Mata adalah jendela dunia. Setiap orang pasti akan sangat panik kalau mendadak tidak bisa melihat. Tidak bisa lagi melihat orang sekitar yang kita sayangi, tidak bisa lagi melihat dunia dan segala isinya, tidak bisa lagi melaksanakan kerjaan kita karena fungsi penglihatan menurun , terkadang membuat sebagian besar orang panik dan cenderung pasrah mengambil langkah-langkah instan.
Di era konsumerisme yang tinggi ini, kesehatan adalah salah satu bidang yang sering menjadi target empuk para mafia peraup untung. Selama saya koass di bagian mata, saya beberapa kali menemui pasien yang menjadi korban para mafia kesehatan ini. Salah satu yang paling menggugah hati saya adalah cerita ini:
seorang pria, usia 20-an datang karena mata kiri mendadak tidak bisa melihat. awalnya ia mengeluh pandangan sedikit kabur, lalu ia berobat ke orang pintar. orang pintar tersebut mengatakan ia sakit demam berdarah dan harus di cek lab untuk melihat trombosit ( sel darah yang akan menurun pada penderita demam berdarah.). Pasien tersebut akhirnya membayar 300 ribu untuk cek lab 3 kali dan mendapatkan antibiotik untuk demam berdarahnya ( padahal demam berdarah tidak butuh antibiotik). Hal yang lucu disini, mengapa orang pintar tersebut mengatakan ia sakit demam berdarah padahal jelas jelas tidak ada keluhan demam, keluhannya adalah pandangan kabur. si orang pinter enak, dapet duit. GIMANA COBA NASIB PASIENNYA? NASIB MATA PASIENYA?
Karena merasa tidak ada perbaikan, bahkan tambah parah , mata kiri nya jadi tidak bisa melihat ( yaiyalah, org pasien ini jelas jelas ditipu), ia berobat ke spesialis mata. setelah melakukan wawancara kesehatan dan pemeriksaan mata, ternyata pasien ini sebelum ada keluhan pandangan kabur, ia mabok-mabokan parah dan menyebabkan saraf mata nya rusak . Jauh banget kan sama demam berdarah?
jaman sekarang, sebagai konsumen, kita harus pintar-pintar. Khusus mengenai mata, ini saya (dibantu sepenuhnya oleh guru saya) rangkumkan beberapa hal yang sering dipertanyakan oleh orang-orang :D
1. Kalau kita ga rutin kontrol kaca mata, katanya “minus” atau “plus” mata bisa nambah, bener ga tuh?
- dalam dunia kedokteran, mata minus kita sebut “miopi” dan mata plus kita sebut “hipermetropi”.
-nah, si miopi dan hipermetropi ini, dibagi menjadi 2 jenis lagi. Jenis pertama, yaitu aksial ( penyebab terjadinya miopi dan hipermetropi karnea panjang bola mata seseorang yang entah terlalu panjang atau pendek. Penyebab anatomis kalo istilah medisnya, atau hematnya “udah dari sananya dikasih Allah begitu”). Jenis kedua adalah refraktif ( perubahan index bias mata, atau posisi lensa , hematnya sih, perubahan media2 penglihatan pada mata)
- Pada prinsipnya, jaringan hidup di tubuh kita itu dinamis, bukan mesin. Panjang bola mata , power lensa, kelengkungan kornea bisa berubah, terutama saat masa perkembangan alias saat kita anak anak. Sedangkan panjang bola mata, power lensa, kelengkugan kornea ini, berperan dalam penglihatan kita.
-biasanya akan terjadi perubahan ukuran kaca mata dalam jangka waktu 6 bulan sampai dengan 1 tahun (oleh karena itu biasanya para dokter menyarankan untuk kontrol kaca mata setiap 6 bulan). Jadi bisa dibilang, perubahan ukuran kaca mata BETUL bisa berubah , tapi ga pasti terjadi, tergantung tubuh kita. Kaca mata kita berubah sesuai dengan jaringan hidup kita yg dinamis berubah. inget tubuh kita bukan mesin.
- Kalau pada anak, kan masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, termasuk dalam fungsi penglihatan nya pun masih dalam tahap “belajar”. Tujuan mata minus dan mata plus memaakai kacamata adalah, untuk mencapai penglihatan yang pas, yaitu visus nya 6/6 atau 1 (kalau kalian pertama kali mau pakai kaca mata, pasti disuruh baca tabel yang huruf huruf itu kan? itu namanya snellen chart. Target pakai kacamata adalah harus bisa baca semua, sampai baris bawah , nilainya 6/6 atau 1)
-kalau mata minus atau plus, dan tidak memakai kaca mata, berarti si mata ga pernah terpapar dengan penglihatan yang pas , yaitu nilai 6/6. Berarti, otak juga ga pernah kenalan penglihatan yang pas ini. lama kelamaan, bisa terjadi malas malas atau ambliopia.
Jadi, perlu ya rutin kontrol kacamata :)
2. Setiap orang pasti kena katarak , benar ga?
-katarak itu artinya kekeruhan pada lensa.
-Katarak dipengaruhi oleh usia dan faktor lain (seperti penyakit kencing manis, penggunaan obat secara sembarangan, kecelakaan pada mata) . Secara teori, katarak
-Proses penuaan akan menyebabkan kekeruhan lensa. setiap orang pasti akan menua. Jadi, setiap orang pasti akan katarak (secara teori).
-Apakah semua katarak harus dioperasi? obat katarak memang adalah operasi. untuk tindakan operasi, ada syarat2nya. Mengobati manusia adalah seni. Memutuskan seseorag boleh dioperasi pun adalah seni. Harus melihat banyak aspek apakah anda bisa dioperasi atau tidak (melihat kondisi mata anda, kesehatan anda secara umum, kondisi jantung paru, dan lain sebagainya). Silahkan temui dokter anda untuk konsultasi :D
Untuk menentukan anda harus operasi atau tidak, temuilah dokter mata anda. Sangat tidak bijak kalau saya mengeneralisasikan keadaan setiap orang itu sama :)
3. Mata saya merah dok terus belekan,gatel.... harus ke dokter kah? kan banyak obat tetes mata yang dijual bebas , dok?
-mata merah itu penyebabnya banyak sekali. Bisa infeksi, atau tekanan bola mata meningkat, kecelakaan mata, dll.
-Yang penting adalah,kalau anda sakit mata merah, jangan sembarangan memakai obat . kalau ternyata mata merah anda penyebabnya adalah infeksi, harus dilihat infeksi nya dimana. Jika anda sembarangan memakai obat , ada obat yang jika dipakai dalam jangka panjang dan sembarang dosis bisa menyebabkan katarak ( dikenal dengan katarak komplikata)
-obat tetes mata yg umum, salah satunya berisi agen vasokonstriktor atau penyempit pembuluh darah ( kalau selangnya sempit, pengaliran darah jadi berkurang, mata ga merah lagi deh). Jadi, obat ini hanya mengurangi mata merah, tidak mengobati penyebab dasar mengapa mata anda merah. Hematnya, tidak mengobati sampai ke akar. Boleh saja menggunakan obat yang dijual bebas, jika hanya untuk mngurangi mata merah. Jika ingin tau penyebabnya, tanyalah kepada dokter Anda :D
-Jika saat berobat ke dokter Anda, dokter Anda mengatakan habiskanlah obat nya, atau gunakan sesuai dosisnya, patuhilah. Banyak penyakit mata seperti glaukoma, uveitis, kelainan saraf mata, infeksi mata, memerlukan pengobatan yang rutin.
4. Katanya sakit mata belekan menular lewat hanya melihat mata orang yang sakit ya dok?
-tidak. Sakit mata belekan menular apabila si orang sakit kucek-kucek mata, lalu, ga sengaja beleknya nempel di pegangan pintu misalnya, trus kita kepegang beleknya, trus kita kucek2 mata kita.
5. Sakit mata infeksi gitu dok, yang mata merah belekan berair, katanya ditutup kassa aja ya dok biar ga nular? gimana tuh?
-kalau ditutup rapat, malah akan makin lembab, dan menjadi tempat yang baik untuk pertumbuhan kuman.
-Apalagi kalo ditutupin daun, atau zat2 lain yang ga jelas, apa ga makin lembab tuh mata?
-kalau anda merasa ga nyaman, tutupin saja dengan kacamata :D
6. Dok teman saya ga sengaja ketumpahan zat kimia di matanya, harus gimana ya?
-kalau ada temen kita ketumpahan zat2 kimia di matanya (misalnya kerja di industri, atau lagi praktikum di lab) , segeralah bilas matanya dengan air mengalir, catat nama zatnya, dan bawa ke dokter secepatnya.
7. Dok, kalau pakai contact lense, atau eyeliner, sebenarnya boleh ga sih?
-boleh saja, eyeliner asal dibersihkan dengan baik
-contact lense juga boleh, asal dipastikan bersih.
8. Dok, kalau yang dibilang glaukoma si maling penglihatan, itu penyakit apa? cara mencegahnya gimana?
-iya betul. glaukoma dijuluki maling penglihatan. Ada 2 jenis glaukoma, yaitu glaukoma primer dan sekunder.
-Untuk glaukoma primer, ini yang sering disebut maling penglihatan. Karena sering sekali dia tidak menunjukan gejala apapun.
-Siapa saja kah yang berisiko mengalami glaukoma primer? yang berisiko adalah orang orang yang mempunyai keturunan glaukoma di keluarga nya, orang dengan mata minus tinggi, beberapa ras tertentu , orang dengan penyakit-penyakit pembuluh darah (terutama untuk low tension glaucoma) . Jika anda mempunyai faktor risiko ini, jangan ragu untuk cek mata rutin.
Itulah sedikit tentang mata . Karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati . Semoga bermanfaat ya . Kalau ada pertanyaan, boleh comment . Mudah2 an bisa terjawab .