Sampai kapan kira-kira setolol ini dil?

#extradirty
Cosmic Funnies
wallacepolsom
Peter Solarz

祝日 / Permanent Vacation

JVL
styofa doing anything

shark vs the universe

PR's Tumblrdome

@theartofmadeline
Three Goblin Art
Not today Justin
occasionally subtle

Origami Around

oozey mess
Xuebing Du

if i look back, i am lost
Show & Tell

roma★

★
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Germany
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Türkiye

seen from Denmark

seen from Hungary

seen from Malaysia
seen from Brazil
seen from Canada

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Philippines
seen from United States
@feeltomuch
Sampai kapan kira-kira setolol ini dil?
Menelan mentah-mentah segala rasa pahit dalam kehidupan.
Diprosesnya dari dalam saja.
Semoga suatu hari nanti saya akan mengatakan “ohhh ini jawaban dari segala rasa pahit itu”
Makassar,2025
Aku berlindung kepada Allah dari keputusasaan yang diam-diam tumbuh di dada, dari kecewa yang tak sempat kusebut namanya, dari keramaian yang membuatku merasa sendirian, dan dari cinta yang hanya membuatku jauh dari-Nya.
:)
Tidak ada yang benar-benar bisa memahami hatimu, kecuali pencipta hati itu sendiri. Cobalah untuk bercerita pada-Nya, mengadukan segala gelisah dan rumitnya hari-hari ini pada-Nya. Jawabannya mungkin tidak langsung datang, tapi setidaknya itu melegakan. Lega sekali.
Saya berharap, suatu hari nanti perasaan ini menjadi biasa saja
Saya berharap, suatu hari nanti saya akhirnya berani untuk bertemu denganmu lagi
Saya berharap, saat nanti kita bertemu lagi, senyuman terbaik ku akan kamu lihat
Saya berharap, suatu pagi nanti, bukan kamu lagi orang pertama yang harus dan selalu ku pikirkan
Makassar,2025
Dunia dengan kelucuannya
Dari kemarin rasa rindunya tiba-tiba memuncak lagi. Setengah mati menahan.
Tapi selalu saja, dia datang. Datang lagi pas di saat seperti ini.
Ini dunia lagi melucu kah?
Ada beberapa "penemuan" penting dalam diriku sendiri yang terkatalis oleh perjalanan ini. Beberapa hal yang kemudian aku temukan, coba kutuliskan di sini : Pertama. Abis dari sana, ngerasa kalau "ke sana" itu harus semakin diperjuangkan berkali-kali, tidak hanya cukup sekali seumur hidup jika kita masih diberikan fisik yang kuat dan masih mampu untuk bekerja mencari rezeki sebaik-baiknya, karena shalat di sana pahalanya 100.000 (masjidil haram) dan 1.000 (nabawi) kali lipat dibandingkan tempat manapun di dunia ini. Sehingga, sekarang merasa sangat memprioriitaskan pengalokasian dana untuk bisa ke sana, berkali-kali. Harta terasa lebih ringan untuk dikeluarkan buat bisa berangkat umroh / haji. Terutama, ngejar buat bisa Haji Khusus / berangkat dari cara-cara lain agar bisa segera berhaji sebagai bagian melengkapi dari rukun islam. Kedua. Dunia ini dengan segala permasalahannya jadi terasa kecil, sesuatu yang sebelumnya mampu membuatku kepikiran berhari-hari, susah tidur, tidak tenang. Karena bener-bener bisa merasakan momen di mana saat di sana, upaya untuk bisa beribadah berada di titik yang belum pernah kumiliki sebelumnya. Perasaan ini masih terasa sampai hari ini, merasa lebih optimis. Meski dalam kondisi masih meraba/bingung pasca keluar dari pekerjaan sebelumnya, tapi tidak sampai membuatku stress. Ketiga. Berpasangka baik sama Allah adalah sebuah "obat" ketakutan, kekhawatiran, kecemasan yang paling baik. Siapa sangka, semua berlikunya jalan yang kulalui kemarin ternyata ujungnya adalah ke sini. Ke rumahNya, dengan membawa pulang semua pemahaman baru yang belum pernah kumiliki sebelumnya padahal di sana tidak sampai satu bulan, dan masalah yang kumiliki telah berbulan, bertahun kujalani. Jadi, kalau sekarang lagi ada masalah, teruslah berprasangka baik.
Alhamdulillah. Semoga kita semua bisa dipanggil (dan berkali-kali di panggil) ke sana. Aamiin.
Tapi tetap nangis kejer pagi2 sambil ngetik ini. Hahahuhuhehehoho
28tahun hari ini malah mendoakan orang lain. Gapapaa, akhirnya ada dititik ikhlas seperti ini.
Makassar,2025
Bangun pagi dengan keadaan merindukan beliau.
Bangun pagi dengan keadaan masih belum menerima menyataan.
Bangun pagi dengan keadaan tidak siap dengan hari senin ini.
Otuhannn…
Kelak.
Akan ada seseorang yang menjadikanmu satu-satunya.
Kelak.
Akan ada seseorang yang dengan berani memintamu di orang tuamu.
Kelak.
Senyumnya akan menjadi hal yang akan kau ingin liat tiap harinya, tangannya akan menjadi peganganmu yang kokoh, bahunya akan menjadi sandaranmu yang paling kuat, dan tawanya akan menjadi hal yang akan membuat menjadi perempuan paling bahagia.
Kelak.
Iman dan taqwanya akan menuntunmu untuk menjadikan mu semakin mendekat dan jatuh cinta kepada sang maha cinta.
Kelak.
Seseorang itu, akan datang..
Sabarlah dalam penantianmu.
Istiqamahlah dijalan baik yang kau pilih.
Berbaik sangkalah kepada sang pencipta.
Kelak, bahagiamu akan kau rasakan jua.
Makassar,2019
🥹🥹🥹
Patah hati kali ini agak sulit untuk ku cerna.
Mengingat patah hati yang kemarin-kemarin, bagaimana cara melewatinya pun sulit untuk ku lakukan.
Patah hati kali ini berbeda.
7 bulan bertahan dengan rasa sakit dan pikiran yang ribut sekali.
Hahahahah. Bikin mual.
Mengendarai motor, keliling makassar sambil ku ceritakan segala rasa sakit kepada temanku. Kalau bahasa gaulnya, life update hihi
“Bla bla.. sudahji ku suruh ke psikiater itu. Dia yang sakit itu, bukan saya. Aneh”
“YaAllah sakit sekali, Kisot”
“Semoga semua perempuan setelah saya adalah karmanya”
Allah tolong lembutkan hatiku..
Hi tumblr!
Long time no corat coret.
Kali ini saya datang lagi, bersama kisah-kisah patah hatiku. Heheh
Kataku..
"ayo berusaha untuk berjodoh"
"mauma nikah mungkin 2-3 tahun lagi"
Lalu katanya..
"belumpa pikir kesana"
"kenapa cepat sekaliki lahir? Harusnya kita tungguka hehe"
"kalau misal tidak berjodohki... Bla bla bla"
Lalu kataku lagi..
"ayo usahakan untuk berjodoh.."
WAHAHAHA BETAPA MENYEDIHKAN KU
Hatiku kecil sekali.
Sering meremehkan orang hanya melihat dari tampilannya.
Hatiku kerdil sekali.
Melihat orang dari satu sisi saja.
Padahal dirinya belum tentu baik.
Padahal dirinya tidak pernah dia nilai.
Hatiku, segeralah pulih.
Makassar,2023