Sumber Video : Instagram @alshafawi

Jar Jar Binks Fan Club

titsay
official daine visual archive

shark vs the universe
EXPECTATIONS

PR's Tumblrdome
No title available

tannertan36

❣ Chile in a Photography ❣
$LAYYYTER
todays bird
Sade Olutola

#extradirty
The Stonewall Inn
h
cherry valley forever
ojovivo
untitled
No title available
hello vonnie
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from Bahrain
seen from Costa Rica
seen from Australia

seen from United States

seen from Türkiye
seen from Thailand

seen from United States

seen from Argentina

seen from Kenya

seen from United States
seen from United States
seen from Indonesia

seen from Malaysia
seen from Palestinian Territories

seen from Uzbekistan

seen from United States
@fitriamalina
Sumber Video : Instagram @alshafawi
Source: https://www.instagram.com/stories/herricahyadi/3434510173962838349?utm_source=ig_story_item_share&igsh=NHp3a3J5dng2bnVr
Ingin punya keluarga yang hangat? Belajarlah untuk menjadi hangat. Ada banyak kebahagiaan yang harus kita mulai sendiri, bukan ditunggu.
Taufik Aulia
Bagaimana cara mengundang cintaNya Allah?
Ia menjawabnya dengah hadist Qudsi, "Dan tidaklah seorang hamba mendekat kepada-Ku; yang lebih aku cintai daripada apa-apa yang telah Aku fardhu (wajib) kan kepadanya. Hamba-Ku terus-menerus mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah hingga Aku pun mencintainya".
Sejak beberapa tahun terakhir entah kenapa habit menghabiskan makanan menjadi satu dari beberapa bare minimum dalam menentukan apakah seseorang layak untuk dijaga dalam circle pertemanan.
Menurutku poin ini menjadi penting, sebab memperlihatkan bagaimana seseorang bertanggung jawab atas pilihannya, yang dalam hal ini berbentuk makanan yang telah ia beli/buat.
Selain itu, menurutku menghabiskan dan membuang makanan juga turut mencerminkan bagaimana empati seseorang. Sebab bagaimana bisa sebuah jiwa dengan santai membuang/menyisakan makanan disaat masih banyak manusia di belahan bumi ini yang sulit mendapatkan akses makanan sehat dan bergizi ?
Apalagi, di jaman yang serba berkemajuan ini, sudah tersedia pilihan untuk membawa pulang makanan yang tersisa apabila memang dirasa kenyang. Maka, menurutku tidak ada alasan selain minimnya empati seseorang yang sering membuang makanan tanpa alasan yang jelas, seperti alergi, dilarang dokter, menjaga kesehatan, sudah tidak fresh sehingga berbahaya untuk tubuh. Namun faktor² tersebut juga sebenarnya bisa diantisipasi dengan bertanya dan atau memilih tidak membeli/mengambilnya.
Oleh karena itu diri ini lebih menghargai dan nyaman bersama mereka yang senantiasa menghabiskan makanannya, sekalipun membutuhkan proses yang lama. Terima kasih insan-insan yang senantiasa bertanggung jawab atas pilihannya. (:
Semoga kita menjadi manusia yang senantiasa bersyukur dengan menghargai setiap karunia yang telah Allah berikan, termasuk makanan dan minuman yang telah Allah mampukan kita untuk memperolehnya. Aamiin. Sebab membuang makanan bukan hanya menyakiti sesama manusia, tapi juga turut serta dalam menyakiti bumi.
Wallahu'alam bi showwab.
--------------------------------
DKI Jakarta, 13 Juli 2024
FA
Bukankah ada banyak luka yang harusnya memang terbuka agar ia cepat kering dan sembuh? Luka kita mungkin sama, cara menyembuhkannya adalah dengan membiarkannya tetap terbuka, dan kita membiasakan diri dengan sakit dan perihnya, hingga ia hambar dan tidak terasa lagi. Berdamai itu membiasakan, sebab mustahil untuk melupakan.
Melupakan itu hal yang sulit dan rumit, sebab memang begitulah memori otak kita dirancang, agar selalu mengingat pada peristiwa penting dalam hidup kita, entah baik atau pun buruk.
Tidak ada yang bisa mengatur lisan dan tindakan orang lain bukan? Kitalah yang seharusnya bisa mengatur bagaimana untuk meresponnya, tidak memang, tapi begitu seharusnya.
Untuk setiap luka yang hari ini kita dapatkan dan masih membekas, berdoalah pada Tuhan, agar diberikan hati yang lapang dan sabar. Ujian itu mustahil ada jika tanpa jawabannya, dan kita pun harus belajar agar lulus dari ujian tersebut, dan sebaik-baik belajar adalah dengan berkaca pada pengalaman. Entah pengalaman kita atau orang lain.
Dewasa itu rumit ya... Gapapa, insyaallah serumit-rumitnya menjadi dewasa, ia akan berbuah kebaikan. Selalu sertakan Allah ya, untuk setiap langkah kita.
@jndmmsyhd
Kita kerjakan saja bagian kita.
Pada akhirnya, dengan segala kemampuan dan logika, manusia tidak akan pernah mampu menerka skenario Sang Pencipta, Allah subhana wa ta'ala.
Banyak hal yang mungkin secara kasat mata tidak mungkin, namun dengan kun fayakun-Nya mampu menghapus seluruh hipotesis mahakarya akal manusia.
Yaa Robb, apapun takdir yang Engkau tetapkan kepada kami, kami memohon untuk senantiasa dimampukan dalam mengembannya Yaa Robb. Sungguh, tiada daya upaya tanpa Kuasa-Mu. Mampukan kami mengoptimalkan takdir dari-Mu sebagai sarana naik level sebagai hamba-Mu, bukan sebaliknya, Yaa Robb. Lindungi kami dari perbuatan dzalim dan maksiat yang menghinakan diri kami. Aamiin Yaa Mujiib.
Alhamdulillah 'ala kulli hal. (':
-------------------------------
Daerah Khusus Jakarta, 14 Juni 2024
FA
Hej, tengoklah langit malam ini, padanya terlukis senyum rembulan yang begitu menenteramkan hati. Senyuman yang menciptakan efek derivatif saat aku melihatnya. Sebab ia mengantarkanku pada kenangan saat kita berbahagia bersama hingga turut andil dalam mengukir senyum di wajahku. Sungguh, aku bersyukur atas nikmat dan karunia-Nya hingga kita dapat mencipta banyak momen mengesankan diwaktu-waktu kemarin.
Semoga (dan akan selalu kusemogakan) kita dapat dikumpulkan kembali dalam momen-momen terbaik di masa yang akan datang. Aamiin Yaa Mujiib.
Terima kasih ya, khususnya pada tiap usaha yang kamu lakukan untuk menebar kebahagiaan pada sekitar. Semoga Allah balas dengan limpahan rahmat dan kebahagiaan dalam hidupmu. Aamiin.
Uhibbukum fillah. (:
‐----------------------
Jakarta, 10 Juni 2024
FA
Namanya manusia, sering tanpa sadar menjerumuskan diri dengan mempertahankan sesuatu yang menghijabi dirinya dari hal-hal baik di luar sana. Padahal, terkadang melepaskan beberapa hal dalam hidup diperlukan untuk dapat menyaksikan keindahan yang lebih luas secara jernih dan tenang.
Semoga kita menjadi hamba-Nya yang senantiasa mampu berpikir secara jernih, tenang dan adil.
‐--------------------------
Matraman, 31 Mei 2024
FA
28 tahun hidup di dunia dan bersosialisasi dengan banyak jenis serta karakter manusia. Setidaknya ada satu pelajaran yang diri ini dapatkan dan mungkin sebagian besar makhluk pun mengaamiini. Adalah maksiat yang dilakukan seseorang menghasilkan multiplier effect, baik terhadap diri sang pelaku maupun bagi lingkungan.
Hal ini pun berlaku pada tiap tiap kita. Bagaimana maksiat akan berpengaruh pada bagaimana kita merespon dan memandang sesuatu. Kadang jadi lebih emosional, kadang jadi tidak bersemangat dalam menjalani hidup.
Tepatlah nasihat yang senantiasa disampaikan oleh Para Asatidz bahwa amal-amal ibadah seorang mukmin akan berbanding lurus dengan duniawinya, bukan sekedar perihal jabatan, materil, tapi tentang bagaimana ia berelasi dengan sesama.
Maka, jangan pernah berhenti untuk memohon agar diistiqomahkan atas segala kebaikan.
Yaa Muqollibal Quluub Tsabbit Qolbii 'alaa diiniik.
--------------------------
Matraman, 30 Mei 2024
FA
• Maintenance Ukhuwah •
Pada usia yang sudah lebih dari seperempat abad ini, tepatnya hari-hari dimana terisi dengan berbagai hal yang bersifat rutinitas kembali menyadarkanku bahwa terdapat beberapa hal yang perlu maintenance, adalah ukhuwah satu di antaranya.
Bagaimana tidak, mengingat mayoritas waktu dalam satu pekan yang kita habiskan untuk bekerja dan terkadang mengharuskan diri mengalokasikan waktu luang akhir pekan untuk pemenuhan hak istirahat atas jasad hingga tak jarang berujung pada ke-alpha-an diri dalam memenuhi hak bersilaturahmi atas saudara/i..
Maka, terhaturkan terima kasih untuk insan-insan baik yang telah sama-sama berjuang untuk mencipta temu.
Serta, terima kasih untuk Pemerintah yang telah menetapkan hari-hari tanggung menjadi cuti bersama. Sebab, waktu-waktu tersebut menjadi berharga bagi para pekerja untuk me-maintenance ukhuwah yang telah lama terabaikan.
Semoga Allah senantiasa lancar dan mampukan kita untuk menjadi bagian dari hamba-Nya yang saling mengasihi dan gemar bersilaturahmi.
Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tathimush sholihaat.
-----------------------
Matraman, 29 Mei 2024
FA
"Allah memiliki banyak cara dalam menjawab setiap pertanyaan dan doa hamba-Nya, mulai dari momentum besar hingga peristiwa kecil."
Dan aku adalah hamba-Nya yang selalu kagum dengan cara Allah menunjukkan hal-hal yang selama ini selalu dipertanyakan dan dimohonkan oleh diri.
Rasanya di usia dewasa kini, perpisahan tidak lagi menjadi momok yang menakutkan. Sebab telah banyak perpisahan yang tercipta dan semua tetap berjalan dengan baik, alhamdulillah, seakan mengaamiinkan pepatah yang menyatakan mati satu tumbuh seribu. Selama perpisahan yang tercipta bertujuan untuk menghindari mudhorot yang lebih besar, rasanya lebih menenangkan sebagaimana ketika kita dijauhkan oleh seorang pembohong, playing victim, hobi berghibah, dst. Tak jarang perpisahan tersebut justru kembali mendekatkan kita dengan lingkungan yang insyaa Allah baik. Seakan Allah ingin menyampaikan bahwa kita sudah terlalu jauh.
Oleh sebab itu, di usia yang telah melebihi seperempat abad ini rasanya mengupayakan pertemuan atau merajut kembali silaturahmi dengan mereka yang dulu pernah membersamai dalam hal-hal baik jauh lebih menenangkan.
Semoga Allah senantiasa memampukan kita untuk mengupayakan temu-temu dengan insan yang memotivasi kita untuk terus meningkatkan keimanan. Aamiin.
----------------------------
Matraman, 28 Mei 2024
FA
Di Tumblr kadang - kadang ada akun yang muncul namun bukan akun yang aku ikuti. Lalu Allaah gerakkan hatiku untuk mengunjunginya, lalu aku membaca satu persatu yang dituliskan. Semakin aku membaca aku semakin mengingat tulisan - tulisan lamaku, hanya saja di ubah beberapa kalimat atau di ubah dengan kata lain. Namun terasa mirip, dan tentu maknanya pun sama :')
Aku menghela nafas, dan memang jika itu adalah tulisanku yang di ubah aku ingin berusaha menerima dengan lapang. Dan aku berlepas diri atas itu, dan akupun berlepas diri sejak bertahun tahun lalu ketika pertama kali aku juga menemukan hal yang sama terlebih apabila tulisanku disandingkan dengan musik, sungguh aku berlepas diri. Aku pun semakin mengerti bahwa saat ini bukan lagi menjiplak sama persis, melainkan dengan cara mengubah beberapa kata maka sudah terlihat berbeda dan terlihat menjadi tulisan asli pemiliknya.
Kembali kepada Allaah, Rabb yang tak pernah salah dalam menilai segala sesuatu. Dengan mengingat ini, hati semoga menjadi tenang bi idznillaahi ta'ala.
— @menyapamentari
Pernah beberapa x ketemu ini di tumblr. Tapi puncaknya di Instagram, sebuah akun publik merepost postingan seseorang yang captionnya sama persis bahkan sampai hastagnya, tulisan itu hanya dirubah satu dua kata. Padahal di profil penjiplak tercantum background pendidikannya yang merupakan guru. Miris. Seorang Guru mengambil karya orang lain tanpa ijin.
Ketika ditegur barulah dirubah captionnya, namun diri ini menjadi suudzon bahwa caption caption lain di postingannya bisa jadi juga hasil plagiat karya orang lain.
Miris miris. 🥲
Di usia dewasa kini, aku menyadari bahwa wujud terbaik dari rasa sayang adalah dengan menghargai batasan yang telah ditentukan. Sebab terkadang untuk menghargai batasan dan keputusan mereka yang kita sayang tidaklah mudah, ada ego dan rasa yang perlu kita redam untuk ketenangan dan kebahagiannya, sekalipun hal itu terlihat baik. Sulit ? Iya bettul, namun bagi pihak yang memberi batasan ketika keputusannya itu dihargai, mereka akan sangat merasa diberkati.
Tapi aku selalu percaya, bahwa segala sesuatu tidak ada yang cuma-cuma di dunia ini. Dipertemukannya kita dengan insan-insan yang menutup diri kadang menjadi sarana training untuk kemudian Allah pertemukan dengan mereka yang terbuka. Seolah Allah ingin memberikan pelajaran agar kita memperlakukan mereka yang tersayang secara secukupnya sekalipun ia membuka diri tanpa sekat dan turut menjaga kerahasiaan informasi yang ia ceritakan. Sebab aku percaya selalu ada makna dari setiap peristiwa/momentum dan semua itu tergantung bagaimana kita memandangnya, mau mengambil sudut pandang kanan atau kiri atau bahkan tengah ? Wallahualam.
Semoga kita senantiasa Allah pertemukan dengan insan-insan yang saling menghargai dan mengasihi satu sama lain. Aamiin.
Terima kasih insan-insan baik. (:
‐---------------------------------
Pondok Kopi, 16 Mei 2024
FA
Jangan lupa untuk selalu memberi penjelasan pada orang-orang yang ingin kamu tinggalkan. Karena sungguh, hidup dengan selalu menerka sebuah kesalahan fana adalah hal yang menyiksa. Setidaknya, berikan alasan-alasan masuk akal meski akhirnya alasan-alasan tersebut memunculkan sesal.
Salah satu bentuk bertanggungjawab sebagai manusia adalah dengan tidak menggantungkan kebingungan pada sebuah kepergian. Tapi pada kenyataannya, banyak manusia yang hilang tanpa lebih dulu memberikan penjelasan.
Dan akhirnya, raga kehilangan kewarasan karena penuh akan pertanyaan-pertanyaan yang tidak menemukan jawaban.
Sampaikanlah walau pahit.
Kamu lebih bisa powerful justru ketika tidak semua hal kamu share di media sosial.
When you build in silence, people don't know what to attack. Oversharing bisa terlalu membuka dirimu sehingga banyak celah lemahmu dipelajari dengan baik oleh mereka yang tak suka padamu.
Maka lagi-lagi saatnya mengingatkan diri saya dan kita tentang nasihat Imam Asy Syafi'i...
"Terlalu membuka diri bisa membuatmu berkawan dengan circle buruk. Menutup diri total bisa mencipta permusuhan. Maka, jadilah orang yang tahu kapan membuka diri, kapan punya privasi." (Hilyatul Auliya)