Saya terluka oleh perbuatanmu, Kamu terluka karena reaksiku.
Itu tidak sama dan tidak akan pernah sama !!!

❣ Chile in a Photography ❣
Sade Olutola

Jimmy Eat World
untitled
Cosimo Galluzzi
Cookie Run:Kingdom Official!
No title available

blake kathryn
Color Me Curious
Game of Thrones Daily
No title available
art blog(derogatory)
Today's Document
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
KIROKAZE

shark vs the universe
$LAYYYTER

ellievsbear
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
seen from United States
seen from Bolivia
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Venezuela
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from Canada

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States
@ginarahmanisa
Saya terluka oleh perbuatanmu, Kamu terluka karena reaksiku.
Itu tidak sama dan tidak akan pernah sama !!!
Berasa lagi di PRANK !
Ya Allah tadi malam dapat kabar baik yang membahagiakan, sudah terlanjur senang, sudah berasa mau terbang.
Tapi duarrrr peraturan 5 menit menentukan yah. Besok sorenya semua berubah. Kesempatan itu tidak ada lagi dikarenakan orang atas yang merubah sesuka hati mereka.
Lapangankan hati kami ya Allah 🤲
Timika 12 Februari 2026
Manusia tetaplah manusia. Sebaik apapun ia ada kalanya menyakiti, Sesempurna apapun ia ada kalanya mengecewakan. Berinteraksi dengan manusia adalah bab panjang yang seolah tak ada habisnya. Tidak ada hubungan antar manusia yang mulus dan baik-baik saja, yang ada hanyalah mereka yang lebih banyak mengedepankan toleransi dan pemakluman. Don't expect too much. Don't blame anyone for your hopes.
Sebagaimana kita tak sempurna, oranglain pun sama 🍃.
Pengingat diri
Seringnya kita dipertemukan dengan hal hal yang tidak kita sukai dan tidak membuat kita nyaman,agar kita bergerak dan berusaha belajar menerima segala kondisi. dan agar kamu mengerti didunia ini bukan hanya tentang yang membuat dirimu nyaman,bukan hanya soal yang kamu sukai tapi juga ada bagian dimana kamu harus bisa menerima dan mendewasa.
Aku tahu ikhtiar ku belum sekeras yang lain, pun sujudku belum selama yang lain. Tapi aku harap ditahun ini bisa terwujud apa apa yang selalu dirapal dan dilangitkan dalam doa.
Temanmu mungkin tidak tahu tentang tangismu, tapi Allah tahu. Keluargamu mungkin tidak tahu tentang kesedihanmu, tapi Allah tahu. Dan pengetahuan Allah itu tak terbatas, sampai perasaan yang kamu sembunyikan didalam hati terdalam mu, Allah tahu.
Takdir itu milik Allah, tapi ikhtiar dan doa adalah milik kita.
KISAH SEORANG ISTRI YANG BISA MEMBUAT SUAMINYA TERGILA-GILA PADANYA
Kisah seorang istri yang bisa membuat suaminya tergila-gila padanya. Seorang Ayah bercerita pd anak perempuannya, Suatu hari seorang wanita tua diwawancarai oleh seorang presenter dalam sebuah acara tentang rahasia kebahagiaannya yang tak pernah putus. Apakah hal itu karena ia pintar memasak? Atau karena ia cantik? Atau karena ia bisa melahirkan banyak anak, ataukah karena apa? Wanita itu menjawab : “Sesungguhnya rahasia kabahagiaan suami istri ada di tangan sang istri, tentunya setelah mendapat taufik dari Allah. Seorang istri mampu menjadikan rumahnya laksana surga, juga mampu menjadikannya neraka. Jangan Anda katakan karena harta ! Sebab betapa banyak istri kaya raya namun ia rusak karenanya, lalu sang suami meninggalkannya. Jangan pula Anda katakan karena anak-anak ! Bukankah banyak istri yang mampu melahirkan banyak anak hingga sepuluh namun sang suami tak mencintainya, bahkan mungkin menceraikannya. Dan betapa banyak istri yang pintar memasak. Di antara mereka ada yang mampu memasak hingga seharian tapi meskipun begitu ia sering mengeluhkan tentang perilaku buruk sang suami.” Maka sang peresenter pun terheran, segera ia berucap: “Lantas apakah rahasia nya..?” Wanita itu menjawab: “Saat suamiku marah dan meledak-ledak, segera aku diam dengan rasa hormat padanya. Aku tundukkan kepalaku dengan penuh rasa maaf. Tapi janganlah Anda diam yang disertai pandangan mengejek, sebab seorang lelaki sangat cerdas untuk memahami itu.” “Kenapa Anda tidak keluar dari kamar saja..?” tukas presenter. Wanita itu segera menjawab: “Jangan Anda lalukan itu! Sebab suamimu akan menyangka bahwa Anda lari dan tak sudi mendengarkannya. Anda harus diam dan menerima segala yang diucapkannya hingga ia tenang. Setelah ia tenang, aku katakan padanya; ‘Apakah sudah selesai?’ Selanjutnya aku keluar…. Sebab ia pasti lelah dan butuh istirahat setelah melepas ledakan amarahnya. Aku keluar dan melanjutkan kembali pekerjaan rumahku.” “Apa yang Anda lakukan? Apakah Anda menghindar darinya dan tidak berbicara dengannya selama sepekan atau lebih?” tanya presenter penasaran. Wanita itu menasehati : “Anda jangan lakukan itu, sebab itu kebiasaan buruk. Itu senjata yang bisa menjadi bumerang buat Anda. Saat Anda menghindar darinya sepekan sedang ia ingin meminta maaf kepada Anda, maka menghindar darinya akan membuatnya kembali marah. Bahkan mungkin ia akan jauh lebih murka dari sebelumnya.” “Lalu apa yang Anda lakukan..?” tanya sang presenter terus mengejar. Wanita itu menjawab: “Selang dua jam atau lebih, aku bawakan untuknya segelas jus buah atau secangkir kopi, dan kukatakan padanya, Silakan diminum. Aku tahu ia pasti membutuhkan hal yang demikian, maka aku berkata-kata padanya seperti tak pernah terjadi sesuatu sebelumnya.” “Apakah Anda marah padanya..?” ucap presenter dengan muka takjub. Wanita itu berkata: “Tidak… Dan saat itulah suamiku mulai meminta maaf padaku dan ia berkata dengan suara yang lembut.” “Dan Anda mempercayainya..?” ujar sang presenter. Wanita itu menjawab : “Ya. Pasti. Sebab aku percaya dengan diriku dan aku bukan orang bodoh. Apakah Anda ingin aku mempercayainya saat ia marah lalu tidak mempercayainya saat ia tenang..?” “Lalu bagaimana dengan harga diri Anda?” potong sang presenter. “Harga diriku ada pada ridha suamiku dan pada tentramnya hubungan kami. Dan sejatinya antara suami istri sudah tak ada lagi yang namanya harga diri. Harga diri apa lagi..?!! Padahal di hadapan suami Anda, Anda telah lepaskan semua pakaian Anda!”
(Ditulis Ustadz Abu Fairuz Ahmad hafidzahullah, dikutip dari FB)
MasyaAllah, MasyaAllah 🥺🥺🥺
Orang lain mah dibikinin ayang 😬😬😬
Untuk kemudian hari.
—Gif dari tumblr
Jika suatu hari nanti, yang sangat kau inginkan tak menjadi kenyataan..
Jika suatu hari nanti, apa yang begitu kau harapkan namun hanya berujung sebatas angan..
Jika suatu hari nanti, yang gigih kau perjuangkan, namun berakhir kegagalan..
Jika suatu hari nanti, apa yang kau tunggu dengan segenap cemas dan rindu, namun berakhir pada penundaan yang seakan tiada berujung temu..
Jika suatu hari... hal itu terjadi; Maka jangan marah pada-Nya dan jangan membenci ketetapan-Nya.
Aku tahu, berhadapan dengan kekecewaan bukanlah hal yang mudah. Harapan yang semula berpucuk, seketika menjadi layu. Impian yang semula berwarna seketika berubah menjadi kelabu. Hingga yang tersisa dalam dirimu adalah rasa yang tak bisa menjabarkan makna diri, keinginan untuk menghilang dari bumi atau berniat menyakiti diri sendiri.
Aku tahu, berurusan dengan rumitnya takdir memang tidak mudah. Aku mengerti menerima segala hal yang tak sesuai bingkai angan akan selalu terasa menyesakkan. Meluaskan rasa sabar adalah usaha sepanjang waktu dan untuk berlapang dada dengan segala bentuk ketetapan perlu menempuh perjalanan menyelami diri yang begitu dalam.
Namun ingiatlah, duhai diriku.
Diatas segala takdir yang kau rancang, ada takdir-Nya yang rahasia dan Ia tuliskan untukmu dengan pena penuh cinta. Tanpa niat mendzolimi dirimu sebagai hamba.
Dibalik segala doa panjang yang tak lelah kau panjatkan, ada Dia yang Maha memberi ketetapan dan memperhitungkan apa yang terbaik untuk seseorang sepertimu.
Maka selipkanlah kepasrahan; bersama setiap harapan dan titian langkah perjuangan.
Tak lupa, bawalah selalu lentera iman yang tak boleh redup oleh putus asa dan kesedihan untuk menerangi jalan pulangmu. Semoga segalanya akan indah pada waktunya dan yang tak indah kini tetap kau jalani dan terima dengan rasa sabar dan syukur.
Mengayuh mimpi, 2 Februari 2022 21.32
Barangkali, yang membuat kita gelisah dan merasa tidak tenang bukan karena besarnya masalah yang sedang kita hadapi, tapi karena besarnya jarak yang terbentang antara diri kita dengan Allah.
"Dear diri, melembutlah, kembalilah..."
12.
Aku mau memangkas jarak yang terbentang di antara kita.
Rasanya, akan lebih menyenangkan melihatmu bercerita dengan bola mata berbinar daripada sebatas mendengarkan suara dan deru nafas.
Rasanya, lebih menyenangkan ketika aku bisa marah dan memukul lenganmu dengan pukulan daripada sekedar diam membiarkan chatmu terbenam empat hari tiga malam.
Rasanya, akan menyenangkan jika aku bisa memintamu mengantarku kemanapun aku mau, daripada hanya sekedar membaca kalimat, "hati-hati di jalan, ya."
Rasanya, jauh lebih menyenangkan jika kita bisa menyantap makan bersama di tempat yang juga sama, berdua, daripada terus diingatkan supaya aku tidak lupa makan.
Tapi, jarak ini tidak bisa ku lipat dengan mudah, sekalipun aku bisa mengusahakannya. Ada tembok tinggi bernama rasa yang hanya bertepuk sebelah.
Bukankah, itulah jarak terjauh dari aku-kamu untuk bisa menjadi kita?
Kamar, 19.19 | 30 Januari 2022.
Fleksibilitas Harapan
Benar, ternyata. Hidup jangan terlalu banyak dipikirkan, meskipun tetap semua butuh perencanaan. Kenapa? Karena kita tidak tahu apa yang terjadi di depan, kadang yang sudah direncanakan sedemikian rupa, akan dibenturkan pada banyak realita yang tidak terbayangkan sebelumnya.
Fleksibilitas harapan nyatanya perlu, kita harus siap dan sedia dalam menghadapi "ketidaksesuaian" antara harapan dan realita, serta yang paling utama adalah kesediaan dan kesiapan untuk menyesuaikan pada perkembangan yang ada.
You got my points right?
Berulangkali ingatkan diri:
"𝙎𝙚𝙩𝙞𝙖𝙥 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙥𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙟𝙖𝙩𝙖𝙝 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞². 𝙆𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙢𝙚𝙢𝙖𝙠𝙨𝙖 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙖𝙜𝙖𝙧, 𝙗𝙚𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖, 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙠𝙖𝙝, 𝙥𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠, 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞𝙣𝙮𝙖, 𝙨𝙚𝙘𝙚𝙥𝙖𝙩 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣, 𝙗𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙡𝙞 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙜𝙖𝙠 𝙗𝙖𝙞𝙠.
Penyelamat jiwa yang dibutuhkan di zaman sekarang adalah
"𝙆𝙪𝙧𝙖𝙣𝙜𝙞 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙣𝙙𝙞𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣".
Aku pribadi memandang bahwa, keistimewaan seorang laki-laki terlihat dari seberapa mereka mampu menjaga interaksi di tengah besarnya peluang untuk memudah-mudahkan interaksi mereka dengan banyak perempuan. Namun mereka memilih membatasi hal-hal yang sama sekali tidak perlu dan penting. Hal ini pun berlaku sebaliknya untuk perempuan, jika ingin dihargai, dihormati, dan disegani maka buatlah dirimu berharga, langka, dan berbeda dari kebanyakan perempuan yang memilih untuk menjadi sama.
- @erhunsaa
Semoga itu kamu, tuan dan puan istimewa, sebab ingin menjaga juga terjaga..
Kita tidak tahu apa-apa.
Kita tidak tahu bagaimana perjalanan hidup seseorang, bagaimana ia bertahan hidup. Tentang masalah-masalah yang terjadi, dan bagaimana ia menanganinya; menangani perasaan dan hati. Perasaannya telah menjadi terbiasa menghadapi beberapa tekanan.
Karena dalam hidupnya ia terbiasa dengan hal-hal demikian, sehingga ketika datang lagi yang baru, ia bisa dengan sigap menyelesaikan, terlebih ia sudah terbiasa.
Menumbuhkan benteng yang kokoh, menjadi tidak rapuh, karena sebelum-sebelumnya ia telah melewati berbagai hal, sampai membuatnya remuk tak bersisa. Waktu yang panjang telah membuat dirinya tidak layu. Pertahanannya berlapis, sehinggga ketika badai datang ia dengan sigap mendayung perahu agar tidak terbalik.
Karena curamnya tak main-main ia berusaha sekuat tenaga mengalahkan diri sendiri. Karena lebih sulit meyakinkan diri sendiri, dibanding yang lain. Berenang ketepian memang tidak mudah, butuh kekuatan besar untuk bisa sampai.
Kita banyaknya tidak mengetahui perjalanan hidup seseorang. Yang nampak diluar tidak sama dengan didalam. Teman-teman yang kita temui, orang-orang yang kita lihat, bisa jadi menyembunyikan masalahnya. Sedang berusaha membangun kepercayaan kalau dirinya akan berbahagia. Sedang menumbuhkan harapan sedikit demi sedikit, semoga akan bersinar nanti.
Ternyata kita sama sekali tidak tahu apa-apa. :)
-@menyapamakna1
19 of 365
Hari baru selalu menyajikan harapan baru bagi mereka yang sedang bergelut dengan perjuangan. Harapan akan doa yang belum kunjung menemui pengabulan. Harapan akan upaya yang belum menjumpai titik keberhasilan.
Pagi selalu menghadirkan harapan tersendiri bagi mereka yang di nadinya hidup segenggam mimpi. Langkahnya tidak tergelayut oleh apa yang kemarin usai terlewati. Sebab, yang ia tahu miliknya hanyalah hari ini.
Pagi sebagaimana pupuk bagi tanaman bagi mereka yang hendak memperjuangkan cita; menumbuhsuburkan gelora; membuat yang redup, kembali hidup.
Untukmu yang menghuni ruang hati, kuucapkan selamat pagi, semangat berjuang kembali!
"PREMPUAN"
Ketika engkau menyakitinya, dia menangis. Ketika dia menyakitimu, dia juga menangis.
Subang, 20 Januari 2022 || ⏰ 19.21
Semangat yuk semangat kerja, biar bisa makan. Dua hari lagi libur kok 😁