Kuberitahu, hanya sedikit orang yang mampu mencapai ujung dan ketiadaan. Sekarang jalan sudah terlalu panjang dan bercabang-cabang. Aku terus berdiri di gerbang ini dengan sepasang telinga tidak mampu menyentuh kata-katamu. Aku menunggu punggungmu tidak menghadap wajahku.
...
Kau hanya mampu menghilang jika pergi melampaui dunia sebelum aku mengenalmu.
- M Aan Mansyur, Menunggu Perayaan










