YOU ARE THE REASON
Monterey Bay Aquarium
dirt enthusiast
sheepfilms
Mike Driver
RMH
Sweet Seals For You, Always
d e v o n

if i look back, i am lost

blake kathryn
tumblr dot com
KIROKAZE

ellievsbear

@theartofmadeline
Not today Justin
Sade Olutola

★
cherry valley forever
$LAYYYTER
Lint Roller? I Barely Know Her

seen from United States
seen from Brazil

seen from United States
seen from United States

seen from Australia
seen from France

seen from Saudi Arabia

seen from Palestinian Territories

seen from Türkiye

seen from Brazil
seen from United States
seen from Netherlands

seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Egypt
seen from United States
@greeneunoia
2/8/22
I guess I have to keep writing to keep my sanity haha..
Banyak banget hal yang terjadi di 3-4 tahun belakangan ini. Menikah, kuliah, keluar negeri, sampai balik lagi ke Indonesia. Semuanya terjadi dengan interval yang cepat, sampai gue nggak sempat bernafas. Kalau dipikir2, umur segini memang sudah seharusnya bergerak lebih cepat. Karena udh mendekati expiry date masa produktif, sedangkan sampai saat ini belum banyak hal yang didapat di dalam hidup.
Berat topiknya bosku!
Tidak seperti pasangan pasutri muda lainnya, mungkin kasus pernikahanku ini bisa dibilang unik. Setelah menikah kita langsung LDR krn aku hrs lanjut studi, meskipun nggak lama setelah itu doi nyusul. Akan tetapi, sampai saat ini hidup kita terasa seperti mengambang, seperti belum benar2 berada di dunia nyata. Mungkin karena selama 3 tahun pernikahan, status kita adalah student dan belum ada anak. Jadi terasa seperti sedang pacaran saja. Sejujurnya hidup jadi relatif santai, tidak langsung tertampar dengan realita kehidupan dewasa seperti pasangan muda pada umumnya.
Meski sedih karena belum ada ‘manusia mini’ di hidup kita, tapi gue juga faham betul kenapa amanah tersebut belum diberikan. Kita masih punya banyak PR di diri kita masing-masing. Jujur beraat bgt PR ini, karena ego kita sama2 kuat. Tapi gue yakin, inshaAllah kita bakal bisa lulus dari PR dan ujian ini. Entahlah malam ini mau bahas apa, mungkin lebih ke self reflection aja kali ya.
Pesan gue buat gue: ditingkatkan lagi literasi secara umum, tambah ilmu agama, tambah ibadah, dan lebih dekati Qur’an.
Semangat, lo pasti bisa!
Hey gorgeous weirdo, welcome to 28!
Take a look back for a while, see how far you have gone now!
There are sooo many things has happened in your life, either the good or the bad.
You have changed a lot too! Half of you are getting better and half others (perhaps) become worst. But it is okay. Hug yourself, because you have successfully overcoming those storms and becoming the better version of yourself. And do not forget to give a bit slap to your face, for becoming lazy and lacking of ibadah. You have to remember that self love is not only about appreciating your achievements, but also becoming more discipline for the sake of yourself.
This is a perfect time for you to evaluate yourself. To remind yourself again about all your dreams, your passion, your aims.
Thank you and thank you for staying strong. Thank you for not giving up. Thank you for standing strong during the storm. Thank you for taking care of yourself.
You are brave! You are smart! You are beautiful! You are loved.. Dont forget that!
Now, again, welcome to 28. You have learnt enough in your past. This is your time to move on, to face your bright future, to tighten your belt and prepare more provisions for the hereafter.
Love you!
Semua orang menyuruh aku untuk semangat, tapi nggak ada satu pun yang kasih tahu caranya.
I am not good enough to be me
I always put a high expectation to myself and end up disappointed. I put myself up in the sky but I keep falling. I just can not find out, how is the best way to think about myself?
I’m never be good enough to be the expected me.
I thought I can always do good. I thought I am the best and I can get anything I could.
But I don’t, I keep fall.
I keep disappointing myself. Look at this writing, it is full of flaws.
“When you face hardship and stress, don’t absorb it in your heart, so you don’t become hopeless and overwhelmed. Instead keep it in your hands and realize that everything passes.”
— Yasmin Mogahed
This girl is tired for staying too long in da house. She needs library. And AC. And forest. And beach. Now.
The coveted A
I got A- for the first time in this institution. It was kind of achievement for me! Well, it was a group project but still it amuses me! I don’t know how those people get A with easy, or I just don’t see their struggle? well, I don’t know.
‘A’ is such a precious score that I don’t even dare to dream about getting it. For the first time in my life, I don’t really crave for high academic achievement. I was not a very ambitious student seeking for perfection, but at least I wanted to graduate cum laude and alhamdulillah did it.
But today? I really just want to f*cking pass and graduate. Sorry for my word, but I am really really really tired. I was really grateful that last January I was not in probation status, and that was the only semester that I don’t get called by my respected dean. I feel so bad because he defend me so much and allow me to stay in this institution till the end of this year. December 2021, will be my very last limit.
Anyway, please help me with your prayers (I know no one will read this, but I am just so desperate right now). I am taking my very last course inshaAllah. I am sad but thrilled to commemorate this very short semester. May Allah ease my way and bless my knowledge.. Ameen.
I have to get up immediately!
Ini bukan kegagalan yang pertama kali, harusnya gue sudah terbiasa. Meskipun rasanya sama, sakit, tapi gue harus tahu bagaimana cara untuk segera bangkit kembali.
Berdiri tegak! sedikit tengok ke belakang untuk ingat kembali kesalahan apa yang buat gue jatuh lagi kali ini. Banyak? Catat! Kesalahan itu ada untuk kita cari solusinya. Perih? Menangislah! Gue berhak menangis krn gue cuma manusia.
Jangan lama-lama! segera rumuskan kembali strategi untuk tantangan di depan.
Allah tahu gue harus belajar sesuatu. Dan gue harus gagal agar gue bisa belajar lagi. Yang terpenting gue harus segera lari dan rayu Allah! Minta agar Ia senantiasa mendampingi dan menjauhkan gue dari sifat putus asa.
Cheers Qi! Failure is not the end of the world!
Sembari Menikmati Suara Ikura-YOASOBI (2)
Eh tapi sekarang playlistnya udah masuk ke “naui yetnal iyagi - My old story” by IU hahaha..
Gue cuma nggak mau interrupt cerita hari kemarin dengan hari ini. So sekarang gue ingin cerita tentang hari ini hahaha...
Pagi ini bangun dengan rasa sakit-sakit di badan. Entah kenapa akhir-akhir ini badan gue selalu sakit-sakit di pagi hari. Mungkin karena rendang-rendang dan gulai-gulai yang overload. Pagi ini gue udah niat banget mau mulai lagi makan makanan sehat. Ngurangin process food, banyakin makan real food. But wait, pagi-pagi mah enaknya makan canai HAHAHA..
“Coba liat di rekening sekarang ada berapa” kata suami
Setelah cek rekening, gue mengurungkan niat dan mengubur dalam-dalam mimpi bertemu canai dan teh tarik :”)
Suami gue langsung masak nasi. Sambil nunggu nasi matang, gue olah kuah asam pedas dan tambahin fillet ikan talapia ke dalam kuah. Baunya amis, gue kurang suka. Akhirnya gue milih untuk bikin telor mata sapi karena inget kemarin baru beli kimchi.
Nasi sudah jadi, gue siapin makan untuk suami. Dia mah doyan aja makan ikan itu, gue kurang suka baunya. Dan.... surprisingly kombinasi nasi, telor ceplok, plus kimchi tuh WOW banget! Gue makan sambil meeting (ceilah meeting) silaturahim akbar direktorat tempat gue jadi asisten peneliti dulu. Gue seneng banget ketemu orang-orang favorit gue dulu, sambil makan brunch yang amazing pula! Gue inget banget, kerja di tempat prestigious seperti itu bener-bener memacu adrenaline. Gue yakin banget waktu itu gue sangat beruntung karena diterima kerja di tempat itu. Gue bener-bener belajar banyak hal dari para staff. Gue juga bersyukur banget karena gue bisa berteman dan jalin silaturrahim dengan kakak-kakak di divisi gue plus bisa punya temen sesama asisten peneliti yang keren banget.
Siang hari gue lalui dengan sia-sia seperti biasanya. Gue nyoba untuk produktif tapi nihil, panasnya udara siang itu bikin otak gue macet total seperti Jakarta di pagi dan petang hari. Rumah gue bener-bener kayak oven. Kalau lu mampir ke rumah gue, rasanya kayak ada asap-asapnya. Definitely like an oven.
Akhirnya waktu yang gue tunggu-tunggu tiba. Kita harus pergi untuk laundry sore tadi. Tempat laundry ini bener-bener tempat favorite kita berdua. Tempatnya sepi, jalannya lowong, kita bisa duduk-duduk atau olahraga sambil dimanjakan oleh pemandangan bukit di sekitaran gombak. Kereeeeen banget. Sebelumnya kita nggak laundry disini, tapi ditempat lain yang ramai orang dan penjaganya galak banget. Kita berdua menjulukinya “mak lampir”
Ibu itu cantik. Agak tua tapi sebenarnya dia cantik. Tapi dia galak. Tiap kita laundry pasti adaaaa aja omelannya. Kita paling hindari banget waktu-waktu mak itu ada di laundry. Alhamdulillah kita ketemu tempat yang kita rasa better dan lebih nyaman.
Paling penting, ada seven eleven dekat laundry ini. haha gue seneng banget bisa beli jajan!
Sore itu kita jalan kaki sebentar sambil bincang-bincang. Gue suka banget moment bincang-bincang dengan suami gue. Meskipun dia seringkali menyebalkan, tapi dia adalah sosok yang cerdas. Dia fokus dan selalu berusaha untuk cari informasi dan ilmu yang lengkap jika dia sedang tertarik dengan suatu hal. Dan pikiran dia, somehow, seringkali mind blowing dan bikin gue kagum. Diskusi sore tadi seru. Mulai dari tentang kehidupan, masa depan, sampai nostalgia. Dan yang bikin gue seneng banget adalah, kita nyoba ngobrol pakai english. Aku pengen banget dia fluent bahasa inggris, karena dia sangat cerdas. Hanya perihal bahasa saja yang jadi penghambatnya. Sayang banget kalau dia nggak berkembang hanya karena kendala bahasa. He definitely can be more than he thinks!
Bincang-bincang kita ditutup dengan topik, “malam ini kita dinner apa?”
Dia ambil laundry, gue beli wortel untuk masak sup. Nyatanya malam ini kita nggak makan sup. Dia habisin ikan asam pedas, gue bikin jus apel dan roti isi telur yang dimakan dengan kimchi.
Kimchi, I love you!
Sembari Menikmati Suara Ikura-YOASOBI (1)
Kemarin, gue disadarkan oleh sebuah kejadian yang menghangatkan hati. It was a simple moment, but yatarosah fii dzihni (membekas dalam hati eaak hahaha).. So I went to bukit melawati to refresh my mind and body. Secara, tinggal di rumah sewa tanpa ventilasi dan barely able to open its windows has driving me crazy. Pening, sumpek, emang sepertinya gue kurang oksigen.
Okay back to bukit melawati. Siang menjelang sore, pejuang UMKM sudah merapatkan barisan. Berbagai macam makanan ditawarkan. Salah satu stall yang menarik perhatian gue siang itu adalah bubur. Gue minta suami gue buat berhenti dan beli bubur itu. Unik banget deh, dia jual berbagai macam bubur. Sejujurnya gue kikuk, kelihatan banget kalau gue nggak terbiasa beli bubur. But it was indeed my first time beli bubur di Malaysia. Gue bingung mau beli bubur apa. Tapi bubur jagung yang waktu terlihat paling outstanding di mata gue. Gue langsung aja bilang ke pakcik kalau gue mau bubur jagung. Sebenarnya gue pengen tanya semua jenis bubur yang ada disitu, tapi gue malu hahaha..
“Cik, nak bubur jagung je satu”
Sebelah bubur jagung ada tulisan bubur gandum. Wah, gue penasaran dong.. Karena bubur gandum bukan hal yang biasa ada di Indonesia. Sontak gue tanya pakcik itu,
“Cik, kalau bubur gandum macam mana ye?”
“Belum pernah cuba ke?” kata pakcik
“Belum cik.. hehe” kata gue dengan kikuk.
“Okelah, pakcik belanja bubur gandum satu” kata pakcik itu sambil senyum
Belanja means traktir atau he simply said “it’s on me”
Gue kaget dan spontan jawab sambil sedikit teriak, “ehh.. tak payah ciik, takpe saya bayar je!” (entah bener atau nggak nih bahasa melayu gue hahaha)
Tapi pakcik itu insist buat tetep traktir. Mau nggak mau gue nerima aja dan dengan spontan gue doain baik2 biar dagangannya laris semua.
Lepas kejadian itu, gue cerita ke suami. Gue senyum-senyum di motor. Hati gue hangat, mood gue naik. Rasanya gue pengen banget dagangan pakcik tu habis dan laris. Gue do’a-do’a hahaha.. Cuma semangkuk bubur gandum bisa buat seseorang sesenang ini.
It was definitely a lesson for me. Berbuat baik untuk orang lain bahkan strangers bisa membuat dampak yang luar biasa dan tidak terduga. Mungkin hanya sebatas memberi sebotol air, atau sekedar senyuman.. waktu yang tepat dan hati yang tulus benar-benar sebuah keajaiban yang bisa mengubah hidup seseorang!
Sore ini enaknya ngapain ya?
Hi, met lebaran all. Sudah lewat seminggu sih, tapi nggak papa. Vibenya masih lebaran, buktinya iklan yang lewat di youtube masih bertopik lebaran.
Anyways, kemarin gue ulang tahun. hahaha... gue 27 tahun sekarang. Alhamdulillah udah ketemu jodoh, sedang menjalani S2, bisa makan rendang. Allah arrahman, despite of my laziness in ibadah. Astaghfirullah, semoga bukan istidraj. Semoga Allah izinkan gue untuk terus meningkatkan kapasitas dan kelayakan gue sebagai muslim, mukmin, dan akhirnya muhsin.
Duh, btw para tetangga gue berisik banget dah dari pagi. Bukit sebelah rumah gue lagi di bor untuk bangun rumah. Sekarang bor nya udah berhenti, tapi budak-budak keluar rumah dan nggak tau kenapa kalau main ngomongnya pada pakai urat.
Barusan juga gue curhat ke salah satu sahabat gue. Jadi gue tuh insecure banget karena bentar lagi inshaaAllah lulus kuliah, tapi diri ini merasa belum qualify untuk masuk industri. Ngerasa kayak, sia-sia aja gitu semua rasa deg2an menunggu result GPA keluar. Gue tau banget kalau satu-satunya cara adalah gue harus tau apa nilai plus yang ada di diri gue agar bisa bersaing di dunia kerja. Tapi ya, gue sampai saat ini belum tau. Gue sendiri gatau apa potensi yang ada di diri gue. Ini quarter life crisis kenapa kaga kelar-kelar ya.
Eh yaudah deh ya, gue mau sholat ashar. Mumpung sekarang hari Jum’at gue pengen minta sama Allah biar otak dan pikiran gue dilurusin.
Until next time..
Otw~
Demi 👩🏻🎓 (at Perpustakaan Kuala Lumpur) https://www.instagram.com/p/CMyxcQyHU9UZJQQaPSfH_WoA_ZLB5XrdawzHBA0/?igshid=l673e7hdgf1a
This latest song by YOASOBI reminds me of my past, when I did my skripsi (undergraduate thesis) wholeheartedly. I was so idealist and passionate in doing the research. With the research, I had a goal, along with a big dream.
I miss being having a dream. I miss those passionate feeling, burning deep inside my heart. Facing every hardship with smile, I did not easily giving up. It was difficult and hard, but I had a goal. A noble goal.
I am now trying to get those feeling back. Thanks to this song for reminding me of those feelings. Know I have to get up and good luck!
Mung bean sprout!
I am so happy that finally I grew and harvested my first bean sprout! I bought mung bean to make sari kacang ijo and wanted to grow a bean sprout out of it. When I saw the tutorial, it was a bit complicated so I postponed it.
So I wanted to make the sari kacang ijo. Apparently, I soaked it too long and they started to sprout LOL. Thus, I just put it in a bottle with some hole in it. The hole was meant to drain the water from the bottle and prevent them to become rotten.
I need to water it every 3 hours (But I didn’t do it frequently, since I don’t always aware of the time hehe) and drain it. Also, I need to put it in the dark, so I wrap it with unused clothes. After 2 days, I harvested it and it was beautiful. I store it in an IKEA jar and fill it with distilled water to keep them fresh. Unfortunately I didn’t take a picture of it because I was too excited!
Btw, the song is very romantic. I like it LOL.