16.07.16 [198/366] Suatu senja di Surabaya
noise dept.
$LAYYYTER

Kaledo Art
dirt enthusiast
Today's Document
Xuebing Du

#extradirty

Andulka
Cosmic Funnies

ellievsbear
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Monterey Bay Aquarium
No title available

❣ Chile in a Photography ❣
DEAR READER
🪼

JBB: An Artblog!
wallacepolsom
almost home
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Nigeria

seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from United States

seen from China
seen from United States

seen from Singapore

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Ireland
seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from Brunei

seen from Malaysia
@just-dens
16.07.16 [198/366] Suatu senja di Surabaya
#tb "Ngapain tengok kanan, dek?" Dan 14 tahun sudah berlalu. Silakan ditag kalo ada yg dikenal. . . (at Tk Arisska)
#tb Masa ketika panik karena gak bawa krayon, bukan karena mepet deadline pengumpulan laprak tp baru sampe teori dasar #goodolddays (at Kebun Binatang Surabaya)
09.07.16 [191/366] Alhamdulillah, sesama saudara harus rukun (at Selecta Batu Malang)
🌸🌷🍀🌹🌻🌺🍁🍃🍂🌿🌱🌼 (at Taman Wisata Selecta, Batu, Jawa Timur)
#masihlebaran "Mau foto gaya apa" "Yang agak ala-ala gitu lho" "Gini ae, temenku di instagram pada posting gini" "Hii alay kon" "Yowes yowes" Happy Ied Mubarak! In frame: segelintir cucu H. Fatchan yg kumpul tiap liburan semester dan sekarang (sok) pake dresscode item-putih, sebagian mahasiswa, sebagian masih calon (at Gresik Kota Baru (GKB))
06.07.16 [188/366] تقبل الله منا و منكم كل عام وانتم بخير عيدكم مبارك من العايدين ومن الفايزين والعاف منكم Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H Mohon maaf lahir batin Maafkan segala cemooh dan hujatanku :" (at Masjid Nasional Al Akbar Surabaya)
04.07.16 [186/366] Happy 49th Birthday, Bapak! Thank you for believing in me when everyone else doubted me. Thank you for loving me. I love you, and I always will.
02.07.16 [184/366] Menanti matahari terbit (at Masjid Nasional Al Akbar Surabaya)
26.06.16 [178/366] Time flies so fast. (at Juanda International Airport Terminal 2, Surabaya)
20.06.16 [172/366] I came to win, to fight, to conquer, to thrive. I came to win, to survive, to prosper, to rise. To fly.
#tb Vertical limit 📷 by @bnikhsn (at PLTA Saguling Bandung)
02.06.16 [153/366] Makasih @dzakiyyahk ucapan dan kadonya meskipun telat sebulan lebih yg penting ala-ala yhaaaaa Sukses terus! (at Gunung Rinjani, Lombok)
01.05.16 [122/366] "I was mad of getting old, it made me reckless." . Adele - When We Were Young . Turning 20! Terima kasih atas kue dan balonnya, dedek danus ranger (elan, ira, rahma, anton) ft. Supporting (veby, vijay, pebri)! (at Ruang Latihan Angklung CC Barat ITB)
Travy #1 - Taman Hutan Raya Ir. Juanda, Bandung
Travel story (travy) kali ini disponsori oleh “Ekskursi Geowisata GL3024”
[24.04.16]
Semester genap ini (baca: semester 4), diwarnai oleh mata kuliah berbau batuan alias geologi, lebih tepatnya geowisata. Apa itu geowisata? Sederhananya, geowisata itu suatu kegiatan wisata yang memandang atau memperhatikan aspek geologinya. Well, pada hari Minggu ini, saya berkesempatan untuk memgikuti ekskursi ke Taman Hutan Raya Ir. Juanda (TAHURA), Bandung. Sebelumnya saya memang sudah pernah ke sini, namun track yang saya lewati dulu sangat berbeda dengan yang saya alami sekarang. So adventurous!
08.15
Selamat datang di TAHURA! Tiket masuk Rp 10.000, Asuransi Rp Rp 1.000, Parkir Motor Rp 5.000. Jadi, kalo Anda mau berkunjung ke sini, minimal bawa uang Rp 20.000 sudah sangat cukup sih hehe. Yak, setelah semua mahasiswa berkumpul bersama dosen serta asisten dosen sekaligus sebagai interpreter, kami mendapat arahan dan konsumsi untuk makan siang. Oh iya, Nama dosen saya Bpk. Budi Brahmantyo, yang sudah sangat ahli di bidang geowisata. Setelah mendapat arahan dari Pak Budi, kami mulai masuk ke dalam area TAHURA.
08.25
Kami berkumpul di Tugu Ir. Juanda yang tidak jauh dari gerbang utama. Disini, Pak Budi menjelaskan tentang apa saja yang ada di TAHURA atau bisa disebut fore shadowing. Intinya peserta diberi gambaran tentang rute perjalanan dan apa saja yang akan kami temui. Tujuan dari fore shadowing adalah untuk menarik perhatian serta antusiasme peserta untuk berpatrtisipasi lebih lanjut di kegiatan ini. Di sini, kami diceritakan mengenai aliran sungai yang mengalir di TAHURA, yaitu aliran sungai Cikapundung yang mengalir di waduk dekat kami berkumpul yang digunakan untuk kepentingan PLTA Bengkok.
09.04
Akhirnya kami tiba di Gua Jepang! Gua Jepang di TAHURA tidak terbentuk secara alami, melainkan dari suatu singkapan batuan yang kemudian digali ketika masa penjajahan Jepang (entah yang menggali orang Jepang atau romusha). Singkapan batuan ini terdiri atas batuan lapilli-tuff, breksi vulkanik, dan fragmen scoria akibat dari letusan Gunung Sunda Purba sekitar 105 ribu tahun yang lalu. WOW! Dari pengamatan (anak biologi), bagian luar gua ini sudah mengalami pelapukan yang diakibatkan erosi dan organisme, seperti lumut hati, lumut daun, dan tumbuhan paku. Di sini saya baru tau gimana wujud lumut hati dan lumut daun yang selama ini saya pelajari di SMA hehe
09.45
Selanjutnya, kami berhenti di Gua Belanda. Berbeda dengan Gua Jepang, Gua Belanda terlihat lebih rapi karena di semen dan bagian depan gua dipasang paving block. Di bagian depan gua terdapat suatu papan yang berisi tentang informasi ignimbrite Gunung Sunda di Dago Pakar. Di sini kami dijelaskan mengenai Gunung Pra-Sunda yang meletus 200ribu tahun yang lalu sehingga terbentuk Gunung Sunda yang lalu meletus 105ribu tahun yang lau sehingga muncullah Gunung Tangkuban Parahu dan penampakna geologis Bandung kini. Sangat menarik dan merupakan wawasan baru bagi saya yang tidak memiliki basic geologi hehe. Oh iya, katanya Gua Belanda menyimpan banyak mitos dan dulu pernah menjadi venue untuk “uji nyali” dari salah satu program televisi.
10.59
Jembatan Gantung yang cukup membuat begidik karena bergoyang setiap dilewati orang hehe. Kami harus antri berjalan 5 orang tiap kloternya. Yang menarik, dibawah jembatan ini ada suatu air terjun kecil yang disekelilingnya terdapat batuan basalt andesit yang berasal dari lava. Lava ini termasuk bentukan termuda dari gunung api. Wait, gunung api sekitar Bandung? Yap, Gunung Tangkuban Parahu pernah meletus, sekitar 55 ribu tahun lalu.
Dari jembatan gantung, kami menuju penangkaran rusa untuk beristirahat sejenak sambil mendengarkan cerita dari mahasiswi biologi (Kak Ucik) mengenai ekskursi ini dari sudut pandang biologi.
11.51
Kami pun tiba di Batu Batik. Batu Batik sebenarnya merupakan lava pahoehoe dari letusan Gunung Tangkuban Parahu. Lava ini membentuk lipatan-lipatan berpola yang sangat indah. Batu Batik ini terletak di suatu bantaran sungai. Untuk sampai ke sini, membutuhkan perjuangan dan keberanian yang sangat tangguh. Bagaimana tidak, tidak ada akses berupa tangga dan hanya berupa tali untuk berpegangan. Sangat memacu adrenalin dan membuat celana dan sepatu saya kotor akibat lumpur hehe. Tapi, semua itu terbayar ketika melihat fenomena yang sangat langka ini. Fenomena lava pahoehoe biasanya terjadi di Hawaii lho! Oh iya, di sini saya juga belajar beberapa ilmu oseanografi. Dari sungai di samping Batu Batik, saya bisa tau bahwa aliran tersebut turbulen yang disebabkan oleh batuan di dasar sungai. Ilmu yang saya pelajari di kelas, dapat saya pelajari secara langsung di sini hehe.
Dari Batu Batik kami melanjutkan perjalanan hingga berhenti di suatu warung untuk makan siang sejenak. Di sini kami banyak bercerita dengan mahasiswa lainnya yang berasal dari jurusan dan latar belakang yang berbeda.
13.26
Setelah perjalanan yang sangat menanjak, akhirnya kami sampai di Curug Omas. Sangat indah! Rasa lelah ketika berjalan jauh. Curug Omas merupakan pertemuan antara dua aliran sungai, yaitu Sungai Cikapundung dan Sungai Cigulung. Di sekitar curug terdapar kekar kolom akibat lava yang berupa batuan basalt andesit. Di sini saya juga belajar ilmu oseanografi hehe dari pertemuan dua aliran sungai, menimbulkan suatu pusaran yang berupa aliran irotasional. Sayang banget di sini banyak sampah jadi agak kurang enak dilihat hemm. Btw, sampah itu bakalan muter terus di pusaran, jadi kalo dilakukan pembersihan secara rutin, sampah tidak akan mengalir ke hilir dan tidak menyumbat di saluran air perkotaan.
13.35
Pemberhentian terakhir, Maribaya! Di sini, Pak Budi, selaku dosen sekaligus interpreter, memberikan review atau rangkuman dari perjalanan kami dari awal di Tugu Ir. Juanda hingga di Curug Omas. Setelah itu, Pak Budi meminta beberapa mahasiswa dari jurusan di luar geologi untuk bercerita tentang kesannya selama ekskursi dan saya berkesempatan untuk bercerita mewakili mahasiswa oseanografi hehe. Di akhir ekskursi, kami diminta untuk membuat resume perjalanan untuk dikumpulkan.
Do it safely or not at all, there is always time to do it right
Satu kalimat untuk ekskursi ini, SO MUCH FUN, KNOWLEDGE, AND ADVENTURE! See ya!
Hmmmm... Travel Blog. . .
Hi! Long time no see..... Dan sekarang sudah tiba di penghujung semester 4 di oseanografi. Banyak banget pengalaman kuliah lapangan a.k.a ekskursi matkul ose maupun non-ose atau bahkan cuman main-main sok adventure di sekitar Bandung. Selama ini cuman tersimpan dalam foto dengan caption seadanya atau sok ala-ala terus diposting di instagram. Sempet terpikir buat bikin travel story. Kayaknya seru! Mungkin blog ini bisa jadi travel blog. . . Mungkin . . . . Semangat!
24.04.16 [115/366] "In nature, nothing is perfect but everything is perfect. Trees can be concorted, bent in weird ways, and they're still beautiful." . Alice Walker . SELAMAT HARI BUMI! . Meskipun telat yg penting cukup piknik dan membakar kalori. Terima kasih Bumi! #explorebandung #geowisata #tahura #padahalanaklaut (at Taman Hutan Raya Ir.H.Juanda-Dago Pakar)