Bersamamu, bukan berarti aku tak pernah patah hati. Tapi kamu, entah apa yang ada dalam dirimu selalu mampu meyakinkan aku untuk kembali.
Dasar, kamu.

No title available

JVL
Jules of Nature
todays bird
Sweet Seals For You, Always
sheepfilms
we're not kids anymore.
Game of Thrones Daily

Love Begins
Not today Justin
RMH

祝日 / Permanent Vacation
occasionally subtle

⁂

@theartofmadeline
will byers stan first human second

izzy's playlists!
One Nice Bug Per Day
hello vonnie
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

seen from United Arab Emirates

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Brazil

seen from Brazil

seen from France
seen from Lithuania
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Venezuela

seen from Venezuela
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Russia
seen from South Korea
seen from United States

seen from Denmark
@gadispucatpasi
Bersamamu, bukan berarti aku tak pernah patah hati. Tapi kamu, entah apa yang ada dalam dirimu selalu mampu meyakinkan aku untuk kembali.
Dasar, kamu.
Selama kamu hanya bisa ia tatap lewat layar handphone, kamu belum berarti apa-apa untuk hidupnya.
Artinya, kamu belum utuh.
Dua Ribu Dua Puluh
Saat kebanyakan manusia tidak menyukai bahkan membenci tahun 2020, beda halnya dengan aku yang banyak mendapat hidayah dariNya serta hikmah di sepanjang tahun ini meski harus mengalami gelap dan melenakannya lubang maksiat.
Allah, terimakasih. Ayah, Ibu, terimakasih. Diri, terimakasih sudah bertahan dan berani melangkah sejauh ini.
Cie, udah kangen aja.
TERBIASA BERSAMAMU
Setiap pagi, kau selalu membangunkanku dengan mimpi yang sama
Tentang hujan yang kau basahi dengan kecupan
Setelahnya, aku selalu berandai-andai, jika saja waktu bisa berhenti dan mampu menyelamatkan kita dari kerinduan
barangkali, tiada lagi kecemasan yang harus dirisaukan
Saat kau tiada. Ternyata, kesedihan tak sederhana yang pernah kita bayangkan
Sebab aku, telah terbiasa bersamamu, sebagaimana aku membiasakan diri untuk merawat denyut nadiku
Dan sementara, untuk hal-hal yang belum sempat kita sepakati, biarlah aku menyebutnya sebagai sepi
Aku ini Penakut.
Setiap senyum yang kau lempar sewaktu yang berbahagia, aku masih berpura tak melihat. Sampai sebelum kau sapa dan aku bergerak kikuk, mungkin hingga detik ini aku masih : menjadi pecintamu yang paling bisu.
Pamulang, 5 November 2020.
Aku tetap suka, sekalipun kau berulah. Ada yang tetap tak kau ubah: mendengarkan suaraku sesaat sebelum tidur. Terimakasih, ya :)
Aku mencintaimu di seluruh waktu, di hari paling sepi, di hujan tanpa jeda, bahkan di nadi yang kelak akan berhenti.
~ Love Me Like There's No Tomorrow @freddiemercury ~
Itu aku, padamu
Sudah bisa didengarkan dan dinikmati single lagu saya, Sa butuh ko ko butuh sa - Yoga Afriari #sabutuhkokobutuhsa Yuk melimpir, Available on : Apple Music, iTunes, Sportify, Youtube Music, Deezer, Tidal, Amazon Music, Tiktok and Other Digital platforms. Gunakan 🎧 untuk pengalaman mendengarkan yg lebih baik. Terimakasih sudah mendengarkan☺☕
AIIH SEDAP SOBAT MANTAP
Hati-hati meletakkan hati, pada orang yang tidak berhati-hati. Maka letakkanlah hati, pada orang yang selalu berusaha menjaga hati dengan penuh kehati-hatian.
Anjuran:
Pesan ini hendaknya dibaca di pagi hari. Selamat malam :)
“Aku ingat tak perlu banyak alasan untuk bisa bertemu kapanpun kita ada waktu. Namun sekarang, untuk bertahan saja rasa-rasanya kau tidak seminat itu.”
— (via mbeeer)
“Mungkin kita memang ditakdirkan hanya sebatas itu. Sebatas pernah bersama. Kisah singkat yang tak kerap lengkap. Kisah sementara yang tak berpengaruh apa-apa.”
— (via mbeeer)
Umm..
Nothing special between us, Uh?
Kita belum menjadi apa-apa.
Katamu.
Ups, mungkin lebih tepatnya kita bukan siapa-siapa :)
Apasih yang ideal dalam suatu hubungan? Apakah kehidupan di media sosial tidak perlu disangkut pautkan di dalamnya? Apakah kita perlu menepis ataukah berburuk sangka atas sesuatu yang diutarakan lewat media sosial nya?
Sebetulnya, cukup adil kah kita terhadap perasaan kita sendiri? Kurasa tidak bisa demikian. Cinta itu egois.
Saran aku: Kalau kangen, ditemuin. Bukan diliatin.
Banyak alasan untuk menulis, memang.
"jatuh cinta, atau patah hati. bisa juga patah semangat, atau memaksa berjalan. bisa juga gagalnya hidup, atau sebaliknya. ide untuk menulis tuh seperti air dari dataran tinggi ke dataran rendah. berjalan aja."
Katanya. dan aku belum juga menemukan hal yang menarik diantara banyak alasan tersebut. Datar aja.