Ramadhan Hari Ketiga
Suatu hari, perjalanan kita akan berhenti. Dipaksa berhenti bahkan. Dan yang menghentikan itu adalah kematian.
Dan kala kita berhenti itu, kita menyadari sudah sejauh mana perjalanan kita. Apakah sudah sampai tujuan, masih jauh, atau justru semakin jauh karena selama ini perjalanan kita justru berlawanan arah. Dan banyak di antara manusia nanti yang akan menyesal dan mengharapkan dihidupkan kembali guna membuat amal saleh. Sia-sia.
Perjalanan kita ini bergerak, semakin mendekati garis kematian. Tapi, kita merasa seolah-olah akan hidup selamanya di dunia ini. Perasaan yang kemudian membuat kita lalai.
Memang, nasihat terbaik adalah kematian :)
©kurniawangunadi














