Imam hadiah Allah
Assalammualaikum akhi...
Engkau yang selalu kupinta dalam doaku. Entah siapa namamu? Darimana asalmu? Seperti apa dirimu? Aku tak tau. Tugasku hanya meminta pada rabb ku, agar Ia besarkan cintaku cintamu untuk-Nya sebelum akhirnya kita bertemu untuk saling mencinta.
Aku pernah menjadi Fattimah yang mencintai seseorang dalam diam, lalu aku memutuskan untuk menjadi Khadijah yang mengatakan cintanya terlebih dahulu. Namun sayangnya aku lupa bahwa dia bukan Muhammad yang mampu menerima segala kekuranganku. Dan untuk itu, aku memutuskan untuk menjadi Zulaikha yang memilih mengejar cinta-Nya.
Kini, kutadahkan kedua telapak tanganku mengemis, merayu, meminta pada rabb ku agar tak kan pernah ia lepaskan cintaku dan cinta-Nya walau kelak engkau... engkau akhi... engkau yang Allah utus untuk menuntunku sebagai imam, pelengkap ibadahku, akan datang dan menggenggam tanganku hingga jannah-Nya.










