Gratitude Journal #1 | Wedding Dream
Sebagai salah satu team yang pengen pesta pernikahannya mindfull and intimate. Saya sangat bersyukur bisa diberi kepercayaan oleh orang tua untuk melaksanakan pernikahan dengan konsep hampir seluruhnya sesuai keinginan saya. Sisanya tentu masih perlu diskusi bersama orang tua.
Akad dan Pesta pernikahan saya dilaksanakan disalah satu Villa di Kota Banjarbaru berkonsep outdoor. Hal yang sepertinya sudah mulai biasa dimasa pandemi seperti ini.
Undangan kami tidak banyak kurang dari 500 undangan yang disebar itu pun hanya keluarga dekat, teman dekat dan orang-orang yang signifikan di hidup keluarga kami, namun yang datang ternyata melebih ekspektasi, hampir 4 kali jumlah undangan. Alhamdulillah, semua yang diundang berkomitmen hadir dan mendoakan kami berdua.
Pernikahan kami, dibantu oleh teman-teman dekat saya dan vendor-vendor yang kami kenal dekat kualitas dan komitmennya dalam berbisnis. Seperti dokumentasi, entertainment, catering, MUA, dekorasi, dan tentunya panitia inti pernikahan kami adalah teman dekat saya di komunitas FIM Banjarbaru dan Banjarmasin.
Alhamdulillah, saya dan calon suami (saat itu) mampu membiayai pernikahan kami sendiri tanpa merepotkan kedua orang tua kami. Hal ini kami diskusikan saat sedang proses taaruf. Sehingga ada beberapa hal yang kami upayakan sendiri seperti ke pengrajin kain, design cincin dll untuk mendapatkan harga terbaik dan hasil sesuai harapan.
Kain Sasirangan Bordir khas Banjarbaru dengan warna dusty pink mendekati coklat muda dan corak hijau daun berbentuk gigi haruan (ikan gabus) disempurnakan sentuhan bordir benang gold oleh pengrajin dari cempaka, saya ingat betul saat menentukan warna dan motif, saya harus berkeliling Banjarbaru hampir 1 hari full dan menggambar sendiri motf tersebut tentu dibantu oleh pengrajin ibu Naisah yang baik hati dan pengertian.
Kemudian warna baju resepsi dan bahannya, saya pilih sendiri di toko kain di Martapura, syukurnya paket MUA termasuk baju yang dibuat baru untuk kedua mempelai ini sangat bersahabat dan menyenangkan dikantong dan hati, plus permintaan saya untuk diberikan bunga kering sebagai bouquet dan crown motif daun + mutiara yang cantik pilihan saya sendiri.
Hari itu sungguh berkah, cuaca tidak terlalu panas dan hujan. Moment yang sakral dan khidmat saat akad nikah dan sungkem, resepsi yang ceria dan bikin kangen kumpul-kumpul lagi.
MasyaAllah walhamdulillah atas segala nikmaMu ya Rabb. Terima kasih untuk orang tua kami, saudara, om tante, teman dekat, rekan kerja dan semua yang hadir serta mendoakan keberkehan untuk pernikahan kami.
Mohon doanya, agar kami bersabar dan dimampukan melalui perjalanan panjang ini serta Allah hadirkan keturunan yang mampu menolong agamaNya, dan ummat. Bismillah...