Kalau mau kecewa, tentu mama lebih berhak kecewa.
Atas suara yang kita tinggikan.
Atas panggilannya yang kita acuhkan.
Atas jawaban jawaban dusta kita.
Atas doa doa yang justru lebih banyak kita ucapkan dalam sholat untuk hal lain ketimbang kesehatan mama.
Tapi mama itu setulus tulusnya cinta.
Kalau makan, yang diingat anak.
Ada baju bagus, yang diingat anak.
Dapat uang banyak, yang diingat anak.
Kalau mama sakit, mama diam aja pas giliran kita sakit, mama yang paling kepo, sibuk dan sedih.
Tiap hari, mungkin doa yang paling sering mengetuk pintu langit adalah doa mama kita. Doa yang barangkali penduduk langit sampai hafal, akan selalu ada satu doa rutin untuk kita.
Urusan balas membalas tentu tidak akan pernah bisa kita lunasi.
Tapi, daging kita tumbuh besar dari asi yang mama kita kasih waktu dulu. Maka, doa kita malam ini, semoga Allaah karuniakan pahala yang terus mengalir untuknya atas perbuatan baik yang kita kerjakan hingga hari ini.
Kita menutup aurat, mama ikut dapat pahala.
Kita jadi orang berguna, mama ikut dapat pahala.
Kita diam diam membantu orang, mama ikut dapat pahala.
Kita hafal alquran, mama ikut dapat pahala atas tiap huruf quran yang tertancap di jiwa kita :“) aamiin.
Jadikan diri kita orang yang selalu berusaha berbuat baik, supaya mama ikut dapat pahala terus, bahkan sampai mama tiada, perbuatan baik kita tetap menjadi amal jariyyah sebagai teman mama di dunia selanjutnya.
Selamat hari mama untuk mama dan semua mama mama yang masih ada maupun tiada di dunia sekarang 💖
P. S : ngucapin hari mama gak mesti hari mama, suka suka hatiku aja ⛄