Baru dihindarin sehari udah dateng aja ke mimpi, pake senyum-senyum lagi, huhuhu
Kamu maunya gimana sih?
hello vonnie

Love Begins

ellievsbear
Sweet Seals For You, Always

❣ Chile in a Photography ❣
The Stonewall Inn
Doug Jones
Game of Thrones Daily

blake kathryn
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
No title available
taylor price
YOU ARE THE REASON
Not today Justin
EXPECTATIONS
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

#extradirty

shark vs the universe
NASA

roma★

seen from Singapore

seen from Türkiye
seen from Türkiye
seen from Italy
seen from Kenya
seen from France

seen from Türkiye

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Colombia
seen from Vietnam
seen from United States
seen from Congo - Brazzaville

seen from Brazil

seen from Malta

seen from France
@kereta-kartika
Baru dihindarin sehari udah dateng aja ke mimpi, pake senyum-senyum lagi, huhuhu
Kamu maunya gimana sih?
Baru keluar dari kamar (masih) dengan mata sembab & air mata yang coba ditahan sekuat tenaga agar tidak menetes didepan kedua orang tua, tiba-tiba terdengar sebuah lagu seperti qasidah dari radio kesayangan bapak di kamarnya:
"Allah pasti mendengarkan doa kita semua & Ia berjanji mengabulkan doa kita semua"
Auto balik lagi ke kamar kemudian nangis sejadi-jadinya, Maaf ya Allah masih saja seperti ini. Berharap kepada beliau yang kepadaku saja, beliau tak peduli~
Padaku, ternyata kamu memang benar-benar tak peduli~
Padamu aku masih menyimpan harap, maaf~
“Beberapa orang sering tidak sadar bahwa ia sedang sangat dicintai, hingga kemudian harus dibuat sadar dengan cara ditinggal pergi.”
— (via mbeeer)
“Rayu Allaah mengabulkan doa-doa yang kita pinta dengan amalan (ter)baik kita. Sholat terbaik, sunnah terbaik, sedekah terbaik, hingga senyuman terbaik kepada saudara kita. Semoga (setiap) Jum'at ini, doa-doa kita tergenapi.”
—
Dalam syukur, 2019
Bagaimana perasaanmu jika tahu bahwa selama ini aku hanya berbagi "cerita" denganmu? Hanya denganmu~
Daripada harus ke selatan, lebih baik aku ikut kamu ke utara 😭
Lagi motoran sambil nangis, pas lewat deket stasiun liat petugas kereta lagi benerin rel, makin nangis lah. Aku serapuh itu, sekarang~
Bagaimana?
Sudah kau sampaikan pesanku padanya?
Bahwa aku masih disini
Masih berharap dia kembali
Kamu sudah janji tadi
Ketika aku merengek meminta untuk ikut denganmu
Namun kau tak mengizinkan
Belum saatnya, katamu
Mana?
Jangan - jangan kamu sengaja lupa menyampaikannya
Ketika singgah di stasiun kotanya tadi
Padahal kan hanya berjarak 2 stasiun dari stasiunku
Tega!
Ternyata kamu sama saja dengannya~
Ngomongin tentang kereta api & anak2, Alhamdulillah dulu pas ngajar PAUD kesampean ngajak murid2 karya wisata pergi pulang naik Kereta Api ke Blitar 😆 nggak cuma anak2, gurunya juga ikutan seneng, hadiah ulang tahun paling gak bisa dilupain, wk
Meskipun didampingin wali murid masing2 tapi gurunya juga ikutan riweuh karena ada aja anak2 yang lari2 di gerbong, nggak mau duduk di kursinya maunya duduk di pintu, bolak balik ke kamar mandi padahal nggak kebelet, nyapa2 penumpang lain, etc. Tapi tetep seneng! Seenggaknya udah pernah ngajakin mereka ngerasain gimana gembiranya naik Kereta Api :')
Hari ini, 3:04pm di kursi ruang tamu saat adzan Ashar berkumandang
Perempuan itu masih sering melamun sembari menangis ketika mengingatmu, laki - laki yang baru saja ia kenal
Entah apa yang ia rasakan, yang pasti hatinya masih berserakan ~
Sampai saat ini, aku masih sulit membedakan antara pasrah, lelah dan menyerah. Namun, ketiganya terasa sama ketika kamu melintas lagi di pikiranku.
(via kotak-nasi)
Aku belum bisa membayangkan bagaimana perasaanku nanti setelah tahu akhir dari perjuangan ini adalah: kamu telah memilih yang lain. Aku belum tahu apakah aku akan ikut berbahagia atasnya atau justru sebaliknya. Aku juga belum tahu langkah apa selanjutnya yang bakal kutempuh untuk melanjutkan perjalanan setelah menelan kenyataan itu.
Yang kutahu betul adalah…sekarang aku sedang mengusahakanmu, dengan caraku. Dengan cara-cara yang mungkin kamupun tidak pernah menyadarinya.
Mungkin percakapan kita sederhana, hanya sebatas itu–bahkan aku percaya banyak yang lebih dekat denganmu daripada aku. Tapi aku tidak akan berhenti begitu saja. Tidak akan berhenti sebatas percakapan singkat kita.
Aku akan selalu memulai percakapan dengan-Nya. Menceritakanmu, mimpi-mimpiku, keyakinanku, dan yaaa…tentang aku yang tak tahu banyak soal kamu tapi bisa begitu yakin bahwa kalau kita disatukan, bakal lebih baik, bakal lebih memberi manfaat untuk sekitar dibanding aku atau kamu yang sendiri saat ini.
Aku naif ya? Kupikir aku hanya terlalu keras mengusahakanmu. Tapi aku tidak takut kecewa atas perjuanganku. Toh kita tidak wajib menang dalam berjuang, kan?
Semangat hari ini dimanapun kamu berada! Selamat menebar kebermanfaatan!
*PS: Oh ya, kalau kamu baca ini dan kamu yakin ini untuk kamu. Aminkan saja. Semoga perjuanganku sampai. Padamu. Dan aku berdoa, kamupun begitu. Padaku.
Terima kasih sudah berbagi "cerita" :')
I admire you~
Udah beberapa bulan, tapi kadang masih aja nangis kalo inget kamu, padahal mungkin aja kamu lagi nyiapin hari bahagia kamu sama dia, bodoh ya? :')
Atau jangan2 kamu sudah? entahlah~
Aku ikhlas kok, beneran, cuma ya kadang masih nangis :)
Perihal jarak yang telah kau tempuh, maaf telah mengecewakanmu~
Maaf untuk jarak yang telah jauh kau tempuh, namun semuanya sia-sia
Maaf sudah membuatmu begitu lelah, berpanas-panasan lalu kehujanan
Mungkin lebih baik memang kita tidak pernah bertemu~