Hug your parents when they want one because some parents are just big kids who can’t hug their parents anymore
noise dept.

pixel skylines
ojovivo

No title available

izzy's playlists!

blake kathryn
we're not kids anymore.
Keni
macklin celebrini has autism
Stranger Things
Cosimo Galluzzi
d e v o n
will byers stan first human second
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

if i look back, i am lost
DEAR READER

Andulka
Alisa U Zemlji Chuda
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Belgium
seen from United States
seen from United States
seen from Australia
seen from United States
seen from South Korea
seen from Côte d’Ivoire
seen from Côte d’Ivoire
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
@ieka87
Hug your parents when they want one because some parents are just big kids who can’t hug their parents anymore
At least penmanship porn is still allowed.
It’s impossible to say, “stop telling people what to do” without being a hypocrite.
We spend 40+ hours a week making someone else’s dream come true, often leaving us too exhausted to work on our own.
Nak join telegram asyik tak boleh je😤
Ramadhan #11 : Menulis untuk Mengenal Diri
Jika ini gambaran kamarmu, mudahkah kamu menemukan benda yang kamu cari ?
Mungkin kamu perlu waktu lebih banyak dibanding jika kamarmu rapi dan tertata.
Pikiran kita diibaratkan seperti kamar berantakan ini. Zaman sekarang kita mengalami tsunami informasi yang menyebabkan pikiran kita berantakan. Saking mudahnya akses informasi, pikiran kita terus saja diisi dengan segala informasi yang bisa jadi tidak semuanya penting. Sering kali kita merasa pening dengan isi pikiran kita yang terlalu banyak hingga kita sulit mencari jawaban atau informasi yang kita perlukan dari pikiran kita.
Lalu bagaimana cara merapikan pikiran kita ?
Salah satu caranya adalah dengan menulis. Menulis dapat menguraikan pikiran kita yang berantakan karena kegiatan ini membuat informasi tak hanya berputar dipikiran dan berusaha untuk selalu diingat. Menulis adalah aktivitas mengikat ilmu agar tak mudah hilang.
Menulis adalah salah satu terapi yang digunakan para psikolog atau ahli di bidangnya untuk memberi kesempatan mengobrol pada diri sendiri agar hati dan pikiran diberi kesempatan untuk berbicara. Sering kali kita begitu sibuk dengan segala aktivitas dan mendengar apa yang ada di lingkungan tanpa memberi kesempatan pada hati dan pikiran kita untuk berbicara.
Menulis adalah aktivitas yang membantu kita menyaring pikiran dan menjawab pertanyaan kepada diri kita sendiri. Padahal yang tahu apa yang kita rasakan adalah diri kita sendiri namun sering kita terus berlari mencari jawaban pada orang lain. Maka cobalah menulis, hal itu dapat membantumu menemukan jawaban.
Mengapa kita perlu mengenal diri kita dan bagaimana caranya ?
Jika kita mengenal diri kita sendiri, kita tak akan lagi terjebak dengan konflik dalam diri. Kita tahu apa yang kita mau dan apa yang harus dilakukan. Maka langkah-langkah yang dapat dilakukan yaitu PRISM :
P (Personality, Kepribadian) : Kita tahu apa kepribadian yang kita miliki sehingga kita tak perlu mengikuti apa yang orang lain lakukan. Ekstrovert atau Introvert kah yang lebih dominan ?
R (Reason, Alasan) : Alasan apa yang membantu kita untuk bertahan, bangkit saat jatuh atau selalu bersemangat. Misalnya karena kehadiran orang tua, dll.
I (Interest, Kesukaan) : Cari tahulah apa yang membuat kita selalu senang melakukan hal itu atau mendapatnya. Misalnya kita senang memasak dan selalu bahagia jika melakukannya.
S (Strength, Keterampilan atau Kekuatan) : Kita memiliki kekuatan apa yang dapat memberikan manfaat dan mendatangkan kebaikan untuk diri kita ?
M (Meaningful Goals/Mission) : Untuk apa kita hidup atau apa tujuan yang kita cari ?
Untuk membantu mencari tahu dan berupaya mengenal diri lakukanlah dengan cara menulis. Terus saja menulis sedikit demi sedikit. Ada beberapa tips dan trik untuk menulis, yaitu :
Mulai dari sesuatu yang kita alami atau dekat dengan kehidupan kita (refleksi-proyeksi)
Tulis saja dulu! Ekspresikan apa yang kita rasakan tanpa memikirkan urutan, tata bahasa atau respon pembaca
Menulislah dengan jujur. Ungkapkan hal-hal yang selama ini kerap dihindari atau sulit diungkapkan melalui lisan (release personal issue)
Konsisten. Teruslah menulis buatlah jurnal harian.
Begitu banyak manfaat yang kita dapat jika kita berusaha untuk terus menulis. Menulis dapat membantu kita mengenal diri sendiri dan mengurai segala keruwetan yang ada dalam pikiran dan hati kita. Tuangkan segala keresahan dan pertanyaan yang membuat hari kita terasa berat.
Kutunggu tulisanmu ya ^^
*Tulisan ini terinspirasi dari penyampaian teh Urfa Qurrota Ainy penulis beberapa buku termasuk “Mendengar Nyanyian Sunyi”
Ada sesiapa kenal imam masjid glenmarie?
when people talk about traveling to the past, they worry about radically changing the present by doing something small, but barely anyone thinks that they can radically change the future by doing something small.
Sesape yang baru kenal internet ni tak payah la memalukan diri sendiri engan post gambar atau video orang lain lepas tu letak caption kononnya mangsa korban sendiri dan koleksi peribadi. Ada sesetengah tu koleksi yang dari zaman friendster lagi tapi korang yang slowpoke baru kenal tumblr masih ada hati nak membongak.
Kususun sepuluh jari
Maaf ya semua. Ika sudah berumah tangga jadi malas la nak makan luar
You do not automatically become wiser when you age, sometimes you just become more confident in being an idiot
“Colonel” and “kernel” are pronounced the same.
When junk food has labels like “0 Trans Fat” or “Gluten Free”, it’s no different than if Betty Crocker advertised that their Brownies are now “Boneless.” They were never there to begin with.
MOUTH! a song made using only sounds from my mouth. enjoy
Only in movies is the head of the IT department an IT genius.