lelahku lillah ga ya 🥲
trying on a metaphor
todays bird

oozey mess
Claire Keane
occasionally subtle
Cosimo Galluzzi
wallacepolsom
will byers stan first human second
DEAR READER
KIROKAZE

Origami Around
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

ellievsbear

JBB: An Artblog!
d e v o n

@theartofmadeline

⁂

shark vs the universe
styofa doing anything

Kiana Khansmith
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Spain
seen from Spain
seen from Mexico

seen from Mexico
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
@ilaqilaa
lelahku lillah ga ya 🥲
Seseorang yang paham ilmu dan adab, tidak akan bermudah-mudah dalam menyakiti orang lain, baik melalui lisan, terlebih dengan perbuatan.
Maka, betapa pentingnya menjadi pribadi yang juga memahami adab, bukan hanya menuntut ilmu.
I really needed some motivation, so I searched hard and found this penguin. ❤ I hope it can motivate you all too!
Chibird store | Positive pin club | Webtoon
Gapapa semua punya waktunya masing-masing, ga ada kata terlambat, beda start ajah, yuk semangat ❤
I know
#pascalcapion
Terimakasih telah menjadi manusia yg paling menyenangkan, meski menyebalkan tetapi selalu kurindukan, sungguh.
---
Kita semua lelah atas hidup masing-masing, namun berusaha kuat demi hidupnya seseorang.
Waktu masih dirumah sempet liat fb ibu ada yg post gini
"Rejeki itu bukan cuman soal duit, kawan yang baik dan memahami itu juga rejeki"
Persis huruf dan ejaanya.
Seketika bersyukur banget
Terkadang aku lupa Allah punya kewenangan lebih terhadap hidup ini sampai-sampai sering membuat perencanaan tanpa melibatkan-Nya, apa yang terjadi? Jelas kecewa.
Semakin kesini semakin menyadari pentingnya sebuah keikhlasan dalam setiap langkah, meskipun dibuat sedemikian rupa beradu dalam pijakan iman namun dengan itu aku menyadari untuk terus melibatkan Allah disetiap keadaan
“Bagaimana cara untuk bisa tetap berteman dengan dia yang sudah merelakan kamu pergi? Bagaimana bisa kamu tetap tinggal dan tidak menginginkannya kembali?”
—
Please tell me how.
// A.W.
Jika raga sudah mulai kehilangan semangat untuk melakukan ketaatan, jangan hanya beralasan bahwa itu karena kemalasan semata
Tidakkah kita ingat? Bahwa motivasi terbesar kita sebenarnya adalah iman
Keyakinan dan pembenaran dengan hati yang tak hanya terucap lewat lisan, tapi juga perbuatan
Maka jika angin futur itu perlahan menyapa, ingatlah kembali tujuan kita untuk menggapai ridho-Nya agar kita bisa mengokohkan iman lantas bisa bersemangat kembali untuk beramal sholih
Setelah semuanya berenang dikepala and this is the answer,
Sepertinya "semoga" ku terijabah dengan cara yang berbeda
Udah tau siapa yang punya dunia, masih aja risau
Astaghfirullah aku,
Seketika doaku beralih, "Ya Allah golongkanlah aku dalam orang2 yang shalihah agar doaku untuk papa selalu tersampaikan dan dapat melepas rindu setelah akhir nanti."
Tak apa, satu per satu.
Kita tak sedang dikejar anjing galak untuk lari terburu-buru kan?
Berhentilah membebani dirimu berlebihan, ia juga butuh istirahat dan waktu untuk berdamai dengan semua masalah yang ada.
Bahkan jika orang lain lebih beruntung, tugas kita tetaplah bersyukur.
Udah susah-payah usaha, terus ada orang yang nyalip dengan mudahnya. Mungkin karena dia lebih kaya atau anak orang yang punya privilese. Gimana rasanya?
Nyesek. Enak betul andai kita jadi dia. Apa-apa gampang. Mau ini-itu bisa didapat. Koneksi keluarganya gak kaleng-kaleng.
Emang bisa bersyukur ketika melihat orang lain lebih beruntung?
It’s your choice mau melihat dari sisi mana.
Tapi…
Bukankah jatah rezeki manusia sudah ditentukan? Lantas, kalau rezeki kita gak sama dengan orang lain, apakah itu mencoreng kemahaadilan Allah?
Enggak.
Tau kenapa? Karena dunia gak ada apa-apanya. Cuma ibarat senda gurau yang paling garing dan ga bikin ketawa sama sekali. Buat Allah, dunia seisinya gak lebih berat dari sehelai sayap nyamuk. SEHELAI SAYAP NYAMUK!
Allah ciptakan manusia bukan untuk jadi raja atau orang kaya yang punya segalanya. Kekuasaan dan kekayaan gak ada manfaatnya kalau gak bisa bikin kita jadi makin dekat dengan-Nya.
Itu kenapa dunia dibagi-bagi ke manusia kayak kacang goreng, gak pandang agamanya apa dan imannya gimana. Dunia bukan reward dari kesalehanmu. Allah membagi-bagikan dunia karena dia Ar-Rahman, Yang Maha Pemurah, semua orang Dia kasih.
Namun, Allah punya nama Ar-Rahim, Yang Maha Penyayang, nama yang spesial untuk menyayangi hanya orang-orang saleh saja. Dia kasih ujian supaya orang saleh ini bisa bersabar. Dia kasih kekurangan dan kelebihan supaya orang saleh ini bisa bersyukur. Lantaran sabar dan syukur inilah, Allah menyayanginya, Allah siapkan tempat kembali yang mulia di sisi-Nya.
Dunia cuma perantara yang sementara. Bukan tujuan utama. Maka, bersikaplah sewajarnya. Di samping ikhtiar yang gak boleh kendoe, yang berat disabari dan hang kurang atau lebih disyukuri.
Indah hidup ini jika kita mengerti tujuan sebenarnya.
Kata Allah, janganlah lemah dan jangan pula kamu bersedih hati.
Be happy! Karena Allah gak akan meninggalkanmu.
Jakarta, 13 Oktober 2020 Taufik Aulia
You are enough.
“Bagaimana cara move on dari orang yang kita cintai?”,
“Bagaimana cara ngelepasin dia?”,
“Aku udah coba move on dari dia, tapi aku masih sayang, padahal dia udah sama yang lain.”,
“Aku udah coba segalanya tapi dia masih aja pergi.”
Kalimat-kalimat seperti di atas seringkali muncul di chat/ask.
Respon pertama biasanya, “Ya kamu harus terima kalau dia emang bukan takdir kamu.” Dan mereka bakal jawab, “Iya udah tapi susah banget.”
Well, memang terkadang kita ini selalu menginginkan hal-hal yang tidak bisa kita dapatkan, termasuk jatuh cinta sama orang yang sebenarnya bukan jodoh kita.
“Tapi aku bener-bener ngerasa dia itu jodoh aku.”
Semua orang juga merasakan hal yang sama saat itu, karena mereka masih belum menerima apa yang sudah direncanakan Tuhan. Harus menerima kenyataan kalau dia bukan jodoh kita memang sulit. Padahal Tuhan sudah punya rencana lain dan kita memang enggak bisa memaksa takdir, kalau memang bukan jodoh ya pasti akan berakhir.
Namun, banyak yang lupa diri sampai-sampai rela untuk melakukan apa saja demi dia. Demi memperbaiki hubungan kamu dan dia. Entah ganti cara berpakaian, cara dandan, bahkan sampai ganti kepribadian supaya bisa pas dengan kriteria idaman dia. Stop, girl. Masalahnya itu bukan di kamu. Dia memang bukan untuk kamu, terima. Jangan sampai kamu rela menjadi orang lain karena kamu merasa kamu tidak cukup untuk dia. Kamu sudah dilahirkan sempurna tetapi bisa jadi kamu belum menyadarinya. Seseorang yang sudah disiapkan oleh Tuhan untuk kamu, akan mencintai kamu karena kamu. Dia akan menerima kamu apa adanya, dia tidak akan memaksamu untuk berubah. Karena kamu saja, itu cukup untuknya.
Andira W.
Bandung, 23 Januari 2019.