Ada masa ketika hati tak lagi meminta banyak hal, selain dipertemukan dengan yang baik dalam cara yang Allah ridai.
Claire Keane
Sade Olutola

JVL

Andulka

@theartofmadeline
we're not kids anymore.

⁂
Stranger Things

No title available
styofa doing anything
i don't do bad sauce passes

★
wallacepolsom
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

No title available

Kiana Khansmith

Love Begins
Cosimo Galluzzi

tannertan36
seen from United States

seen from Netherlands
seen from Germany

seen from United States

seen from United States

seen from Australia
seen from Germany
seen from Canada
seen from Canada

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Australia
seen from United States
seen from United States
seen from Mexico
seen from United States
seen from Brazil
@khamidarif
Ada masa ketika hati tak lagi meminta banyak hal, selain dipertemukan dengan yang baik dalam cara yang Allah ridai.
Awal desember 2025 tepatnya tanggal 7 saya membuat keputusan menurutku sangat revolusioner yang akan merubah semua sistem kehidupanku, kalau dalam rumpun sosiologi disebut major change, hal tersebut mungkin sepele bagi orang lain tpi kalau difikirkan lagi menurutku juga sepele haha saya memutuskan pulang dari kos untuk melanjutkan kehidupan di tanah kelahiran "klaten bersinar". Saya fikir hanya sebentar saya di jogja ternyata sudah 15 tahun sejak smp sudah pisah dengan orang tua, dari dulu prinsip hidupku itu "mengalir" maksudnya tidak menentang takdir dan mengikuti perkembangan zaman, dengan prinsip tersebut saya tidak terlalu kaget jika ada perubahan perubahan dalam hidupku. Saat di kos kegiatanku sangat simple ya tidur ya kerja ya ngopi ya gajian. Terkadang habis subuh kadang jam 8 pagi baru tidur jangan tanya bangunya, jelas tidak bisa di prediksi. Setelah bangun saya lanjut ke warung kopi berserta seperangkat alat kerja, nanti pulang ke kos kadang jam 1 dini hari kadang subuh, pola hidup amburadul itu berlangsung selama 6 tahun dan saya memutuskan pulang.
Sungguh merupakan pilihan yang cukup berat walaupun cuma tetangga kota ( jogja - klaten) tpi itu pilihan berat, sulit sekali, terlalu nyaman. bagaimana tidak nyaman? Seorang laki laki belum menikah, anak terakhir, hanya memiliki tanggung jawab atas diri sendiri dilepas tanpa pantauan, siapa yang tidak mau? Kehidupan yang diidam idamkan kaum adam, surga bujangan. Namun pola hidup bak surga itu telah rampung.
Rumah para perkerja guyonan yang sering dilontarkan keluarga kami, semua anggota keluarga baik bapak ibuk kakak laki laki kakak perempuan semuanya pedagang dan gemar kerja mungkin hanya saya yang serampangan. Orang tua jualan kelapa, kakak kakakku ada yang jualan bumbu dapur, jualan besi, jualan toko klontong kalau saya jual diri tapi ngga laku. Mungkin dengan prinsip hidup "mengalir" membuat saya tidak begitu kaget dengan perubahan atifitas yang lumayan drastis ini. Sekarang jam 10 malam saya harus tidur karena nanti jam setengah 3 pagi harus bangun dan langsung membantu orang tua dengan jobdesk mengolah kelapa menjadi kelapa parut dan mengantar pesanan pesanan ke pasar, toko sayur dan rumah makan masakan padang. kegiatan ini berlangsung kurang lebih 3 jam yang mana selesai jam setengah 7 kemudian saya lanjutkan merawat ibu yang sedang sakit kurang lebih sampai jam 10 lalu saya istirahat sampai jam 2 siang untuk melanjutkan kerja.
Tulisan ini sudah 4 bulan belum selesai hanya ada di draf, bahkan belum ada judul. Karna tidak tau apa intinya. Yaps langsung kita beri judul "pola tidur yang mengalir"
Tenang semua ada yang ngatur
Umur sudah beranjak 29 memang masih bisa dibilang duapuluhan, akhir duapuluh. Diumur segini sering kita mendengar pertanyaan tentang pernikhan baik dari keluarga tetangga bahkan penjual soto langganan menanyakan hal itu. Umur umur yang mana teman temannya sudah memiliki pasangan, sudah memiliki anak atau malah sudah nikah 2 kali, hanya tinggal segelintir teman yang masih asik dengan diri sendiri ngopi ngegame muncak kerja ngegym pura pura nulis dan semua kegiatan yang membuat kita untuk tidak memikirkan tentang pernikahan.
Sangat sering ketika sedang berkumpul dengan teman senasib seperjuangan (majelis jomblo) kami membicarakan tentang jodoh, pernikahan atau konsep membangun keluarga. Banyak yang memiliki masalah ekonomi atau menunggu mapan, ada yang trauma dan memilih hidup sendiri, lelah dengan percintaan, ada juga yang bingung, karna memang tidak tau dengan apa yang disebut pendekatan.
Dari sekian banyak obrolan tersebut saya tergolong orang yang bingung dan lelah. Karna saya sendiri sudah pasrah dalam artian bukan tidak peduli dengan pernikahan tetapi sudah lelah untuk memulai suatu hubungan atau bisa dibilang lupa bagaimana cara memulai dengan apa yang disebut pendekatan.
Saya pernah melakukan berbagai cara pendekatan dengan perempuan, mulai dari memberi coklat, kenalan lewat sosmed, naksir temenya temen, sampai pernah ditolak sebelum kenalan. Tetapi semua itu masa lalu yang berujung kesendirian.
Mungkin ikhtiarku masih kurang doaku masih perjalanan, tapi yang pasti semua makhluk diciptakan berpasang pasangan seperti dalam Q.S az-zariat ayat 49
وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ ٤٩
Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah).
Tentunya dengan mengingat firman Allah tersebut saya pribadi cenderung merasa tenang, tidak mudah marah dan hati lebih lapang. Biasanya ketika ada yang bertanya tentang pernikahan saya akan membalas dengan dua model jawaban jika orang yang bertanya serius maka ku jawab rahmat Allah maha luas, sangat mudah jika hanya menemukan jodohku, mungkin saya yang belum siap atau mungkin juga pasanganku yang belum siap. Dan jika orang yang bertanya tidak serius akan ku jawab "maaf bolo, aku lagi gawe bingung jodoku". Simple
Kok tau punya orang barat?
Mengulang mata kuliah bagi sebagian besar mahasiswa yang kurang rajin memang sangat wajar. Bahkan untuk mahasiswa rajinpun tidak menutup kemungkinan untuk mengulang mata kuliah karena hal itu merupakan hak prerogratif yang mulia dosen. Saat itu saya sedang mengulang matakuliah hukum ekonomi syariah dan yang jelas bukan karna tidak rajin.
Dalam pertemuan pertama biasanya dosen akan membuat rencana perkuliahan semester dan dilanjutkan bercerita. Saya masih ingat dosen saya bapak abdus salam arif merupakan dosen santai tapi killer. Pada matakuliah beliau, yang tidak hadir saat uts ada sekitar 5 mahasiswa salah satunya saya sendiri, sayapun tidak hadir bukan karena malas tetapi karena ban saya bocor di jalan tajem sedangkan beliau tidak menolerir hal tersebut. Walaupun begitu saya tidak masalah toh tinggal mengulang saja. Oke saya lanjutkan.
Mahasiswa yang mengulang biasanya duduk paling belakang karena baris depan sudah diisi oleh adek tingkat pemilik mata kuliah yang kami tumpangi. Bapak abuds salam arif kala itu bercerita tentang manfaat khitan dan sebagainya, kami berlima mendengarkan dengan seksama tetapi yang saya ingat hanya sedikit yakni dibagian bahwa khitan ditiru oleh orang barat.
Salah satu teman saya yang diberi nama oleh orang tuanya yaitu huda seketika menyangkal pernyataan tersebut. Semua mahasiswa kaget dan terdiam, si huda ini menyangkal " Tidak pak! Orang barat tidak khitan!".
Suasana hening yang semula tertuju pada pak abdussalam berpindah pada si huda. "Loh dari mana kamu tahu bahwa orang barat tidak berkhitan? Dari mana sumbernya?" Jawab pak abdus salam kebingungan. Kemudian si huda menjawab dengan santai.
"Dari vidio vidio pak"
Seketika suasana kelas hening 5 detik kemudian gemuruh suara tawa. Saya tarik si huda yang berada disebelah kiri saya dan berbisik ditelinganya " Blok! vidio apa yang memperlihatkan kelamin laki laki!".
Hidup di negeri syur melambai
Berlian merah tertanam di negeri ini
Sawah sawah menjulang berlapiskan emas
Hutanmu menjadi kitab dunia
Dengan zamrud engkau gengam
Kenapa jiwa mengesot terus mencari?
Gelandangan gelandangan harus yang mengajari
Sedangkan para buruh naik ferari
Kejadian mistis di era modern
Seorang teman baik dari boyolali kita panggil saja dengan nama osa, dia merupakan teman ngopi teman makan, ziarah, solawatan pokoknya baik dan buruk kita selalu bersama saat masih ngekos dulu. Saya dengan osa setiap hari selalu bertemu di warung kopi genk. Warung ini tidak di pinggir jalan, untuk mengaksesnya saja harus masuk gang sekitar 50 meter melewati tengah tengah antara warung kopi joglo dan warung kopi basabasi sorowajan. Jalanya belum diaspal kalau hujan harus hati hati karena licin di jalan tersebut banyak pepohonan walaupun di pinggiran kota tetapi warung kopi genk ini masih asri sejuk dan mempunyai daya tarik tersendiri.
Sebenarnya banyak yang melalui fenomena mistis di warung kopi genk karena pada saat itu hanya warung ini yang masih aktif berjualan. Bangunan bangunan tetangganya sudah tidak dihuni dari sisi barat warung kopi joglo tutup, sisi timur bangunan baru berupa rumah kosong, sisi utara gedung terbengkalai dan sisi selatan warung kopi basa basi yang tertutup tembok tinggi. Depan warung merupakan halaman lumayan luas biasa untuk parkir pengunjung tetapi ada pohon besar di tengah tengahnya yang membuat suasana menjadi agak "wingit".
Saya akan menceritakan kejadian yang saya alami sendiri minimal saya ikut andil dalam menemukan sosok tersebut. Cerita ini terjadi pada tahun 2024 awal kalau tidak salah, dimana fenomena mistis sudah tidak relevan di zaman ini. Waktu itu saya dan osa pulang dari ngopi pukul setengah dua dini hari (01.30) biasanya sampai subuh tetapi malam itu kami lapar dan diputuskan setelah makan kita pulang ke kos masing masing. Setelah beres barang barang sudah dipastikan tidak ada yang tertinggal, lampu lampu sudah mati, saya dan osa langsung cabut dari kopigenk, belum ada 5 meter osa kebelet kencing jadi saya duluan untuk cari makan di burjo langganan kami "sikik o, aku biasa orak arik telur setengah mateng" saya disuruh duluan dan dia pesan orak arik tambah telur ceplok setengah matang.
Saya pun pergi dari kopi genk melewati jalan yang seperti lorong tadi, saya tidak memikirkan apapun karena sudah biasa lewat jalan ini. Tiba tiba bulu bulu tangan dan leher merinding tercium bau harum bunga melati saya berhenti dan turun dari motor mencari sumber dari wangi tersebut, saya mengendus endus semua tempat tetapi harumnya seperti didepan hidung saya sendiri sangat menyengat kurang lebih 5 menit sampai osapun datang dari kencing tadi, "hopp!!! Ambunen" kataku sambil menyuruh osa berhenti, seketika itu juga bau bunga melati berubah jadi bau kemenyan dan osa pun juga mencium bau kemenyan bukan melati. Osa melihat sekeliling tempat dan menyuruh saya pergi dari tempat tersebut sambil tergesa gesa "wes ayo ndang lungo wae, wes ayo, ayo".
Disepanjang jalan menuju burjo langgananan, saya agak senang "wahh dapet cerita nih" pikirku, beda dengan osa yang tidak mau bercanda setelah kejadian itu dia cuma diam. Diajak ngobrol juga diam dan agak melamun. Sesampainya di warung makan, saya memancing osa untuk cerita kenapa dia terlihat berbeda padahal saya biasa aja kan cuma bau wangi berganti bau kemenyan. Ternyata dari tadi saya mulai mencium bau bunga melati ada sosok kakek kakek pakai baju jaman dulu sedang berdiri.
Air mata
Pagi hari yang santai setelah membantu orang tua, saya duduk di teras depan rumah sambil merokok gudang garam internasional dan tidak luput kopi good day untuk mendoakan agar hari ini benar benar good. Dengan bantuan wifi dari kakakku saya tidak khawatir akan kehabisan kuota, saya putar aplikasi youtube short dengan silih berganti sampai dimana saya mendengarkan cerita wafatnya nabi muhammad saw.
Cerita ini dipaparkan menurut pemahaman saya, jika ada kesalahan mohon dimaafkan. Kala itu Allah SWT mengutus dua malaikat yakni malaikat jibril dan malaikat izroil dengan membawa tugas menjemput rasullullah. Sesampainya di rumah rasullullah, malaikat jibril masuk dan mengucapkan salam sementara malaikat izroil masih menunggu didepan rumah. Kemudian rasullullah bertanya siapakah dia wahai jibril, ya rasullulah ia adalah izroil ia meminta izin kepadamu bahkan ia tidak pernah meminta izin kepada seorangpun selain kepadamu dan ia tidak akan pernah minta izin setelah ini jawab malaikat jibril. Biarkan dia masuk jawab rasullullah, kemudian malaikat izrail menyampaikan tugasnya, wahai kekasih Allah jika engkau mengizinkan, aku akan mencabut ruhmu dengan sangat lembut dan jika engkau tidak mengizinkan aku akan kembali. Lalu rasullullah melihat jibril dan jibril berkata ya rasullullah pintu pintu langit dan pintu pintu surga serta para malaikat menantimu disana. Sesungguhnya allah telah merindikanmu dan surga telah disiapkan untukmu. Rasullullah bertanya wahai jibril beritahu kepadaku bagaimana nasib umatku kelak? Jibril menjawab ya Rasullullah jangan khawatirkan umatmu Allah telah berfirman Sesungguhnya Allah telah mengharamkan surga selain umat muhammad, hanya umatmulah yang berhak memasukinya. Mendengar hal itu rasullullah merasa tenang, lalu rasullullah berkata kepada malaikat maut wahai malaikat maut jika Allah telah mengutusmu untuk mencabut ruh ku maka laksanakanlah tugasmu, maka disaat itu malaikat mautpun mencabut ruh rasullullah dengan cara paling lembut yang belum pernah diberikan kepada mahluk manapun sebelumnya. Namun ketika malaikat mau mencabut ruh nabi muhammad, saat itu pula rasullullah merasakan betapa sakitnya sakaratul maut, malaikat jibril yang melihat itu seketika memalingkan wajah karena tak tega melihat kekasih Allah yang oaling mulia menahan rasa sakit sakaratul maut. kemudian rasullullah berdoa ya Allah betapa dasyatnya sakaratul maut ini timpakan saja siksa maut ini kepadaku dan jangan timpakan kepada umatku. Kemudian tubuh rasullullah semakin dingin dan bibirnya bergetar seolah ingin mengucapkan sesuatu. Ali bin abi tholib yang sedang berada disitu mendekat kepada rasullullah. Rasullullah berpesan jagalah solat dan peliharalah orang orang lemah diantara kalian, dan di akhir ajalnya beliau berbisik umatku... umatku... umatku... maka rasullullahpun wafat pada hari senin 12 rabiul awal tahun 11 hijriayah.
Mendengarkan cerita ini hatiku bergetar mataku tak kuat membendung air mata tak ada suara yang keluar dari bibirku. Jika suatu saat saya dihadapkan dengan sakaratul maut semoga dapat menyebut namamu dan menjawab panggilanmu ini ya Rasullullah.
Allahumma sholi ala sayidina muhammad.
Jaga malam
sejak ibuk sakit strok dan perawatan berlangsung dirumah kakak pertama mengumpulkan adik adiknya dari nomer dua sampai nomer 8 guna membahas jatah ronda menjaga ibuk. loh ngapain harus dijaga? Okee keadaan ibuku sakit strok yang mana tangan dan kaki kiri tidak bisa bergerak. jika dalam sehari yakni 24 jam mungkin 18 jamnya dihabiskan untuk berbaring selebihnya untuk mandi terapi dan makan bahkan buang air sambil tiduran maka dari itu setiap malam tidak bisa tidur kadang pegel, gatel, nyeri banyaklah pokoknya, oleh karnanya harus dijaga untuk membantu jika butuh minum, menggaruk atau memijat ibunda tercinta.
Lanjut menyambung ke perkumpulan tadi, setelah semua berkumpul mulailah seleksi siapa yang bisa jaga dan hari apa, sayangnya tidak semua bisa terpilih menjaga ibuk. untuk kakak kedua harus melanjutkan pekerjaan atau menjadi pengganti ibuk di pasar, kakak ketiga sudah pasti tidak bisa karena hidup di luar jawa(padang) khusus nomer 5 dan 7 jelas tidak ikut karena perempuan jadi untuk perempuan menjaga ibuk setiap hari pada siang hari. Jadi yang terpilih untuk menjaga hanya empat yakni nomor 1, 4, 6 dan 8.
No 1 malam minggu dan malam rabu, memilih hari tersebut menurut hak prerogratif sebagai yang tertua adik adiknya hanya bisa tawadu' dalam bahasa islamnya
No 4 hanya malam sabtu, kakak nomor 4 ini mendapatkan istri orang seyegan jadi lumayan jauh maka dari itu disepakati mendapatkan 1 hari saja
No 6 mendapatkan malam selasa dan malam jumat kakak nomor 6 memiliki kecenderungan mistis dimana malam jumat dan malam selasa menurut ilmu kejawen merupakan malam yang cukup kental dengan aroma mistis.
Lanjut yang terkhir no 8 yakni saya sendiri memilih malam senin dan malam kamis karena tinggal malam itu saja, biasanya yang tua mengalah tapi kalau dikeluarga saya yang kecil yang mengalah.
Semua ini hanya semata mata mencari ridho Allah karena nabi pernah bersabda dalam hadis riwayat bukhari dan muslim yakni " ridho Allah tergantung kepada ridho orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua".
Semoga kita semua menjadi orang yang berbakti kepada orang tua dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Aminnnn
AWAL
Setiap hari rasa syukurku tidak kunjung tambah dan tidaklah berkurang, mulai bangun dari bunga tidur yang akhirnya lupa disepersekian detik setelahnya hingga kembali untuk terlelap tidur lagi. Tidak ada yang berubah, sungguh monoton. Kerja ngopi ngegame itulah rutinitasku sehari hari tanpa sempat menyentuh kumpulan tulisan yang kita sebut dengan buku.
Dahulu saat menjajaki dunia perkuliahan saya pernah memiliki semangat untuk bergulat dengan buku, karena tidak bisa dipungkiri kita mendapat doktrin dari kakak tingkat atau teman bahwa membaca itu sangat penting dengan dalih dalih yang tidak bisa dibantah. Saya memaksa diri saya untuk membeli, meminjam atau meng "ghosob" buku demi merealisasikan semangat membacanya. Saya memiliki lumayan banyak buku baik dari buku teori untuk materi perkuliahan, cerita nabi, novel dan banyak lagi. Seingatku saya belum pernah menyelesaikan satupun buku yang saya baca, mungkin karna buku itu membosankan atau mungkin memang diri saya tidak berbakat. Lambat laun saya selesai kuliah seakan akan terbebas dari kumpulan buku buku yang membuat pusing kepala. Saya bebas!
Hidup tidak ada yang tahu, akan seperti apa rencana tuhan dikemudian hari, tepat sebelum akhir tahun mantan patner kerja yang tentu orangnya sangat optimis tapi tidak mistis menghubungi saya untuk ikut bergabung menemani di komunitasnya "boekerja". Bla bla bla beliau memaparkan visi misi dan rayuan yang pada akhirnya tidak sempat saya tolak, duh sial buku lagi (dalam hati).
Tentu ini adalah hal positif dan ucapan terimakasih tidak sepadan untuk menebus jasa beliau, oleh karnanya kepada teman saya saudara fawas muhammad sidiqi akan saya buktikan dengan bersungguh sungguh mengikuti program yang telah disepakati. Semoga dengan saya mengikuti komunitas ini dapat membangkitkan semangat membacaku yang sudah lama meredup.
Halo buku saya kembali
Yang ku khawatirkan, keistiqomahan tidak berjalan lancar.
Jangan sia siakan semangat yang berkobar, habiskan! Karena itulah karomahnya makhluk awam.
Berencana lagi, diingkari kemudian, begitu terus hingga tak mampu mengingkari.
Berterimakasihlah pada dirimu yang dahulu, karena sudah mau berkorban hingga menjadi dirimu yang saat ini
Sekarang, berdiam, selalu merenungkan hari hari yang penuh dengan semangat, dibanjiri rencana rencana kesuksesan, tapi bodohnya semua itu hanya sebuah agenda tanpa realisasi. Bahkan disela sela rencana terdapat pertanyaan "sampai kapan seperti ini?"ohh tuhan, langkahkan hidup ini, dengan demikian aku mampu merangkul satu demi satu list yang ku buat.
Jangan mengeluh, tidak ada problem di dunia ini, karena Allah selalu bersama kita. Tetap semangat, lakukan apa yang bisa kita lakukan untuk mencapai tujuan, semaksimal mungkin sampai pada titik dimana kamu nyaman dengan kemaksimalan. Pastikan selalu mengingat bahwa Allah selalu bersama kita.
Penyesalan itu pilihan. Walaupun sekarang tidak melakukan apa-apa dan memilih tidak berusaha, jangan menyesal dan bersenang-senanglah.
Pilihan yang kita ambil sekarang pastinya sesuai dengan keadaan emosi kita. Maka dari itu jangan menyesal jika suatu hri kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan karena sudah pasti jika dilihat dari prosesnya.
Hidup dalam kehampaan, hampa menjalani adat sebagai pemuda, santri dan mahasiswa