“Terkadang, Allah merindukan kita dengan cara yang istimewa. Kita dijauhkan dari dunia, semesta meremehkan kita, sesama menjatuhkan kita. Kemudian kita tidak memiliki siapa-siapa, tidak ada tempat pelarian, tidak ada pegangan, tidak ada harapan, tidak ada tempat bercerita lagi selain Dia. Allah hanya ingin kita menghadap dan bercerita banyak. Hingga akhirnya kita tenang dan tanpa disadari semua sudah berlalu begitu saja.”
— (via gadissejutacerita)

















