I was told to never give up on my dreams.
So, instead of working in a company, I did trials and errors in a research center for 2 years.
Instead of thinking about money and settle down, I was busy looking for (and trying) any scholarship available to support my master program abroad. I want a fully funded support so that I don’t have to burden my family, I want to make them proud.
Enam kali gagal di berbagai tahapan proses berbagai beasiswa bukan sesuatu yang mudah, justru berat, sangat berat. Ada banyak keringat dan air mata selama dua tahun berjuang. Tapi dari situ saya menangisi, merefleksi, memperbaiki, dan mencoba lagi.
Tahun 2015 saya berangkat studi ke negeri sakura, dengan beasiswa LPDP.
Dan terima kasih LPDP, sudah percaya bahwa saya bisa. Terima kasih sudah mewujudkan impian saya untuk sekolah lagi, di tempat terbaik, dengan pengajar terbaik, dengan ilmu yang banyak, dengan pelajaran hidup yang tak tergantikan.
Terima kasih, karena pendampingan yang luar bisa sejak persiapan keberangkatan; sesederhana kemudahan mengurus visa, kontrak dan surat sponsor, dukungan moril, hingga mengurus proses keberangkatan yang cepat, dan layanan yang memuaskan.
Terima kasih sudah merawat saya dengan baik selama studi. Mulai dari uang semesteran yang selalu tepat waktu yang dibayarkan, biaya hidup yang mencukupi dan tidak pernah terlambat, hingga saya tak perlu memikirkan apa-apa lagi selain belajar, proses pelaporan studi yang mudah, hingga pemantauan proses studi lewat simonev yang semakin hari semakin berkembang.
Terima kasih telah mendampingi saya sampai lulus, membuka pintu bagi saya saat kembali ke tanah air, bahkan masih memberikan banyak pembelajaran lewat training dan seminar untuk career and self-development. LPDP benar-benar ingin merangkul dan membawa alumninya maju menjadi putra-putri andalan bangsa. Mereka terus berjuang, berkembang dengan sangat baik. Mari kita doakan dan dukung!
Karena LPDP, seorang perempuan muda berhasil sekolah di tempat impiannya, fokus belajar dan lulus dengan hasil yang baik, 5 publikasi internasional dalam 2 tahun tidak mengecewakan kan? :)
Karena LPDP, seorang perempuan muda yang baru lulus studinya berani mengembangkan dirinya di sebuah NGO di bidang kesehatan. Mimpinya untuk berkontribusi di bidang kesehatan di Indonesia melalui peningkatan kualitas lab diagnostik penyakit semoga terwujud, sebentar lagi, sebentar lagi.
Karena telah membuat saya terus bertanya pada diri sendiri, “apa yang bisa saya berikan untuk negeri ini?”
Saya juga ingin sepertimu, berjuang, berkembang, meski harus dimulai dengan langkah-langkah kecil :)