hari dimana saya rindu adik saya satusatunya...
saya lupa kapan tepatnya terakhir kali saya menangis, mungkin beberapa tahun silam. hari ini, tepat saat ini, saya menangis. entah kenapa, tetiba teringat adik saya yang sedang berjuang menyelesaikan studi nya di tanah seberang.
rindu. mungkin itu kata yang pas mengapa tiba tiba saya melow setengah mampus. ya, saya rindu adik saya. saya rindu saat dimana kami bertengkar memperebutkan makanan, baju, barang. saya rindu saat kami bermusuhan karena hal sepele ataupun yang prinsipal. saya rindu, pada banyak hal bersamanya. bertahun-tahun tumbuh bersamanya, saya lebih banyak memarahinya daripada menyayanginya. saya bukan kakak yang baik selama ini. saya bukan seperti kakak kebanyakan yang kemana mana pergi berdua, makan bersama, merayakan ulangtahun bersama atau melakukan halhal manis berdua lainnya. saya menyayanginya, pasti, dan sangat. hanya saja saya jarang menunjukkan dengan jelas kepadanya.
saya galak, dia cengeng. kami berdua tahu itu. sebenarnya saya juga cengeng, hanya saja saya sombong untuk cengeng di depannya.
beberapa hari ini saya berfikir, apakah selama ini dia bangga sama saya? apa yang membuat dia bangga mempunyai kakak seperti saya? apa dia suka jadi adik saya? apakah selama ini kakaknya selalu melindunginya? apa yang ia pikirkan tentang saya selama ini?
saya? saya jelas bangga punya dia. saya bangga atas pencapaiannya. saya bangga atas apapun yang dia kerjakan.
tahu nggak, dulu pertama aku juga sedih kok kamu tinggalin sekolah disitu. tahu kalo ketemu nunggu setaun sekali, tau nggak bakalan bisa rebutan kasur tiap hari, tahu kamu nggak bakal ngobrak abrik bajuku sesering biasanya. sedih dong nggak ada temen brantem itu, nggak ada yang bisa diomelin doong... yah begitu hidup, ada saat dimana kita saling membenci, ada saat kita akan kembali mengasihi.
hai kamu adikku, aku hanya bisa memberimu sedikit waktuku, aku hanya bisa memarahimu, aku hanya bisa mengomelimu. maafkan aku yang sangat susah meminta maaf padamu. maafkan aku yang hingga saat ini masih tidak bisa diandalkan. aku hanya bisa menemanimu, duduk manis mendengarkanmu bercerita akan banyak hal yang kau sukai ataupun yang kau benci, tentang kehidupan, tentang remeh temeh yang kita tertawakan, atau tentang dunia di luar kita. aku tak bisa memberimu benda, apalagi surga hahaha ....
aku selalu merindukanmu, bahkan disaat kamu tak rindu. aku selalu berdoa semoga kamu bisa lebih cepat menyelesaikan studi mu dan pulang lebih awal dari yang seharusnya. nggak kangen rebutan kasur sama aku?
selamat ulang tahun, sebentar lagi dek Tret ...
happy-for repeating of- your day
nanti kubelikan kue tart, hanya kalo aku ingat, dan punya duit sekerat.
dari aku yang akan selalu memelukmu











