Si adek 5 bulan 3 minggu udh bisa tengkurap n balik lagi ke posisi semula

if i look back, i am lost
NASA
Show & Tell
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Color Me Curious
No title available
𓃗
KIROKAZE
No title available

No title available
No title available
EXPECTATIONS

gracie abrams

roma★
RMH
Noah Kahan
Cookie Run:Kingdom Official!
Cosmic Funnies
🩵 avery cochrane 🩵
Monterey Bay Aquarium
seen from Ecuador
seen from United States

seen from Italy

seen from Senegal
seen from Uzbekistan

seen from Nicaragua
seen from Brazil
seen from Brazil

seen from Iraq

seen from Australia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Algeria
seen from United States
seen from United States
seen from France

seen from Vietnam

seen from Mexico

seen from Türkiye

seen from Malaysia
@gitamiratul
Si adek 5 bulan 3 minggu udh bisa tengkurap n balik lagi ke posisi semula
Kta tk pernah tahu. Rencana Allah lebih indah dr rencana kita. Awalny cuma berteman eh tiba2 udh menikah aja. Trus hamil eh udh punya anak aja.
Ingin rasanya rehat sejenak krna aku sedikt capek dengan semua ini
Di lema ibu pekerja dengan pengasuh,, sehebat apapun pengasuh tetap ibu tak merasa puas, ibu merasa puas jika dirinya yg mengurus sendiri
Bahkan hobby bisa mengalahkan panggilan jiwa respect
Ketika panasnya tak turun dari 38°c. Seorang ayah masih tetap pergi untuk menikmati hobbynya, jika terjadi sesuatu denggannya aku tak akan memaafkan dirinya.
Keluhkesahibu
Tak ada yg lebih berharga selain seorang anak
Hati siapa yang tau, mungkin dia sedang butuh istirahat atau sedang menunggu untuk di sapa
Tubuhnya semakin membungkuk, usianya semakin uzur, kepalanya semakin penuh, katanya nanti usia tuanya akan menikmati hidup. Apalah daya dintengah jalan banyaknya tuntuan membuat dia penyakit kepala yg sangat luar biasa. Lalu apa gunanya harta yang akan dia dapat? Ah sudahlah apa yang aku pikirkan
Pagi di saat mendung
Kita tak tahu nanti sperti apa, kapan akn terjadi, yang kita bisa hanyalah berusaha. So keep your spirit
Gita
Part2
Part 2 Hari ini aku pulang, pulang kerumah yang sederhana ini yang ketika kecil aku di besarkan. Terdengar ibuku bercengkarama dengan ayahku di ruang tamu. Sepertinya mereka bercerita serius sekali. Terlihat kerutan mata di ibuku menyengit mendengarkan ocehan ayahku. "Rumah ini ku bangun untuk mereka, karena anak kita yang membakar semangatku membangun rumah ini. Kita tak bisa memaksa mereka tinggal disini. Mereka sudah memiliki rumahnya sendiri, kehidupannya sendiri" " tapi mas, aku rindu dengan ocehan anak kita dulu, saling berebut makanan, walaupun makanan kita sedikit, bahkan biarlah aku pura2 kenyang asalkan mereka kenyang. Sudah ku bilang padamu dulu jangan kau besarkan lagi rumah ini. Tak ada gunanaya. Aku rindu rumah kita yang dulu walaupu kecil tapi aku bisa menatap mereka di waktu yang dekat" "Sudahlah siti, apalagi yang kau sesalkan. Kan si bungsu masih ada yang melihat kita setiap bulan" "Aku pikir setelah anak kita menikah, cucuku akan berlarian di rumah kita. Dan aku mengendong cucu kita di rumah." Sahut ibuku tak kalah "Dulu kita juga sepeti itu dengan ibumu. Kita tak tinggal dengan mereka karena kita ingin memiliki rumah baru. Kehidupan baru, rumah kita syurga. Sma halnya sperti mereka, mereka pun sama"
"Aku cuma rindu"
Awan menari di atas matahari yang tenggelam. Segenap jingga dan merah bata beradu pandang. Awan sedikit kecoklatan menambah ondahnya senja. Ku pikir senja akan menentrnkan. Tapi senja menbuatku sendu. Teringat akan dia di rumah menungguku. Wanita yang selalu tabah dengan diriku. Wanita yang selalu menunggu aku pulang, dan sesekali menelponku katanya hanya ingin mendengar suaraku saja. Dia rindu dengan suaraku, yah suaraku. Suara ku yang lengking ini, mengapa dia rindu?. "Kapan kamu pulang nak? " suara serak itu masih terdengar di telingaku. "Kenapa bu? Aku masih banyak kerjaan, nannti lah aku pulang" sahutku. "Tidak apa-apa, ibu hanya rindu mendngar suaramu. Kalau kau sedang bekerja, kerjakan lah dulu kerjanu" "Iya bu" Wana itu ibuku, yah ibuku. Sudah banyak tumbuh rambut putih dikepalanya. Dulu ketika aku kecil, rambut itu tumbuh subur dan berwarna hitam lebat. Sekarang rambutnya sudah mulai memudar. Ada apa ibu akhir-akhir ini sering menelponku. Bicaranya aneh, terkadang hanya mennyakan aku sedang apa. Lalu menanyakan aku sudah makan.
Untukmu calon imamku
Untukmu calon imamku. Semoga kamu selalu dalam lindungan-Nya. Amin. Selamat malam n mimpi indah ya ☺️
Tanganku terlalu kelu membuat namamu dalam tulisanku
Ingat ....wanita itu ada di sebuah persimpangan, jika kamu bisa membuatnya nyaman dia akan berdiri di tempatmu. jika tidak, memilih tempat yang lain yang membuatnya nyaman adalah sebuah jawaban.
Bagian mana yang haru kuceritakan terlebih dahulu padamu sobat, kamu lihat saja wajah kami. Kurasa kamu mampu menilai di balik senyuman kami yang sederhana yang penuh makna. Terima kasih, membuat hariku bermakna. Walaupun petulangan kita singkat, tapi memory itu tertancap di hati. Sesuatu yang berasal dari hati akan di rasakan oleh hati. Semoga kita bisa menjadi manusia yang lebih baik dan juga berguna untuk orang lain. Amin Aku bukan penulis dan bukan penyair hanya goresan sederhana yg ku persembahkan untuk kalian wahai penjelajah putri pertiwi Special thanks to @muhammadikhsan_17 menasehati ttg agama @haris.wiranata orang berfikir lebih rasional @teguhdirgandwiputra orang tertwa
Bayang part 1
Lantunan lagu ini membuat hatiku terasa aneh. Ada sesuatu yang berbeda. Yah, aku teringat akan dirimu yang dulu pernah tertawa bersamaku. Walaupun kita telah sudah memiliki kehidupan masing-masing, kamu dengan dia dan aku dengan kehidupanku. Tapi entah mengapa, bayangmu menghampiriku malam ini. Aku tak ingin kau ada dalam pikirku bahkan kembali ke hatiku. sudah satu tahun kita berpisah, tapi mengapa hadirmu begitu nyata dalam pikirku malam ini. Apakah yang sedang kau perbuat sehingga aku membayangkan engkau begitu nyata di depanku.
Dulu, kisah indah ingin ku bangun dengamu, rumah sederhana dekat dengan perbukitan. Kau dan aku dan keluarga kecil kita. Aku bercocok tanam dan kau memanen bawang. Disana kita bersama, denganmu aku tak butuh kemewahan, denganmu aku tak butuh dengan hidup glamour.
Ah sudahlah, tak perlu di bahas lagi toh semua sudah berkahir.
Mmm,Aku tak ingin menyakiti dia yang sekarang denganku, dan aku tak ingin juga tersakiti seperti dulu lagi. Patah hati mengerikan, saat kau bernapas tapi serasa tak bernapas. Saat perutmu sudah lapar tapi nafsu makanmu tak ada. Semuanya kosong hampa.