It's my 8 year anniversary on Tumblr 🥳

★
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

Discoholic 🪩

tannertan36
hello vonnie

Kaledo Art
Lint Roller? I Barely Know Her
One Nice Bug Per Day

PR's Tumblrdome
No title available
Three Goblin Art
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

No title available
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
I'd rather be in outer space 🛸

Andulka
Today's Document
Peter Solarz
$LAYYYTER
No title available

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Lebanon
seen from Lebanon
seen from Lebanon

seen from Lebanon
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Chile

seen from United States
@evanalhuda
It's my 8 year anniversary on Tumblr 🥳
Untuk Perempuan yang Hanya Bisa Diam dan Laki-laki yang Tak Kunjung Memberi Kepastian
Dikisahkan, ada seorang perempuan dan seorang laki-laki. Keduanya dekat dan telah mengenal satu sama lain dengan baik. Semua orang tau, mereka berdua saling menyukai. Namun, tidak ada pengakuan dan ikatan apapun antara mereka. Mereka tetap berteman dengan rasa sayang yang tidak diungkapkan. Dari dalam hati mereka, si perempuan tentu saja mencintai laki-laki itu, begitu juga sang laki-laki kepada perempuan.
Lantas, datang laki-laki lain. Sang laki-laki ini juga mencintai si perempuan. Tulus. Bedanya, laki-laki ini mengungkapkan rasa sayangnya pada si perempuan. Lama kelamaan, si perempuan luluh dan menerima cinta sang laki-laki ini. Si perempuan akhirnya memilih laki-laki ini dan meninggalkan laki-laki pertama itu. Alasannya sederhana, karena laki-laki ini memperjuangkannya dan menunjukkan bahwa dia mencintai si perempuan.
Cerita di atas terdengar familiar, bukan? Apa pendapat kalian setelah membaca cerita tersebut? Mungkin ada yang berpikir bahwa laki-laki pertama tersebut bodoh. Mungkin juga, ada yang mengumpat si perempuan karena tidak setia. Atau opini lain mengenai tiga orang tersebut.
Sebagai perempuan, siapa yang akan kamu pilih jika kamu dihadapkan dengan dua laki-laki itu? Laki-laki yang kamu cintai namun tidak ada kepastian ataukah laki-laki lain yang menawarkanmu cinta dan dia benar-benar menunjukkannya? Sebagai laki-laki, apa yang akan kamu lakukan bila perempuan yang kamu cintai memilih laki-laki lain yang jelas-jelas menunjukkan cinta padanya. Hal yang belum bisa kamu tunjukkan pada perempuan itu.
Mari kita renungkan baik-baik.
Perempuan, pada dasarnya ingin diperjuangkan. Dia haus akan pengungkapan bukti bahwa dia disayangi, dicintai, dan dirindukan. Dia butuh diyakinkan bahwa ada cinta yang baik hanya untuknya dan tidak dibagi dengan perempuan lain. Perempuan lebih senang memendam rindu. Hatinya akan sakit, apabila laki-laki itu tidak merasakan hal yang sama. Itu akan membuatnya terlihat konyol dan mengutuk dirinya sendiri. Diam lebih baik baginya, karena dia tau dia tidak akan kuat jika perasaannya ditolak. Sebab dia adalah perempuan, dia hanya perlu sebuah kepastian.
Laki-laki, pada dasarnya ingin dipahami. Laki-laki yang baik tidak akan dengan mudahnya menebar pesona pada perempuan. Dia tidak akan merayumu dengan kata-kata yang hanya manis didengar. Apalagi mengumbar rasa sayang yang berbuah harapan. Dia tidak akan membuatmu kecewa karena janji yang tak sanggup ia penuhi. Mengertilah bahwa setiap laki-laki punya caranya masing-masing untuk menunjukkan cintanya dan dia tidak senang jika dibanding-bandingkan dengan laki-laki lain. Sebab dia adalah laki-laki, dia hanya perlu sebuah dukungan.
Singkat cerita, ini bukan kesalahan laki-laki pertama. Laki-laki itu hanya percaya bahwa dia tidak perlu terburu-buru untuk mengikrarkan cinta. Perlu banyak waktu untuk memikirkan sebuah hubungan secara matang dan dia tidak butuh perempuan yang tidak sabar dengan semua keputusannya. Sama halnya dengan si perempuan, bukan pula kesalahannya. Sejatinya, perempuan adalah makhluk pasif. Dia butuh diyakinkan dengan cinta yang utuh. Dia juga ingin merasakan hal yang dirasakan oleh perempuan lainnya. Karena mengetahui bahwa dia dicintai, itu membuatnya sangat bahagia.
Jika cintamu tidak berhasil, sudahlah, lepaskanlah, jatuh cintalah lagi. Ikhlaslah, sekecewa apapun kamu, sesakit apapun kamu. Terimalah, semua orang datang dan pergi. Percayalah, ketika rencanamu yang indah gagal berarti rencana Tuhan akan segera dimulai.
Baik perempuan maupun laki-laki memang rumit untuk dimengerti. Tapi mereka sama-sama manusia, yang ketika jatuh cinta, mereka bisa saja mencintai orang itu melebihi dirinya sendiri. Maka cintailah siapapun dengan sungguh-sungguh. Karena terkadang, kita hanya punya satu kali kesempatan untuk bersama dia.
Source: http://www.hipwee.com/narasi/untuk-perempuan-yang-hanya-bisa-diam-dan-laki-laki-yang-tak-kunjung-memberi-kepastian/
Begini saja. Laki-laki dan perempuan yang menjalin hubungan saling suka tanpa ikatan apapun awalnya tadi ketemu. Urusan diantara keduanya belum selesai. Bicarakan dulu apa yang harusnya dibicarakan. Biar enak. Biar tak ada perasaan yang mengganjal. Agar tak menjadi bayang-bayang masa depan. Barulah setelah semuanya dibicarakan perihal baiknya gimana, keduanya memilih. Laki-laki harus tegas. Pada pertemuan itulah saatnya ia mengungkapkan yang sejujurnya ia rasakan dulu dan yang ia rasakan kini. Setelah itu, biarkan si perempuan menjawab. Ia pun harus jujur tentang apa yang ia rasakan dulu dan yang ia rasakan kini. Pernyataan dan Jawaban tadi akan menjadi kunci untuk melangkah yang lebih kedepannya. Masing-masing memiliki plan A dan B. Terserah mau yang mana yang didahulukan. Hidup adalah seni memilih.
Anjir, kayak nusuk diri sendiri.
Semakin Bertambahnya Tanggungjawab Kita.
Semalam adik bungsuku mengabariku mulai hari sabtu besok ia pindah ke pondok pesantren. Mendengar kabar ini antara bahagia dan sedih.
Bahagianya akhirnya adik ku mau mondok, ia bisa lebih fokus belajar dan akan lebih sering bermain dengan temannya.
Sedihnya, rumah akan terasa sepi menyisakan Ibu dan Bapak saja yang tinggal. :(
2 Adik ku yang selama ini menemani ibu sudah semakin dewasa. Si Kakak yang tahun ini lulus dari Madrasah Aliyah dan melanjutkan studi di Ma’had Abubakar Universitas Muhammadiyah Surakarta. Si Bungsu tahun ini lulus dari Madrasah Tsanawiyah dan lanjut ke Madrasah Aliyah Pendidikan Islam Ma’ahid. Awalnya bungsu tidak mondok, ayahku sudah membelikan motor untuk pulang pergi ke Sekolah. Tapi semalam mengabari sabtu besok ia pindah mondok saja biar lebih fokus.
Bapak dan Ibu sudah mulai menua. Dengan demikian, selanjutnya menjadi tanggungjawab kami anak-anaknya untuk membantu keluarga. Terlebih saya anak laki-laki paling tua yang sudah lulus S1, telah bekerja dan belum berkeluarga.
Ya, saya tidak boleh egois. Harus mulai sadar diri bahwa semakin bertambah umur semakin banyak tanggungjawab yang dipikul. Ini waktunya adik-adik untuk berkembang. Dan sebagai kakak yang baik, harus mendukung mereka terutama dari segi pendanaan dan moril. Dan akupun harus pulang, menemani ayah dan Ibu.
Yogyakarta, 5 Oktober 2017
2 Tahuh lalu nulis ini tapi belum pulang juga. :( Sampai kapan jogja tak nyaman? Rasanya tak mungkin terjadi, Jogja kan selalu menjadi tempat ternyaman tuk kutinggali. Tetapi takkan selamanya. Karena keyakinanku masih tetap bahwa disamping orang tua yang kian senja adalah jalan terbaik yang harus dipilih. Sabar nggih bapak ibu. Doakan anakmu meraih yang diinginkannya.
Fanatisme Buta Pada “Sesuatu” Akan Melahirkan Kedunguan-Kedunguan Nalar–Irasional
Nak, bila kau mulai tumbuh dewasa nanti, cobalah untuk tidak jatuh hati berlebih pada apapun yang tak jelas takarannya.
Kau tak harus ikut-ikutan apa yang sedang ramai digandrungi dunia. Kau tak harus ikut-ikutan taklid buta pada sebuah paradigma yang sedang digaungkan.
Cobalah bangun pola pandangmu sendiri, cobalah untuk tak mudah tergiur arus.
Nak, kau boleh menyangkal perkataanku, tapi percayalah setiap orang yang punya fanatisme buta pada “sesuatu” suatu saat akan melahirkan kejanggalan nalar yang dia sendiri tak sadar sedang melakukannya.
Nak, percayalah, tidak ada lagi manusia yang 100% benar. Jangan pernah menghambakan dirimu atas hal seperti itu. Ambil saja kebaikan dari mereka, tiru saja hal-hal baik dari mereka, tapi kau tak perlu cinta buta pada mereka.
Nak, jika suatu hari kau dihadapkan pada perjalanan melewati gerombolan-gerombolan manusia yang sedang gencar membicarakan keburukan seseorang, jangan pernah percaya 100% pada kubu manapun. Setiap kebencian yang mereka lontarkan atas kubu lainnya adalah sampah yang tak layak masuk saku celanamu, apalagi hatimu.
Nak, kau boleh mencintai sesuatu, tapi jangan sampai gila karenanya. Nak, kau boleh tidak suka pada sesuatu, tapi tak perlu ada kebencian didalamnya.
Hiduplah dengan kebebasanmu berpikir, jangan pernah mau distir.
Diam. Kita kerap menerjemahkannya sebagai suara : apa yang mencemaskan, yang juga menyelamatkan. Yang menciptakan jauh, yang tak memanjakan keluh. Yang susah dipahami, yang mempertanyakan berani. Tetapi diamku kali ini bukan berarti tak berani. Aku hanya ingin menjaga hati. Tak gegabah, seperti sebelumnya. Sampai saat ini aku masih menanyakan, kapan: aku bisa sampai kepadamu, ku bisa mengaku.
Halo tumblr, apa kabar? *salim
Maaf ya jarang main lagi. Kemarin ini lg diajak main Twitter terus, ribut banget ia. Kini baru sempat lagi menyapamu. Hehe
Masih aktif nulis akutuh, tapi tulisan liputan kegiatan gitu seputar pekerjaan dan event-event yang lagi dikerjakan Majelis tempat mengabdi. Aku ijin ya, daripada kamu gak tak isi apa-apa lebih baik kamu tak jadiin lemari arsip tulisan-tulisan liputanku yaa.. Supaya gak berceceran. Oke? Oke sip.
Bahwa ketika kita jatuh cinta, serahkan pada yang punya hatinya, kejar cintaNYA sebelum cintanya. Bahwa sekuat apapun kita menjaga seseorang, kalau kata Allah bukan maka bukan ia jodohnya.
Sally
#BijakBersosmed adalah Gerakan Masyarakat untuk menggunakan Sosial Media secara bijak, sehat dan positif. Kita pegiat Media Sosial se-Jogja bersepakat untuk turut terlibat dalam gerakan #BijakBersosmed dengan mengisi kekosongan konten informatif dan Edukatif, serta sosialisasi aktif bagi masyarakat kebanyakan tentang penggunaan Sosial Media yang baik dan bijak. Mari bergabung di #BijakBersosmed :)
Pernah
Kepada yang (pernah) singgah, terima kasih sudah mampir bertamu. Hati-hati di jalan, semoga selamat sampai tujuan.
Kepada yang (pernah) menjadikan aku masa depan, terima kasih sudah membuat masa laluku lebih berwarna.
Kepada yang (pernah) berjuang melawan rasa, terima kasih sudah menunggu. Percayalah, kalah bukan berarti salah.
Kita sudah sama-sama buktikan bahwa waktu mampu menjadi obat dari hati yang retak. Bahwa jarak mampu menggantikan luka menjadi suka tanpa duka.
Sekali lagi, terima kasih sudah jadikan aku lebih mengerti arti menunggu dalam pasti dan kembali berjalan dalam taat.
Semoga kau baca tulisan ini.
***
Brownie Hall 05 Oktober 2017
Semakin Bertambahnya Tanggungjawab Kita.
Semalam adik bungsuku mengabariku mulai hari sabtu besok ia pindah ke pondok pesantren. Mendengar kabar ini antara bahagia dan sedih.
Bahagianya akhirnya adik ku mau mondok, ia bisa lebih fokus belajar dan akan lebih sering bermain dengan temannya.
Sedihnya, rumah akan terasa sepi menyisakan Ibu dan Bapak saja yang tinggal. :(
2 Adik ku yang selama ini menemani ibu sudah semakin dewasa. Si Kakak yang tahun ini lulus dari Madrasah Aliyah dan melanjutkan studi di Ma’had Abubakar Universitas Muhammadiyah Surakarta. Si Bungsu tahun ini lulus dari Madrasah Tsanawiyah dan lanjut ke Madrasah Aliyah Pendidikan Islam Ma’ahid. Awalnya bungsu tidak mondok, ayahku sudah membelikan motor untuk pulang pergi ke Sekolah. Tapi semalam mengabari sabtu besok ia pindah mondok saja biar lebih fokus.
Bapak dan Ibu sudah mulai menua. Dengan demikian, selanjutnya menjadi tanggungjawab kami anak-anaknya untuk membantu keluarga. Terlebih saya anak laki-laki paling tua yang sudah lulus S1, telah bekerja dan belum berkeluarga.
Ya, saya tidak boleh egois. Harus mulai sadar diri bahwa semakin bertambah umur semakin banyak tanggungjawab yang dipikul. Ini waktunya adik-adik untuk berkembang. Dan sebagai kakak yang baik, harus mendukung mereka terutama dari segi pendanaan dan moril. Dan akupun harus pulang, menemani ayah dan Ibu.
Yogyakarta, 5 Oktober 2017
YouTube Creators for Change : Gita Savitri Devi | Berdampingan (Coexist)
Sebaik-baiknya berdakwah, dakwah yang terbaik adalah dengan perilaku kita.
Gita Savitri
Memulai, menjalani, dan mengakhiri sama-sama tidak ada yang mudah. Untuk itu, berdoalah lebih banyak untuk meminta kekuatan, kesabaran, dan segala hal yang berguna untuk menghadapinya. Sebab, perjalanan ke depan tidak pernah dijanjikan akan semakin mudah.
Kurniawan Gunadi (via kurniawangunadi)
Menarilah Sendiriku . . . . Di awal masa yang lewati hari-hari Dan waktu yang terus bergulir lalui Tak sanggup lagi ku daki bukit ini Ku berhenti Mata hitammu selalu Menyulut senyum tersipu Hasrat terpaku tuk selalu bertemu Ku genggam semua kata Terselimuti dengan asa Hanya ada sebuah rasa kini Kau tetap indah malamku Jari jemarimu menyentuh Membelai diriku yang selalu ingin bersamamu Tak pernah sedikitpun, terbesit olehku Ku ingin juga waktu berhenti dengan mu Dan menarilah hariku Di atas jalan berbatu Lewati semua sepiku dan sendiriku Menarilah Sendiriku Angsa & Serigala
Perjuangan Timnas Sepak Bola Indonesia serta para atlit lainnya yang membawa nama Bangsa Indonesia di gelaran Sea Games Kuala Lumpur Malaysia menjadi contoh serta pembelajaran bagi kita untuk menggelorakan Nasionalisme dan semangat persatuan. Bentuk Amar Ma'ruf berupa keteladanan yang real memberi dampak positif bagi keutuhan bangsa.
Perkatan Pak Bambang Brodjonegoro diatas salah satu wujud pengamalan ‘Nahi Munkar’ dengan cara pencerdasan. Dengan memiliki Umat yang terdidik dan ahli, menghindarkan bangsa Indonesia dari ‘Salah Urus’ dan menjadi Bangsa yang disegani.