tell

Game Changer & Make Some Noise
sheepfilms
seen from Colombia

seen from Türkiye
seen from China

seen from Malaysia
seen from Ireland

seen from United States
seen from United States

seen from Japan

seen from United States

seen from Netherlands
seen from Brazil
seen from United States

seen from Sweden

seen from Germany
seen from France
seen from United States
seen from Poland

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from Brazil
@dyamitha
Ada yang ingin aku sampaikan, tapi aku terlalu pengecut hanya untuk sekadar mengutarakan bahwa aku sangat merindukanmu.
Pada senja yang hangat hari itu, aku berdoa. Semoga Tuhan memberikan kita jalan damai, membawa kita pada langkah-langkah penuh cinta, dan apa-apa yang kita impikan bisa kita satukan menjadi aminku yang paling tulus.
aku turut prihatin atas apa yang menimpamu. Dan sayangnya malah kau menggenggam ia yang telah menghancurkan segala mimpi yang pernah kau bangun dengan ku.
dya
sejak kembalinya Tumblr, hari itu juga aku sedih. karena Tumblr aku ditandai sebagai salah satu konten sensitiflah apalah itu. pernah coba saran yang dikasih sama kak @taufikaulia tapi sampai sekarang belum diperbaiki juga sama pihak Tumblr. padahal sudah 2x aku ngemailnya. ada yang bisa bantu???
pleaseeeeee
Hujannya awet sekali. Seperti cintaku terhadapmu, meski tak pernah kau anggap ada.
-dya
Aku ingin memelukmu, lalu berbisik "terima kasih".
Hujan kali ini sedikit pilu bagiku. Kenangan tentang kita kembali lewat alunan-alunan lagu di sudut cafe itu.
Jangan tanya kenapa, aku hanya tidak bisa meninggalkanmu meski lukaku sudah menganga. Bukan karena cinta, lebih tepatnya aku nyaman dengan sifat (buruk) mu yang ku anggap demikian.
“Jika banyak orang yang bilang "sejauh apapun cinta pergi, ia tau rumah untuk pulang”, apakah hal itu juga berlaku bagiku? Apakah aku akan tetap menjadi rumahmu untuk pulang?“
- WL
Salah satu kesalahan terbesar dalam sebuah hubungan adalah, membiarkan pasangan kita merasa nyaman dengan orang lain.
- WL
Sesekali, cobalah mendengarkan. Jangan hanya ingin didengarkan. Cinta itu dijalani oleh sepasang manusia yang sama-sama berjuang, bukan sendirian.
- WL
Betapa bodohnya aku berpikir kamu bisa mencintaiku sedikit saja dengan segala hal yang sudah aku berikan. Ternyata aku salah, kamu tetap tidak bisa mencintaiku.
“Aku yang salah, terlalu percaya dan memupuk harapan padamu. Yang ternyata kamu hanya ingin singgah dan pergi setelah semua sudah usai menurutmu. Dan kini, aku patah sendiri.”
“Hei, cobalah berhenti dan menengok padaku sebentar. Coba tatap dalam-dalam mataku. Tidakkah kau temui ketulusan itu? Hingga kau acuhkan tulus harapku yang mulai menggunung. Kau tahu tidak? Sebab kamu aku berani untuk jatuh cinta lagi, tapi mengapa malah kamu yang menjatuhkanku lagi? Hei, janganlah coba-coba dengan hati dan perasaan. Sebab dua hal itu bukanlah bahan mainan. Kau paham tidak bagaimana rasanya dipermainkan cinta? Jika tidak ingin menyakiti, jangan datang membawa harapan. Aku bukan tempat singgah disaat lelahmu, yang setelah itu kau pergi untuk mencari bahagia lagi.”
— Ah sudahlah, percuma saja. Hati kau memang sekeras batu. Tak tersentuh sedikitpun.
“Jika kamu adalah kanvas putih. Maka bolehkah aku menjadi kuas untuk mengisi setiap sisimu? Jika hatimu adalah rumah yang hampa. Maka bolehkah aku menjadi penghuninya?? Akan ku riuhkan rumah itu hingga kau tak ingin membuka pintu lagi untuk penghuni lainnya.”
— (dyamitha) 20:30, 9/08
Mungkin kita butuh jeda, atau jarak mungkin. Semoga tualang kita bisa mengembalikan kita pada pelukan kemarin.
Aku rindu saat jemariku begitu bersemangat menulis segala rasa tentangmu