Kamu tahu apa yang disebut dengan cinta? Kamu tahu apa yang sering diributkan orang? Kamu tahu apa yang kau rasa senantiasa mengusik hatimu?
Kata orang itu namanya cinta.. Tetapi aku tidak pernah tahu pasti apa itu cinta.
Katanya cinta adalah rasa ingin memiliki. Katanya sayang adalah rasa mengasihi. Katanya baru lengkap jika cinta dan sayang ada dalam satu waktu.
Kamu tahu, kawan.. sudah lama aku berpikir..
di dalam hatiku, ada sesuatu yang rusak.. sesuatu yang dikatakan sebagai cinta ini.
Aku malas menyentuhnya. baik untuk kepentinganku sendiri, maupun kepentingan orang lain..
Aku malas memikirkannya, aku tidak mau terlibat denganya.
Tapi aku, manusia, yang membutuhkan rasa cinta.. sama seperti kamu.
Tidak, aku tidak membicarakan rasa cinta yang penuh romantisme, yang penuh dengan gombalan dan bualan yang akan lenyap seiring dengan waktu. Aku membicarakan rasa cinta yang dibarengi dengan rasa sayang.. rasa ingin memberi, rasa ingin melindungi.
Kurasa, ini yang selama ini diperjuangkan banyak orang.
Orang ingin dicintai, orang ingin dibuat merasa nyaman.. orang ingin merasa diterima..
orang ingin memiliki tempat untuk pulang.
Apakah artinya rumah megah mewah di tempat yang antah berantah.. jika cinta itu tidak ada di hatimu, jika tidak ada orang yang menunggumu, jika kedamaian sudah lama lepas dari hatimu. Apakah artinya uang berpuluh-puluh milyar.. jika pada akhirnya tidak ada orang yang bisa kau ajak berbagi dengan uangmu itu. Apalah artinya gelimang kesuksesan.. Jika sebenarnya yang kau temui setiap hari itu adalah wajah-wajah palsu--mereka yang memakai topeng demi sukses sepertimu.
Apalah artinya itu semua.
Ketika kecil, aku tidak memusingkan masalah cinta ini. Bagiku, cinta adalah sesuatu yang seharusnya kudapatkan, cinta adalah sesuatu yang seharusnya didapatkan oleh semua manusia.. tanpa perlu diperjuangkan. Tetapi, aku salah.
Jangankan untuk mendapat cinta dari pasanganmu. Mendapatkan cinta dari temanmu, dari keluargamu pun.. perlu diperjuangkan.
Dan baru sekarang aku tahu.. kita yang namanya manusia ini, tidak bisa hanya terus-terusan diberi.. tetapi harus memberi pula.
Itulah yang menyebabkan kerusakan di hatiku ini, kawan.
Sudah lama aku merasa cinta yang berada di sekitarku itu timpang, sudah lama aku merasa kata cinta itu memuakkan.. sudah lama aku merasa yang namanya cinta itu beku. Tentu, parsial. Karena masih ada orang-orang yang ingin kuperjuangkan, kulindungi, kukasihi.. dan mengasihiku di dunia ini.. dan juga tidak lupa, ada Tuhan yang selalu kuharapkan cinta-Nya.
Tapi bahkan kepada Tuhan pun, kita harus menunjukkan rasa cinta.
Itulah, kawan. semuanya butuh perjuangan. bukan butuh kata gombal, bukan butuh rayuan usang. Tetapi butuh keseriusan, butuh pengorbanan.. butuh kegigihan untuk mempertahankan, sekalipun nanti ada masa dimana deru kasih sayangmu seakan sudah mau padam.
itu, jika kau memang cinta. itu, jika kau memang ingin mencintai. itu, jika kau memang masih ingin dicintai (oleh orang yang bersangkutan).